This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 09 Februari 2026

Polsek Sambit Bersama Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti Pascagempa di Desa Nglewan

  

Personel Polsek Sambit Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan kerja bakti di lokasi dapur rumah warga yang roboh akibat gempa bumi di Dukuh Banyu, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026).


 Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sambit AKP Baderi, S.H., M.H. sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.


Kerja bakti dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan sasaran utama membersihkan puing-puing bangunan dapur rumah milik warga atas nama Misman yang roboh akibat guncangan gempa bumi. Selain membantu pembersihan material bangunan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman serta mengurangi potensi risiko bahaya lanjutan bagi masyarakat.


Berdasarkan keterangan saksi, gempa bumi terjadi sekitar pukul 01.00 WIB yang ditandai dengan suara gemuruh. Setelah keluar rumah, saksi melihat dapur milik korban telah roboh dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Nglewan dan Polsek Sambit. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10.000.000 hingga Rp15.000.000.


Dalam pelaksanaan kegiatan, Polsek Sambit bersinergi dengan unsur Forkopimka Sambit, BPBD Kabupaten Ponorogo, Pemerintah Desa Nglewan, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergitas lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat penanganan pascabencana sekaligus memperkuat soliditas dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.


Kapolres Ponorogo menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajaran Polsek Sambit dalam menangani dampak gempa bumi di wilayahnya. "kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional dalam memberikan rasa aman serta membantu warga yang mengalami musibah" ucap Kapolres Ponorogo.


 Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat agar dapat segera ditangani.

Share:

Polsek Sambit Bersama Instansi Terkait Laksanakan Kerja Bakti Pascagempa di Desa Nglewan

  

Personel Polsek Sambit Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan kerja bakti di lokasi dapur rumah warga yang roboh akibat gempa bumi di Dukuh Banyu, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026).


 Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sambit AKP Baderi, S.H., M.H. sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.


Kerja bakti dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan sasaran utama membersihkan puing-puing bangunan dapur rumah milik warga atas nama Misman yang roboh akibat guncangan gempa bumi. Selain membantu pembersihan material bangunan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman serta mengurangi potensi risiko bahaya lanjutan bagi masyarakat.


Berdasarkan keterangan saksi, gempa bumi terjadi sekitar pukul 01.00 WIB yang ditandai dengan suara gemuruh. Setelah keluar rumah, saksi melihat dapur milik korban telah roboh dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Nglewan dan Polsek Sambit. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10.000.000 hingga Rp15.000.000.


Dalam pelaksanaan kegiatan, Polsek Sambit bersinergi dengan unsur Forkopimka Sambit, BPBD Kabupaten Ponorogo, Pemerintah Desa Nglewan, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergitas lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat penanganan pascabencana sekaligus memperkuat soliditas dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.


Kapolres Ponorogo menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajaran Polsek Sambit dalam menangani dampak gempa bumi di wilayahnya. "kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional dalam memberikan rasa aman serta membantu warga yang mengalami musibah" ucap Kapolres Ponorogo.


 Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat agar dapat segera ditangani.

Share:

Minggu, 08 Februari 2026

Satgas Saber Polres Bojonegoro Bersama TPID Sidak Harga Sembako Jelang Ramadhan

BOJONEGORO – Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga (Satgas Saber) Polres Bojonegoro Polda Jatim bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan pengendalian dan pengawasan harga kebutuhan pokok menjelang Bulan Ramadhan 2026. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Kota Bojonegoro, Senin (9/2/2026).


Inspeksi mendadak (sidak) ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan stok sembako tetap aman serta harga terkendali menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadhan. 


Tim gabungan menyasar sejumlah toko sembako serta lapak penjual daging sapi dan daging ayam di kawasan pasar Kota Bojonegoro.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual dan ketersediaan berbagai komoditas kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging sapi, dan daging ayam. 


Pemeriksaan dilakukan guna memastikan harga sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.


Selain itu, petugas juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk menggali informasi terkait pasokan barang, pergerakan harga, serta kondisi distribusi di tingkat pasar. 


Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran riil kondisi pasar sekaligus mencegah terjadinya praktik penimbunan maupun pelanggaran harga.


Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Naim, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, stok dan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih terpantau aman dan stabil menjelang Bulan Ramadhan 2026. 


Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan sembako.


Ipda Naim menjelaskan, meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan pokok, kenaikan tersebut dinilai tidak signifikan dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP). 


“Untuk harga masih di ambang kewajaran atau masih sesuai HET maupun HAP,” ujarnya kepada awak media.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tim gabungan Satgas Saber Polres Bojonegoro bersama TPID akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala. 


Petugas juga mengimbau para pedagang agar menjual sembako sesuai ketentuan harga serta meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying demi menjaga stabilitas pasokan dan harga sembako di Kabupaten Bojonegoro. (*)

Share:

Satgas Saber Polres Bojonegoro Bersama TPID Sidak Harga Sembako Jelang Ramadhan

 

BOJONEGORO – Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga (Satgas Saber) Polres Bojonegoro Polda Jatim bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan pengendalian dan pengawasan harga kebutuhan pokok menjelang Bulan Ramadhan 2026. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Kota Bojonegoro, Senin (9/2/2026).


Inspeksi mendadak (sidak) ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan stok sembako tetap aman serta harga terkendali menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadhan. 


Tim gabungan menyasar sejumlah toko sembako serta lapak penjual daging sapi dan daging ayam di kawasan pasar Kota Bojonegoro.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual dan ketersediaan berbagai komoditas kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging sapi, dan daging ayam. 


Pemeriksaan dilakukan guna memastikan harga sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.


Selain itu, petugas juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk menggali informasi terkait pasokan barang, pergerakan harga, serta kondisi distribusi di tingkat pasar. 


Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran riil kondisi pasar sekaligus mencegah terjadinya praktik penimbunan maupun pelanggaran harga.


Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Naim, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, stok dan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih terpantau aman dan stabil menjelang Bulan Ramadhan 2026. 


Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan sembako.


Ipda Naim menjelaskan, meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan pokok, kenaikan tersebut dinilai tidak signifikan dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP). 


“Untuk harga masih di ambang kewajaran atau masih sesuai HET maupun HAP,” ujarnya kepada awak media.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tim gabungan Satgas Saber Polres Bojonegoro bersama TPID akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala. 


Petugas juga mengimbau para pedagang agar menjual sembako sesuai ketentuan harga serta meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying demi menjaga stabilitas pasokan dan harga sembako di Kabupaten Bojonegoro. (*)

Share:

Polres Lumajang Gelar Aksi Bersih - bersih Wujudkan Pantai Watu Pecak Asri

  


LUMAJANG – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 mengenai Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah ), Ratusan personel Polres Lumajang Polda Jatim menggelar aksi kerja bakti atau korve massal di kawasan wisata Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, pada Jumat (6/2/2026) pekan lalu.


Ratusan personel Polres Lumajang Polda Jatim menyisir bibir pantai membersihkan sampah plastik maupun limbah organik yang terbawa arus laut. 


Aksi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga ekosistem alam sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah agar tetap asri dan nyaman bagi pengunjung.


Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan implementasi nyata dari kebijakan pusat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.


"Lingkungan yang bersih adalah cerminan etika bangsa yang maju," ujar Ipda Suprapto di sela-sela kegiatan.


Dukungan untuk Wisata Lokal Pantai Watu Pecak dipilih sebagai lokasi korve karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lumajang. 


Dengan kondisi pantai yang bersih, diharapkan tingkat kunjungan wisatawan meningkat sehingga roda ekonomi masyarakat sekitar Pasirian tetap berputar positif.


Selain membersihkan sampah, personel Polres Lumajang Polda Jatim juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pengunjung di lokasi agar senantiasa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.


"Polri hadir, tidak hanya untuk urusan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga peduli terhadap kelestarian alam yang akan kita wariskan ke generasi mendatang," tutupnya.


Aksi bersih-bersih ini diakhiri dengan pengumpulan puluhan kantong sampah yang kemudian diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan armada Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lumajang. (*)

Share:

Polres Lumajang Gelar Aksi Bersih - bersih Wujudkan Pantai Watu Pecak Asri

 


LUMAJANG – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 mengenai Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah ), Ratusan personel Polres Lumajang Polda Jatim menggelar aksi kerja bakti atau korve massal di kawasan wisata Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, pada Jumat (6/2/2026) pekan lalu.


Ratusan personel Polres Lumajang Polda Jatim menyisir bibir pantai membersihkan sampah plastik maupun limbah organik yang terbawa arus laut. 


Aksi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga ekosistem alam sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah agar tetap asri dan nyaman bagi pengunjung.


Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan implementasi nyata dari kebijakan pusat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.


"Lingkungan yang bersih adalah cerminan etika bangsa yang maju," ujar Ipda Suprapto di sela-sela kegiatan.


Dukungan untuk Wisata Lokal Pantai Watu Pecak dipilih sebagai lokasi korve karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lumajang. 


Dengan kondisi pantai yang bersih, diharapkan tingkat kunjungan wisatawan meningkat sehingga roda ekonomi masyarakat sekitar Pasirian tetap berputar positif.


Selain membersihkan sampah, personel Polres Lumajang Polda Jatim juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pengunjung di lokasi agar senantiasa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.


"Polri hadir, tidak hanya untuk urusan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga peduli terhadap kelestarian alam yang akan kita wariskan ke generasi mendatang," tutupnya.


Aksi bersih-bersih ini diakhiri dengan pengumpulan puluhan kantong sampah yang kemudian diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan armada Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lumajang. (*)

Share:

Jelang Ramadhan Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Pasar

 

GRESIK - Menjelang bulan suci Ramadhan, Satgas Pangan Polres Gresik Polda Jawa Timur melakukan pengecekan ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di sejumlah pasar.


Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.


Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan saat ini stok Bapokting di Pasar Gresik dalam kondisi aman dan tersedia. 


"Adapun harga sejumlah komoditas pangan juga terpantau masih relatif stabil," kata Iptu Luthfi, Senin (9/2/26).


Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan,soal tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). 


Pasalnya, sebagian besar pasokan cabai di Pasar Baru Gresik didatangkan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga pembelian mencapai Rp73.000 per kilogram.


Selain itu, kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir juga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi. 


Kondisi tersebut menyebabkan cabai mudah busuk dan berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga pasokan menjadi terbatas.


“Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Gresik masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegas AKP Arya Widjaya.


Polres Gresik Polda Jatim melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan tenang. (*)

Share:

Definition List

Unordered List

Support