This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 23 Maret 2026

Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik, Antarkan Pasutri Asal Situbondo yang Ketinggalan Bus Mudik

 

GRESIK - Deru bus mudik yang kian menjauh dari halaman Kantor Pemkab Gresik nyaris memupus harapan sepasang suami istri asal Situbondo untuk pulang kampung. 


Terlambat 45 menit dari jadwal keberangkatan, keduanya hanya bisa pasrah hingga aksi cepat Satlantas Polres Gresik Polda Jatim mengubah segalanya lewat kejaran dramatis hingga Tol Tandes.


Pasangan tersebut tiba di lokasi keberangkatan pukul 08.15 WIB, sedangkan jadwal bus telah diberangkatkan tepat pukul 07.30 WIB. 


Harapan pun seolah sirna, menyisakan kebingungan dan kepasrahan di tengah lokasi yang mulai lengang.


Namun situasi itu tak berlangsung lama. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gresik yang berjaga dengan cepat menangkap kondisi tersebut dan segera melaporkan kepada pimpinan jangan ada pemudik yang tertinggal.


Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima perintah.


“Instruksi pimpinan jelas, kami diminta memastikan tidak ada warga yang terlantar. Begitu laporan masuk, anggota langsung melakukan langkah cepat untuk mengejar bus rombongan,” ujarnya.


Tanpa membuang waktu, pasutri tersebut segera dinaikkan ke kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal). 


Sirine pun meraung, membelah arus lalu lintas pagi hari, menandai dimulainya aksi kejar yang tak biasa.


Koordinasi intens dilakukan melalui radio komunikasi untuk memantau posisi bus yang telah lebih dulu melaju ke arah tol. 


Petugas di lapangan dan kru bus terus berkomunikasi demi menentukan titik pertemuan yang aman.


Aksi dramatis itu akhirnya berbuah manis di kawasan Tol Tandes. Bus berhasil dihentikan di bahu jalan, menunggu kedatangan kendaraan Patwal yang membawa dua penumpang “tertinggal” tersebut.


Ketegangan pun mencair seketika saat pintu bus kembali terbuka. Raut cemas pasangan suami istri itu berubah menjadi senyum lega penuh syukur.


AKP Nur Arifin menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran.


“Ini bukan sekadar tugas pengaturan lalu lintas, tetapi bagaimana kami hadir memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat bisa sampai ke tujuan dengan selamat,” imbuhnya.


Sementara itu, Bakti, salah satu penumpang yang sempat tertinggal, mengaku tak kuasa menahan haru atas bantuan yang diberikan.


“Saya sudah pasrah tadi, bingung harus pulang naik apa. Tidak menyangka justru dikawal Polisi sampai masuk tol untuk mengejar bus. Terima kasih banyak Polres Gresik,” ucapnya.


Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa di balik hiruk pikuk pengamanan mudik, hadir dedikasi dan kepedulian Kepolisian yang bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan setiap perjalanan masyarakat tetap berjalan dengan aman dan penuh harapan. (*)

Share:

Libur Lebaran Polres Magetan Maksimalkan Pengamanan Wisata Telaga Sarangan

  


MAGETAN – Memasuki H+1 libur Lebaran 2026, Minggu (22/3/2026), Polres Magetan Polda Jatim terus meningkatkan pengamanan dan patroli di kawasan wisata Telaga Sarangan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.


Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026, di mana Polres Magetan Polda Jatim juga telah mendirikan pos pelayanan (posyan) di kawasan wisata Telaga Sarangan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para wisatawan yang memadati lokasi tersebut.


Kasi Humas Polres Magetan, Iptu Indra, menyampaikan bahwa peningkatan pengamanan difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan pengunjung.


“Pada H+1 Lebaran ini, kami meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di kawasan Telaga Sarangan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, mengingat adanya peningkatan jumlah wisatawan,” ujar Iptu Indra.


Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi di wilayah kawasan wisata terpantau ramai namun tetap lancar.


“Sampai saat ini situasi di seputaran Telaga Sarangan terpantau ramai, namun arus lalu lintas masih berjalan lancar dan terkendali,” imbuhnya.


Guna mengantisipasi potensi kepadatan, Polres Magetan Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. 


Rekayasa tersebut akan diberlakukan mulai dari pertigaan Sidorejo hingga kawasan Telaga Sarangan apabila terjadi penumpukan kendaraan.


Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama berwisata.


Polres Magetan Polda Jatim mengingatkan pentingnya kamseltibcarlantas dengan cara mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri saat kondisi jalan padat.


Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, dapat memanfaatkan layanan call center Polri di nomor 110 atau langsung mendatangi pos pengamanan maupun pos pelayanan yang telah disediakan di sekitar kawasan wisata.


Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan libur Lebaran di kawasan Telaga Sarangan tetap berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat. (*)

Share:

Laporan Harian Juru Bicara Operasi Ketupat 2026 Hari Ke-11

  


JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 melaporkan perkembangan situasi operasi ketupat 2026 pada hari ke-11 pelaksanaan operasi, yang terhitung sejak Minggu (22/3) pukul 18.00 WIB hingga Senin (23/3) pukul 06.00 WIB.


Di bidang lalu lintas, Polri mencatat 251 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, 28 orang luka berat, dan 48 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai lebih dari Rp314 juta.


Selain itu, dalam aspek penegakan hukum lalu lintas, tercatat 11 pelanggaran, dengan rincian 5 pelanggaran melalui sistem ETLE dan 6 pelanggaran non-ETLE, serta 5 teguran kepada pengguna jalan.


Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Marupa Sagala, mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kombes Pol. Marupa Sagala.


Sementara itu, berdasarkan data volume lalu lintas pada Minggu (22/3) pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, jumlah kendaraan yang keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 168.159 kendaraan, meningkat 65,79 persen dibandingkan volume normal dan naik 2,06 persen dibandingkan Lebaran tahun 2025.


Adapun kendaraan yang masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 122.994 kendaraan, turun 3,66 persen dibandingkan kondisi normal, namun meningkat 3,73 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.


Polri juga menyampaikan bahwa arus lalu lintas saat ini terpantau mulai melandai dan telah kembali normal dua arah, seiring dengan penghentian rekayasa lalu lintas sistem one way berdasarkan evaluasi kondisi di lapangan secara real time.


Meski demikian, arus balik mulai menunjukkan peningkatan secara bertahap menuju Jakarta. Polri memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua tahap, yakni pada 24 Maret serta 28–29 Maret 2026.


“Arus balik sudah mulai terlihat dengan peningkatan volume kendaraan secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan dapat dilakukan secara bertahap,” jelas Kombes Pol. Marupa Sagala.


Sebagai langkah antisipasi, Polri bersama stakeholder terkait akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk contraflow, one way lokal maupun nasional. Rencana penerapan one way nasional dijadwalkan mulai 24 Maret 2026 dari KM 414 hingga KM 70.


Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui ruas Tol Jakarta–Cikampek II Selatan untuk menghindari kepadatan di jalur utama, yang pada segmen tertentu dapat digunakan secara gratis selama Operasi Ketupat 2026.


Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga mengoptimalkan pemantauan melalui CCTV, traffic counting real time, serta koordinasi lintas sektor dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.


Di sisi lain, Polri turut melakukan pengamanan di berbagai objek vital seperti tempat wisata, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, pusat perbelanjaan, serta jalur arteri dan tol.


Berdasarkan data pergerakan transportasi umum, tercatat sebanyak 871 trip kapal dengan total 223.317 penumpang di 36 pelabuhan. Pada moda kereta api, terdapat 2.922 perjalanan dengan total 1.521.787 penumpang, sementara transportasi udara mencatat 1.565 penerbangan dengan 179.549 penumpang.


Polri juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berwisata, khususnya di lokasi wisata air, serta selalu memperhatikan kapasitas dan aspek keselamatan.


“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan,” tutup Kombes Pol. Marupa Sagala.


Polri menegaskan akan terus mengoptimalkan pengamanan dan pelayanan guna memastikan pelaksanaan arus mudik dan arus balik berjalan aman, tertib, dan lancar.


Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Share:

Minggu, 22 Maret 2026

Malam Takbiran di Lumajang Kondusif, Bupati Apresiasi Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru

  


LUMAJANG - Malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Lumajang,Jawa Timur berlangsung aman, lancar dan kondusif.


Kondisi tersebut tidak lepas dari kesiapsiagaan Polres Lumajang bersama jajarannya yang bersinergi dengan instansi lintas sektor yang berjaga di berbagai titik.


Hal itu seperti disampaikan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang juga turut ke lapangan bersama Wakil Bupati Adji Kusuma saat malam takbiran, Jumat (20/3/26).


Ia menyampaikan bahwa kelancaran perayaan Idulfitri merupakan hasil dedikasi kepolisian bersama lintas sektor yang tetap bertugas meski harus mengorbankan waktu bersama keluarga.


“Di balik kemeriahan Idulfitri, terdapat dedikasi pihak keamanan yang tetap menjalankan tugas demi menjaga ketertiban masyarakat,” ujarnya, Minggu (22/3/26).


Menurut Bupati Lumajang, saat masyarakat merayakan malam takbiran sejak selepas Magrib hingga dini hari, personel Kepolisian bersama instansi lintas sektor tetap siaga di lapangan.


Bupati Indah Amperawati juga mengatakan, pada malam takbiran Kapolres Lumajang, AKBP Alex Siregar dan Dandim 0821 Lumajang ikut memantau pelaksanaan pengamanan.


"Saya mengapresiasi pihak kepolisian bersama instansi lintas sektor yang bertugas pada Operasi Ketupat Semeru menjaga keamanan selama 24 jam," ungkapnya.


Dikatakan oleh Bupati Lumajang, saat masyarakat merayakan Idulfitri, Kepolisian dan instansi terkait tetap berjaga untuk memastikan situasi tetap kondusif. 


"Kami berharap mereka selalu diberikan kesehatan dan kekuatan,” katanya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.


Sementara itu Kapolres Lumajang,AKBP Alex Siregar juga menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat Lumajang yang turut mensukseskan Operasi Ketupat Semeru 2026.


Menurutnya berkat kerjasama yang baik antara petugas di Operasi Ketupat Semeru dengan masyarakat, situasi di Lumajang mulai dari masa mudik hingga malam takbiran situasi tetap kondusif.


"Saya atas nama pribadi dan Polres Lumajang menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat Lumajang," ungkap AKBP Alex.


Dengan dukungan Kepolisian dan masyarakat, perayaan Idulfitri di Kabupaten Lumajang diharapkan tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*)

Share:

Polres Pelabuhan Tanjungperak Intensifkan Pengamanan di Wisata Pantai Kenjeran Selama Lebaran

  

SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak memaksimalkan pengamanan di sejumlah objek vital dan destinasi wisata di wilayah hukumnya selama masa libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. 


Salah satu fokus pengamanan utama terletak di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pengunjung.


Berdasarkan data pantauan di lapangan pada Minggu (22/3/2026), grafik kunjungan wisatawan menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak pagi hari. 


Tercatat, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, jumlah pengunjung yang memasuki area THP Kenjeran telah mencapai 1.823 orang.


Peningkatan volume pengunjung ini juga berbanding lurus dengan kepadatan arus kendaraan di kantong-kantong parkir. 


Hingga siang hari, tercatat sebanyak 126 unit kendaraan roda dua (R2) dan 38 unit kendaraan roda empat (R4) telah memasuki kawasan wisata pesisir tersebut.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyatakan bahwa penyiagaan personel ini merupakan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah euforia libur hari raya.


"Kami telah menempatkan sejumlah personel di titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk, area pantai, hingga kantong parkir. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada tindak kriminalitas seperti pencopetan, serta memantau keselamatan pengunjung yang beraktivitas di bibir pantai," ujar Iptu Suroto, Minggu (22/3).


Selain aspek keamanan, petugas di lapangan juga aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar akses masuk Kenjeran untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang. 


Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak mereka saat berada di keramaian.


Hingga kini, situasi di THP Kenjeran terpantau aman dan kondusif. Pengamanan akan terus berlanjut hingga libur Lebaran usai, mengingat THP Kenjeran masih menjadi destinasi favorit warga Surabaya dan sekitarnya untuk mengisi waktu libur panjang. (*)

Share:

Tinjau Kawasan Wisata Ragunan, Polri Pastikan Keselamatan dan Kenyaman Masyarakat Saat Libur Lebaran

  


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait keselamatan selama libur dan arus balik Lebaran. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop usai peninjauan di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Sabtu (21/3/2026).


Dalam keterangannya, Polri mengingatkan bahwa momen libur Idulfitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, serta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah saat berkendara maupun beraktivitas.


“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata,” ujar Brigjen Pol. Tjahyono Saputro.


Khusus di destinasi wisata, terutama wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang, masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi risiko kecelakaan. Pengunjung juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi cuaca, arus air, serta mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan.


Selain itu, orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak secara ketat guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi, menghindari area terlarang, serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia.


Dalam kesempatan tersebut, Polri juga mengingatkan para pengelola tempat wisata untuk memastikan aspek keselamatan pengunjung. Pengelola diharapkan mampu mengatur kapasitas, menyediakan sarana dan prasarana keselamatan, serta menyiapkan petugas pengamanan dan pertolongan pertama di lokasi wisata.


Berdasarkan hasil pemantauan di kawasan Ragunan hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat mencapai 43.348 orang, dengan rincian 52 unit bus, 2.030 unit mobil, 5.519 unit sepeda motor, serta 36 unit sepeda. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan anak terpisah maupun kejadian menonjol lainnya.


Polri juga memberikan apresiasi kepada pengelola Taman Margasatwa Ragunan atas kesiapan fasilitas dan pelayanan yang dinilai cukup baik, mulai dari fasilitas umum, ruang menyusui, hingga akses bagi penyandang disabilitas. Selain itu, keberadaan pelaku UMKM di dalam area wisata turut memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.


Dari sisi manajemen pengunjung, pengelola juga telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dengan kategori kapasitas, yakni kondisi hijau untuk jumlah pengunjung hingga 80.000 orang, kuning antara 80.000 hingga 100.000 orang, dan merah apabila melebihi 100.000 orang.


Polri menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat. Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Share:

Polsek Babadan Intensifkan Patroli Antisipasi Balon Udara dan Petasan saat Idul Fitri

  


Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang peringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polsek Babadan melaksanakan patroli khusus untuk mengantisipasi penerbangan balon udara tanpa awak serta penggunaan petasan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 23 Maret 2026 mulai pukul 05.00 WIB hingga selesai di wilayah hukum Polsek Babadan.


Kegiatan diawali dengan apel patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Babadan, AKP Yudha Setiawan, S.H., M.H., pada pukul 05.15 WIB di halaman Mapolsek Babadan. Selanjutnya, pada pukul 05.30 WIB, seluruh personel bergerak melaksanakan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan, khususnya di wilayah Kecamatan Babadan.


Adapun sasaran patroli meliputi area persawahan serta beberapa desa, di antaranya Desa Sukosari, Desa Gupolo, dan Desa Bareng. Patroli ini difokuskan untuk mencegah potensi bahaya yang ditimbulkan oleh balon udara tanpa awak dan petasan yang kerap muncul menjelang hari raya.


Dari hasil kegiatan tersebut, tidak ditemukan adanya aktivitas penerbangan balon udara tanpa awak maupun penggunaan petasan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta situasi di wilayah hukum Polsek Babadan tetap dalam keadaan kondusif.

Share:

Definition List

Unordered List

Support