This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 22 Maret 2026

Malam Takbiran di Lumajang Kondusif, Bupati Apresiasi Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru

  


LUMAJANG - Malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Lumajang,Jawa Timur berlangsung aman, lancar dan kondusif.


Kondisi tersebut tidak lepas dari kesiapsiagaan Polres Lumajang bersama jajarannya yang bersinergi dengan instansi lintas sektor yang berjaga di berbagai titik.


Hal itu seperti disampaikan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang juga turut ke lapangan bersama Wakil Bupati Adji Kusuma saat malam takbiran, Jumat (20/3/26).


Ia menyampaikan bahwa kelancaran perayaan Idulfitri merupakan hasil dedikasi kepolisian bersama lintas sektor yang tetap bertugas meski harus mengorbankan waktu bersama keluarga.


“Di balik kemeriahan Idulfitri, terdapat dedikasi pihak keamanan yang tetap menjalankan tugas demi menjaga ketertiban masyarakat,” ujarnya, Minggu (22/3/26).


Menurut Bupati Lumajang, saat masyarakat merayakan malam takbiran sejak selepas Magrib hingga dini hari, personel Kepolisian bersama instansi lintas sektor tetap siaga di lapangan.


Bupati Indah Amperawati juga mengatakan, pada malam takbiran Kapolres Lumajang, AKBP Alex Siregar dan Dandim 0821 Lumajang ikut memantau pelaksanaan pengamanan.


"Saya mengapresiasi pihak kepolisian bersama instansi lintas sektor yang bertugas pada Operasi Ketupat Semeru menjaga keamanan selama 24 jam," ungkapnya.


Dikatakan oleh Bupati Lumajang, saat masyarakat merayakan Idulfitri, Kepolisian dan instansi terkait tetap berjaga untuk memastikan situasi tetap kondusif. 


"Kami berharap mereka selalu diberikan kesehatan dan kekuatan,” katanya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.


Sementara itu Kapolres Lumajang,AKBP Alex Siregar juga menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat Lumajang yang turut mensukseskan Operasi Ketupat Semeru 2026.


Menurutnya berkat kerjasama yang baik antara petugas di Operasi Ketupat Semeru dengan masyarakat, situasi di Lumajang mulai dari masa mudik hingga malam takbiran situasi tetap kondusif.


"Saya atas nama pribadi dan Polres Lumajang menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat Lumajang," ungkap AKBP Alex.


Dengan dukungan Kepolisian dan masyarakat, perayaan Idulfitri di Kabupaten Lumajang diharapkan tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*)

Share:

Polres Pelabuhan Tanjungperak Intensifkan Pengamanan di Wisata Pantai Kenjeran Selama Lebaran

  

SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak memaksimalkan pengamanan di sejumlah objek vital dan destinasi wisata di wilayah hukumnya selama masa libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. 


Salah satu fokus pengamanan utama terletak di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pengunjung.


Berdasarkan data pantauan di lapangan pada Minggu (22/3/2026), grafik kunjungan wisatawan menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak pagi hari. 


Tercatat, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, jumlah pengunjung yang memasuki area THP Kenjeran telah mencapai 1.823 orang.


Peningkatan volume pengunjung ini juga berbanding lurus dengan kepadatan arus kendaraan di kantong-kantong parkir. 


Hingga siang hari, tercatat sebanyak 126 unit kendaraan roda dua (R2) dan 38 unit kendaraan roda empat (R4) telah memasuki kawasan wisata pesisir tersebut.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyatakan bahwa penyiagaan personel ini merupakan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah euforia libur hari raya.


"Kami telah menempatkan sejumlah personel di titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk, area pantai, hingga kantong parkir. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada tindak kriminalitas seperti pencopetan, serta memantau keselamatan pengunjung yang beraktivitas di bibir pantai," ujar Iptu Suroto, Minggu (22/3).


Selain aspek keamanan, petugas di lapangan juga aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar akses masuk Kenjeran untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang. 


Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak mereka saat berada di keramaian.


Hingga kini, situasi di THP Kenjeran terpantau aman dan kondusif. Pengamanan akan terus berlanjut hingga libur Lebaran usai, mengingat THP Kenjeran masih menjadi destinasi favorit warga Surabaya dan sekitarnya untuk mengisi waktu libur panjang. (*)

Share:

Tinjau Kawasan Wisata Ragunan, Polri Pastikan Keselamatan dan Kenyaman Masyarakat Saat Libur Lebaran

  


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait keselamatan selama libur dan arus balik Lebaran. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop usai peninjauan di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Sabtu (21/3/2026).


Dalam keterangannya, Polri mengingatkan bahwa momen libur Idulfitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, serta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah saat berkendara maupun beraktivitas.


“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata,” ujar Brigjen Pol. Tjahyono Saputro.


Khusus di destinasi wisata, terutama wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang, masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi risiko kecelakaan. Pengunjung juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi cuaca, arus air, serta mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan.


Selain itu, orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak secara ketat guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi, menghindari area terlarang, serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia.


Dalam kesempatan tersebut, Polri juga mengingatkan para pengelola tempat wisata untuk memastikan aspek keselamatan pengunjung. Pengelola diharapkan mampu mengatur kapasitas, menyediakan sarana dan prasarana keselamatan, serta menyiapkan petugas pengamanan dan pertolongan pertama di lokasi wisata.


Berdasarkan hasil pemantauan di kawasan Ragunan hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat mencapai 43.348 orang, dengan rincian 52 unit bus, 2.030 unit mobil, 5.519 unit sepeda motor, serta 36 unit sepeda. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan anak terpisah maupun kejadian menonjol lainnya.


Polri juga memberikan apresiasi kepada pengelola Taman Margasatwa Ragunan atas kesiapan fasilitas dan pelayanan yang dinilai cukup baik, mulai dari fasilitas umum, ruang menyusui, hingga akses bagi penyandang disabilitas. Selain itu, keberadaan pelaku UMKM di dalam area wisata turut memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.


Dari sisi manajemen pengunjung, pengelola juga telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dengan kategori kapasitas, yakni kondisi hijau untuk jumlah pengunjung hingga 80.000 orang, kuning antara 80.000 hingga 100.000 orang, dan merah apabila melebihi 100.000 orang.


Polri menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat. Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Share:

Polsek Babadan Intensifkan Patroli Antisipasi Balon Udara dan Petasan Jelang Idul Fitri

  


Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang peringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polsek Babadan melaksanakan patroli khusus untuk mengantisipasi penerbangan balon udara tanpa awak serta penggunaan petasan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 23 Maret 2026 mulai pukul 05.00 WIB hingga selesai di wilayah hukum Polsek Babadan.


Kegiatan diawali dengan apel patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Babadan, AKP Yudha Setiawan, S.H., M.H., pada pukul 05.15 WIB di halaman Mapolsek Babadan. Selanjutnya, pada pukul 05.30 WIB, seluruh personel bergerak melaksanakan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan, khususnya di wilayah Kecamatan Babadan.


Adapun sasaran patroli meliputi area persawahan serta beberapa desa, di antaranya Desa Sukosari, Desa Gupolo, dan Desa Bareng. Patroli ini difokuskan untuk mencegah potensi bahaya yang ditimbulkan oleh balon udara tanpa awak dan petasan yang kerap muncul menjelang hari raya.


Dari hasil kegiatan tersebut, tidak ditemukan adanya aktivitas penerbangan balon udara tanpa awak maupun penggunaan petasan. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta situasi di wilayah hukum Polsek Babadan tetap dalam keadaan kondusif.

Share:

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H

  


Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pasca hari raya.


Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa Polri mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Lebaran, khususnya fenomena bangkit mudik.


“Kami mengingatkan kembali himbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Shalat Idul Fitri. Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Brigjen Pol Tjahyono Saputro.


Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.


Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 sebagai upaya mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat dalam satu waktu.


“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” tambahnya.


Selain itu, Polri turut mengantisipasi kegiatan halal bihalal di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Personel telah disiagakan untuk melakukan pengaturan di lokasi-lokasi kegiatan masyarakat tersebut.


Terkait objek wisata, khususnya wisata air, masyarakat dan pengelola diimbau untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan akibat over kapasitas.


Brigjen Pol Tjahyono juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula ucapan dari Kapolri kepada seluruh masyarakat.


“Atas nama Institusi Polri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tutupnya.

Share:

Polres Gresik Pantau SPBU Pastikan Stok Aman di Libur Lebaran

  



GRESIK - Polres Gresik Polda Jatim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU guna memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM).


Sidak ini merupakan langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan BBM seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur lebaran 1447 H/2026.


Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga mencakup kualitas dan akurasi distribusi BBM kepada masyarakat.


Adapun tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam sidak ini meliputi antisipasi kelangkaan: memastikan stok BBM, kualitas produk dan akurasi takaran. 


"Ada tiga jenis pengecekan yang kami lakukan yaitu jumlahnya, kadarnya dan tercampur atau tidaknya dengan air," ujar AKBP Ramadhan Nasution, Sabtu (21/3/26).


Kapolres Gresik juga menambahkan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif selama libur lebaran, sebagai bagian dari komitmen Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami ingin memastikan masyarakat bisa ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.


Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. 


Apabila menemukan indikasi kecurangan atau permasalahan di SPBU, warga dapat segera melapor melalui layanan Call Center 110 (bebas pulsa) maupun layanan aduan “Cak Rama” 0811-8800-2006 yang tersedia di kanal resmi Polres Gresik.


Dengan langkah ini, Polres Gresik Polda Jatim berharap seluruh proses distribusi BBM selama masa angkutan lebaran dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan. (*)

Share:

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

  


Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada hari ke-10 berjalan aman dan kondusif. Berdasarkan laporan periode Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 18.00 WIB hingga Minggu, 22 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas kamtibmas.


Meski demikian, Polri mencatat masih adanya dinamika di lapangan, khususnya pada sektor lalu lintas. Tercatat sebanyak 292 kejadian kecelakaan lalu lintas, dengan rincian 8 orang meninggal dunia, 60 luka berat, dan 489 luka ringan, serta kerugian materiil mencapai lebih dari Rp206 juta.


Di sisi lain, pergerakan arus kendaraan menunjukkan bahwa arus mudik masih berlangsung. Hingga 22 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, sebanyak 2.007.253 kendaraan telah keluar Jakarta atau sekitar 56,9 persen dari total proyeksi. 


Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes. Pol. Marupa Sagala, mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam perjalanan, termasuk saat berwisata.


“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan, khususnya ke destinasi wisata, agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, maupun kolam renang,” ujar Marupa.


Ia juga mengingatkan agar pengelola tempat wisata turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan pengunjung dengan memperhatikan kapasitas dan standar keamanan.


“Kami mengingatkan agar pengelola dan masyarakat selalu memperhatikan kapasitas angkut dan mengutamakan keselamatan, sehingga aktivitas wisata dapat berjalan aman dan nyaman,” lanjutnya.


Lebih lanjut, Marupa mengajak masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu. Salah satunya dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberikan pemerintah.


“Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menumpuk dalam satu waktu,” jelasnya.


Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif tol yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengatur perjalanan.


“Manfaatkan juga kebijakan diskon tarif tol pada tanggal 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih efisien dan terhindar dari kepadatan,” tambahnya.


Berdasarkan prediksi, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret 2026. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik.


Di akhir keterangannya, Marupa juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri.


“Kami mengucapkan selamat berkumpul bersama keluarga di momen Hari Raya Idul Fitri. Semoga perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.



Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Share:

Definition List

Unordered List

Support