This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 12 Maret 2026

Amankan Arus Mudik Lebaran, Polres Ponorogo Dirikan 6 Pospam–Posyan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

  


Ponorogo – Mengantisipasi lonjakan arus mudik dan menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Ponorogo, Polda Jatim menyiapkan enam pos pengamanan dan pelayanan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.


Enam pos tersebut terdiri dari empat pos pengamanan (Pospam) dan dua pos pelayanan (Posyan) yang disiagakan di sejumlah titik strategis jalur mudik di wilayah Kabupaten Ponorogo.


Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, empat pos pengamanan didirikan di kawasan Mlilir yang merupakan perbatasan Ponorogo–Madiun, kawasan wisata Telaga Ngebel, Dengok, serta Pasar Legi.


Sementara dua pos pelayanan berada di Paseban Alun-alun Ponorogo dan Terminal Seloaji.


“Di arah Pacitan juga ada pospam. Jadi apabila ada informasi darurat, masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam tanpa pulsa dan akan kami respon secepat mungkin, termasuk jika terjadi longsor maupun gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru, Kamis (12/3/2026).


Selain pengamanan arus mudik, kepolisian juga telah memetakan sejumlah jalur rawan bencana yang berpotensi mengganggu perjalanan pemudik. Di antaranya jalur Ponorogo–Pacitan dan Ponorogo-Trenggalek, yang dikenal memiliki kontur perbukitan dan rawan longsor saat musim hujan.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah guna menyiapkan personel serta sarana prasarana di titik-titik rawan.


“Apabila terjadi longsor, pemda bersama TNI dan Polri akan langsung bergerak melakukan evakuasi agar arus lalu lintas tetap lancar dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” jelasnya.


Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Ponorogo mengerahkan total 380 personel gabungan. Rinciannya, 280 personel kepolisian serta 100 personel dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Share:

Operasi Ketupat Semeru 2026 Polda Jatim Siagakan 16.326 Personel

  



SURABAYA - Polda Jawa Timur (Jatim) resmi melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 pascaapel gelar pasukan di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Kamis (12/3/26).


Ditegaskan sebelumnya oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto bahwa operasi ini bukan sekedar mengatur kelancaran lalu lintas arus mudik, melainkan sebuah gelar pelayanan publik,spiritual,sosial dan pemeliharaan kamtibmas yang sifatnya fundamental di tengah masyarakat.


Oleh karenanya Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Semeru 2026 yang akan digelar selama 13 hari (13 - 25 Maret 2026) oleh Polda Jawa Timur beserta satuan wilayah jajarannya tersebut, juga melibatkan TNI dan Instansi terkait serta Mitra Kamtibmas.


Operasi Ketupat Semeru 2026 yang merupakan operasi kemanusiaan ini fokus demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan hingga mudik pada libur lebaran.


"Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan di Mapolda Jatim.


Untuk mendukung operasi Ketupat Semeru 2026 ini, Polda Jatim melibatkan 16.326 personel yang terdiri dari 1.190 personel Polda Jatim, 8.419 personel Polres/tabes/ta jajaran,1.313 personel TNI dan 5.404 personel dari instansi terkait beserta Mitra Kamtibmas (Pam Swakarsa).


Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.


Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.


“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.


Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri, sehingga Mudik Aman Keluarga Bahagia bisa terwujud. (*)

Share:

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat Semeru 2026

  



SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolda Jatim pada Kamis (12/3/2026).


Apel yang digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri dan arus mudik lebaran tersebut akan berlangsung selama 13 hari mulai Jum'at, 13 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026.


Apel dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin diikuti oleh unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, serta sejumlah instansi terkait lainnya.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang didahului dengan berbagai tahapan perencanaan dan evaluasi dari operasi sebelumnya.


“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan lebih disempurnakan,” kata Irjen  Nanang.


Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan operasi tersebut, Polda Jatim juga telah melaksanakan kegiatan Operasi Pekat Semeru untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.


Kapolda Jatim menuturkan bahwa rangkaian pengamanan tidak hanya fokus pada arus mudik, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran, seperti takbiran, salat Idulfitri, kegiatan halal bihalal, hingga rekreasi keluarga.


“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya.


Dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim mengerahkan total 16.326 personel gabungan. 


Jumlah tersebut terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.


Selain itu, sebanyak 238 pos pengamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi, yang terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu guna mengamankan 20.097 titik pengamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.


Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.


Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.


“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa penggelaran pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di seluruh Polres jajaran di Jawa Timur, sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.


“Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan agar keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap aktivitas selama mudik maupun libur Lebaran,” pungkasnya. (*)

Share:

Ditlantas Polda Jatim Gelar Ramadhan Road Safety Wujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia

 


SIDOARJO - Upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) terutama pada mudik dan balik lebaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim menggelar Ramadhan Road Safety.


Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa wilayah selama bulan Ramadhan, yang diisi dengan sosialisasi Kamseltibcar Lantas menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.


Kali ini kegiatan dilaksanakan di Perumahan Kemiri Kabupaten Sidoarjo yang menghadirkan ibu - ibu kelompok PKK setempat.


Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi melalui Kasubdit Kamsel, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan Ramadhan Road Safety merupakan bagian dari kegiatan Polantas Menyapa.


AKBP Edith menerangkan tujuan kegiatan tersebut untuk mengajak dan menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat.


"Melalui pendekatan kepada masyarakat, Ditlantas Polda Jatim ingin mengajak warga untuk membudayakan tertib berlalu lintas," kata AKBP Edith, Rabu (11/3/26).


Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pula tentang tata tertib dan tata krama bagi setiap pengguna jalan baik yang berkendara maupun berjalan kaki di jalan raya.


"Terlebih ini menjelang mudik, jadi kami ingin mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia,"kata AKBP Edith.


Pada kegiatan tersebut Ditlantas Polda Jatim juga memberikan helm dan jas hujan gratis kepada peserta yang hadir. (*)

Share:

Rabu, 11 Maret 2026

Polres Pelabuhan Tanjungperak Test Urine Sopir Truk dan Bus Jelang Mudik Lebaran

  



TANJUNGPERAK - Keselamatan dalam perjalanan menjadi prioritas kepolisian baik bagi angkutan orang maupun barang. 


Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur melaksanakan langkah antisipatif dengan melakukan cek urine pada sopir truk dan bus antarpulau di Jalan Prapat Kurung dan Gate Pelabuhan Jamrud, Surabaya, Rabu (11/3).


Sebanyak 43 orang pengemudi angkutan baik penumpang maupun barang dilakukan tes urine di dua lokasi. 


Pemeriksaan dilakukan pada seluruh sopir baik truk maupun bus yang berada di lokasi. 


Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengatakan tes urine ini untuk memastikan pengemudi bersih dari narkoba demi keselamatan baik diri sendiri maupun orang lain selama dalam perjalanan.


"Pemeriksaan pada sopir truk dan bus ini dilakukan secara mendadak oleh Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak dengan melibatkan Siedokkes,"kata Iptu Suroto.


Hal ini dilakukan menjelang lebaran atau Idulfitri untuk memastikan perjalanan mudik lancar dan aman sehingga sesuai dengan tagline mudik tahun ini yaitu "Mudik Aman Keluarga Bahagia".


Dari 43 sopir yang dilakukan cek urine, seluruhnya negatif menggunakan narkoba.


"Kami juga berpesan agar sopir tidak ugal-ugalan da tetap tertib berlalu lintas. Ini menyangkut keselamatan bersama,"tutup Iptu Suroto. (*)

Share:

Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI

  


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan ini, Ia menekankan pentingnya mempertahankan dan menjaga sinergisitas kedua lembaga bersama dengan seluruh elemen Bangsa Indonesia. 


Menurut Sigit, sinergisitas dan soliditas TNI, Polri bersama seluruh lapisan masyarakat adalah kunci utama untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam menghadapi segala tantangan serta dinamika yang berlangsung di dalam negeri. 


"Dan oleh karena itu untuk menjaga ke depan bagaimana kita terus menjaga soliditas menjaga sinergitas dan menjaga agar TNI-Polri bisa betul-betul melaksanakan amanah menghadapi dinamika global yang ada menghadapi dampak global yang ada dan ancamannya terhadap situasi dalam negeri," kata Sigit di hadapan jajaran TNI-Polri, Rabu (11/3/2026). 


Lebih dalam, Sigit juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto agar TNI dan Polri harus selalu bersinergi serta kompak untuk terus mempertahankan kedaulatan dan keamanan Indonesia. 


"Bapak Presiden berkali-kali selalu menyampaikan di dalam pidatonya, TNI dan Polri harus selalu bersatu, kompak dan bersinergi. Beliau menyampaikan bahwa TNI dan Polri sama-sama lahir dari kancah perjuangan dan ikut mempertahankan kemerdekaan," ujar Sigit. 


Apalagi, kata Sigit, dewasa ini terjadi konflik global khususnya di Timur Tengah. Yang dimana, hal itu berpotensi memberikan dampak maupun dinamika ke dalam negeri. Sebab itu, Sigit menekankan, pesan dari Presiden Prabowo harus betul-betul dipedomani dan dilaksanakan dengan baik. 


"Oleh karena itu beliau selalu sampaikan maka TNI harus jadi TNI rakyat, Polri harus jadi polisinya rakyat. Itu berkali-kali beliau sampaikan dan itu tentunya menjadi amanah dari panglima tertinggi kita, dari pimpinan tertinggi kita untuk betul-betul kita laksanakan dengan sebaik-baiknya sebagaimana sumpah kita pada saat kita menjadi TNI dan menjadi Polri," ucap Sigit. 


Sigit mengungkapkan, TNI-Polri pada hakikatnya adalah satu kesatuan yang saling melengkapi dalam rangka menjaga pertahanan dan keamanan NKRI. Dengan begitu, maka akan terwujudnya situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh rakyat Indonesia. 


"Ini yang tentunya harus terus kita jaga bahwa kebersamaan antara TNI-Polri dan rakyat itu menjadi satu kesatuan untuk bisa menjaga NKRI bumi kita tercinta. Dan ini menjadi modal dasar, modal utama bagi negara, bagi bangsa, bagi masyarakat untuk kemudian bisa membangun karena syarat utama pembangunan adalah stabilitas keamanan stabilitas Kamtibmas," tegas Sigit. 


Selain sinergisitas, Sigit menekankan pentingnya untuk menjaga dan mempertahankan nilai persatuan serta kesatuan. Karena, Sigit meyakini dengan hal tersebut, Indonesia bisa menghadapi segala bentuk tantangan dan dinamika yang terjadi. 


"Artinya saat ini kalau kita juga melakukan hal yang sama semuanya solid seluruh elemen bangsa kompak maka apapun yang kita hadapi kita akan sanggup melewati," tutup Sigit.

Share:

Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Kapolri Tegaskan Sukseskan Program Presiden

  

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk ikut menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto. 


Hal tersebut ditegaskan Sigit dalam kegiatan buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). 


"Dan tentunya TNI-Polri wajib untuk mengawal dan mengamankan program-program tersebut," kata Sigit. 


Sigit menyebut, Presiden Prabowo terus melakukan upaya kuat untuk menciptakan perdamaian dunia ketika terjadinya konflik global dewasa ini. 


"Maka kemudian mau tidak mau Bapak Presiden mencoba untuk masuk di BOP sehingga tetap masih ada kesempatan untuk bicara tentang perdamaian di Timur Tengah dan ini yang sedang beliau lakukan," ujar Sigit. 


Kemudian, kata Sigit, Presiden juga terus berusaha untuk menjaga agar pertumbuhan perekonomian Indonesia tetap terjaga meskipun adanya gejolak global. "Sehingga di satu sisi ini tentunya memberikan ruang untuk industri yang ada di Indonesia untuk tetap terus bisa melakukan produksi," ucap Sigit. 


Segala upaya itu, menurut Sigit, bagian dari upaya Pemerintah untuk menjaga agar ekonomi di Indonesia tetap bisa berjalan. Kemudian, lapangan pekerjaan juga terbuka. 


"Beliau juga terus mendorong berbagai macam program, baik itu Asta Cita, program terbaik cepat maupun program-program prioritas nasional, yang diharapkan tentunya program-program ini bisa menggerakkan roda perekonomian, bisa membuka lapangan pekerjaan baru," papar Sigit.


Tak hanya itu, Sigit memaparkan bahwa, Presiden juga terus mendorong berbagai macam program agar Indonesia bisa berdiri di bawah kaki sendiri. Di antara mulai dari ketahanan pangan dan energi. 


"Kita semua kerja keras, utamanya masyarakat dan TNI-Polri sebagai salah satu ujung tombak bagaimana kita terlibat langsung dalam hal menjaga ketahanan pangan, dalam hal menanam padi, dalam hal menanam jagung," ucap Sigit. 


Sementara, Sigit menuturkan bahwa, Presiden juga mendorong agar program hilirisasi, MBG yang diharapkan bisa meningkatkan kualitas SDM. "Dan ini bagian dari upaya untuk menumbuhkan ekonomi-ekonomi. Ini adalah program-program ke depan yang tentu terus didorong oleh pemerintah," tutup Sigit.

Share:

Definition List

Unordered List

Support