This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 16 Maret 2026

Kapolda Jatim Cek Pos Terpadu dan Pos Pam di Surabaya Pastikan Layanan Mudik Berjalan Optimal

  



SURABAYA,– Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto didampingi para pejabat utama Polda Jatim melakukan pengecekan langsung sejumlah pos Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Surabaya,Senin (16/3/26).


Adapun tiga lokasi yang menjadi titik pengecekan yakni Pos Terpadu di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Pos Pengamanan (Pospam) di Stasiun Pasar Turi, serta Pos Pam di Kebun Binatang Surabaya.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.


Selain itu Kapolda Jatim bersama rombongan juga memantau situasi arus mudik yang mulai meningkat di beberapa titik transportasi pada masa mudik lebaran 1447 H/2026.


“Pada kesempatan ini saya bersama pejabat utama melihat lokasi-lokasi kegiatan arus mudik yang sudah mulai dilaksanakan oleh seluruh masyarakat, baik yang datang dari Jakarta maupun dari luar pulau,” kata Irjen Nanang.


Ia menjelaskan, sebelumnya pemantauan juga telah dilakukan di stasiun kereta api Gubeng bersama Kapolri, dan pada hari ini dilanjutkan di Stasiun Pasar Turi serta Pelabuhan Tanjung Perak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.


Menurutnya, seluruh personel pengamanan yang telah tergelar di berbagai titik dapat memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.


Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik, baik menggunakan moda transportasi darat, laut, maupun udara.


“Harapan kami, silakan seluruh masyarakat melaksanakan mudik dengan baik dan tetap saling menjaga, karena keselamatan adalah yang utama. Tujuan mudik adalah untuk bersilaturahmi dengan keluarga,” tuturnya.


Irjen Pol Nanang juga menyampaikan akan melakukan pengecekan di sejumlah wilayah lain, termasuk di Banyuwangi, mengingat adanya potensi peningkatan aktivitas penyeberangan yang bertepatan dengan momentum Hari Raya Nyepi di Bali.


"Pengaturan arus penyeberangan akan diprioritaskan agar tidak terjadi kepadatan, sekaligus tetap menghormati pelaksanaan ibadah Hari Raya Nyepi di Pulau Bali," ucap Irjen Nanang.


Dengan berbagai langkah pengamanan yang bersinergi dengan lintas sektoral tersebut, diharapkan pelaksanaan arus mudik hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga terwujud Mudik Aman Keluarga Bahagia.(*)

Share:

Layanan Humanis Polwan Polresta Sidoarjo Bantu Lansia di Terminal Purabaya Saat Arus Mudik

  


SIDOARJO - Aksi humanis ditunjukkan dua anggota Polisi Wanita (Polwan) dari Satuan Samapta Polresta Sidoarjo Polda Jatim saat bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 Terminal Purabaya, Bungurasih. 


Dengan sigap dan penuh kepedulian, mereka membantu para pemudik yang hendak menaiki bus, Senin (16/3/2026). 


Dua Polwan tersebut, Iptu Susmiati dan Iptu Deti Meivani, yang sedang melaksanakan piket pelayanan, melihat seorang ibu lanjut usia berjalan tertatih menuju bus tujuan Lumajang. 


Tanpa ragu, Iptu Deti Meivani segera menghampiri dan membantu sang lansia hingga naik ke dalam bus dengan aman.


Aksi simpatik itu mendapat apresiasi dari penumpang dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kepedulian aparat kepolisian terhadap pemudik, khususnya kelompok rentan seperti lansia.


Iptu Deti Meivani mengatakan, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru, terutama di titik-titik keramaian arus mudik. 


“Kami hadir untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman. Melihat ibu tersebut kesulitan berjalan, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu hingga beliau bisa naik bus dengan selamat,” ujarnya. 


Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kesulitan selama perjalanan mudik.


“Silakan hubungi atau datangi petugas di pos pelayanan. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan,” tambahnya.


Keberadaan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Terminal Purabaya memang difokuskan untuk memberikan rasa aman, pelayanan kesehatan, informasi perjalanan, serta bantuan langsung kepada para pemudik agar perjalanan menuju kampung halaman berlangsung lancar dan selamat.


"Ini juga untuk mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia," pungkasnya. (*)

Share:

Hari Keempat Operasi Ketupat Semeru Polda Jatim Pastikan Jalur Tol dan Arteri Lancar

  



SURABAYA – Memasuki hari keempat pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Jawa Timur secara umum terpantau lancar dan terkendali.


Pada Minggu (15/3/2026) malam hingga Senin (16/3/2026) pagi, belum terlihat adanya peningkatan signifikan jumlah kendaraan baik di jalur tol maupun jalur arteri.


Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast melalui Kasubsatgas Penmas, AKP Muchamad Saifudin mengatakan, berdasarkan laporan situasi lalu lintas selama 1x12 jam, mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WIB, arus kendaraan di berbagai titik perbatasan dan jalur utama masih relatif stabil.


“Hingga saat ini juga belum terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan,” kata AKP Muchamad Saifudin, Senin (16/3/26).


Di jalur tol, volume kendaraan di sejumlah gerbang tol mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. 


Di Gerbang Tol Ngawi misalnya, kendaraan yang keluar dari Jawa Timur menuju Jawa Tengah tercatat sebanyak 1.535 unit atau turun 26 persen dari sebelumnya.


Sementara kendaraan yang masuk dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur sebanyak 959 unit atau turun 83 persen.


Hal serupa juga terjadi di Gerbang Tol Malang. Kendaraan yang keluar dari arah Surabaya menuju Malang tercatat 2.317 unit atau turun 54 persen, sedangkan kendaraan dari Malang menuju Surabaya sebanyak 1.795 unit atau turun 57 persen.


Sementara itu di Gerbang Tol Probolinggo, kendaraan yang keluar dari Surabaya menuju Probolinggo tercatat sebanyak 5.258 unit atau turun 16 persen, dan kendaraan yang masuk menuju Surabaya tercatat 4.786 unit atau turun 17 persen. 


"Rata-rata kecepatan kendaraan di jalur tol berada pada kisaran 70 hingga 80 kilometer per jam," kata AKP Saifudin.


Sementara itu pada jalur arteri di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, kondisi lalu lintas juga relatif lancar dengan kecepatan kendaraan berkisar 50 hingga 70 kilometer per jam. 


Di jalur Tuban misalnya, kendaraan yang masuk ke Jawa Timur tercatat sebanyak 1.902 unit, sementara kendaraan yang keluar menuju Jawa Tengah sebanyak 1.531 unit.


Di jalur arteri Ngawi tercatat 3.198 kendaraan masuk Jawa Timur dan 3.042 kendaraan keluar menuju Jawa Tengah. 


Sedangkan di jalur Bojonegoro terdapat 1.684 kendaraan masuk dan 1.323 kendaraan keluar.


Untuk jalur arteri Magetan tercatat 135 kendaraan masuk dan 140 kendaraan keluar. 


Di jalur Pacitan terdapat 254 kendaraan masuk dan 284 kendaraan keluar. 


Sedangkan di jalur Ponorogo tercatat 279 kendaraan masuk dan 272 kendaraan keluar wilayah Jawa Timur.


AKP Muchamad Saifudin juga menyampaikan bahwa hingga laporan tersebut dibuat, tidak terdapat kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jawa Timur.


“Untuk kejadian kecelakaan lalu lintas berdasarkan data DORS hingga saat ini nihil. Begitu juga dengan bencana alam, rekayasa lalu lintas, maupun pelanggaran kendaraan sumbu tiga ke atas tidak ditemukan,” tuturnya.


Polda Jawa Timur memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan secara intensif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sehingga Mudik Aman Keluarga Bahagia dapat terwujud. (*)

Share:

Minggu, 15 Maret 2026

Sinergi Polres Bondowoso dan PKDI Hadirkan Senyum Ojol Saat Menjelang Berbuka

  


BONDOWOSO– Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan Polres Bondowoso Polda Jatim bersama Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bondowoso dengan turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada pengemudi ojek online dan masyarakat. 


Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam melayani masyarakat.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, para pejabat utama Polres Bondowoso, jajaran Bhayangkari, serta para kepala desa yang tergabung dalam PKDI Bondowoso, Minggu (15/3/26).


Sejumlah paket takjil dibagikan kepada para pengemudi ojek online, pengendara, dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. 


Aksi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa terbantu saat masih berada di perjalanan.


Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Bondowoso Polda Jatim bersama para kepala desa kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.


Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama PKDI Bondowoso kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online dan warga yang masih berada di jalan saat menjelang berbuka puasa," ungkap AKBP Aryo.


Ia berharap kebersamaan ini dapat mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat untuk turut menjaga Kantibmas di Kota Tape.


Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Polres Bondowoso Polda Jatim dan pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan serta membangun kedekatan dengan masyarakat.


Salah satu pengemudi ojek online yang menerima takjil mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Polres Bondowoso dan para kepala desa. 


Menurutnya, bantuan sederhana tersebut sangat berarti bagi pengendara yang masih bekerja saat waktu berbuka puasa tiba.


“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Kapolres Bondowoso dan para kepala desa yang sudah berbagi takjil kepada kami. Kegiatan seperti ini sangat membantu pengemudi ojek online yang masih berada di jalan saat menjelang berbuka,” ujar salah seorang pengemudi ojol. (*)

Share:

Respon Cepat Tim Urai Polres Blitar Bantu Kendaraan Mogok, Arus Lalu Lintas Tetap Lancar

  



BLITAR – Hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Blitar Polda Jatim terpantau situasi arus lalu lintas pemudik mulai tampak peningkatan pada Minggu (15/3/26).


Pola - pola pengaturan arus terus dilakukan oleh petugas di lapangan untuk antisipasi kepadatan lalu lintas yang berpotensi kemacetan. 


Tampak Tim Urai Polres Blitar Polda Jatim yang dipimpin KBO Lantas, Iptu Putut Siswahyudi bergerak cepat memberikan bantuan kepada pengendara yang mengalami kendaraan mogok di Jalan Raya Kanigoro arah Siraman - Malang.


"Tadi kami menerima laporan ada kendaraan mogok di badan jalan, lalu kami bantu untuk penanganan agar tidak menimbulkan kemacetan," ujar Iptu Putut usai bantu dorong mobil mogok.


Ia menegaskan, Polres Blitar berkomitmen memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar.


Berkat respon cepat petugas, situasi lalu lintas di Jalan Raya Kanigoro arah Siraman menuju Kabupaten Malang tetap berjalan lancar dan tidak sempat terjadi kemacetan.


Iptu Putut mengimbau bagi pemudik yang merasa lelah agar dapat memanfaatkan pos - pos yang telah disediakan oleh Polres Blitar Polda Jatim.


"Jika ada kendala atau gangguan kamtibmas, masyarakat bisa hubungi call center 110 bebas pulsa maka kami akan segera tindaklanjuti," pungkasnya.


Dengan kesigapan petugas dari Polres Blitar Polda Jatim yang bersinergi dengan lintas sektor ini, diharapkan Operasi Ketupat Semeru 2026 sukses mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia. 


Untuk diketahui, Polres Blitar Polda Jatim telah mendirikan sebanyak 17 Pos Operasi Ketupat Semeru 2026 yang tersebar di lokasi stragis di wilayah Kabupaten Blitar.


Pos tersebut berada di Kanigoro,Selorejo,Stasiun Wlingi, Terminal kesamben,Simpang 3 Brongkos,Simpang 3 Siraman, Simpang 3 RSUD Wlingi, Simpang 4 Talun, Simpang 4 Kendalrejo, Simpang 4 Tumpang, Simpang 3 Tingal, Sumpang 4 garum, Simpang 3 Jembatan Kademangan dan Simpang 4 JLS Tambakrejo.


Selain itu Pospam juga didirikan oleh Polres Blitar di wisata Blitar Park,Kampung Coklat,Pantai Tambakrejo dan wisata Pantai Serang. (*)

Share:

Indonesia Siap Gelar AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak, Momentum Kebangkitan Voli Asia

  


JAKARTA – Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat perkembangan bola voli di kawasan Asia. Hal ini ditandai dengan digelarnya acara Drawing & Press Conference AVC Men’s Champions League 2026 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (15/3).


Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian turnamen bergengsi tingkat internasional yang akan mempertemukan klub-klub bola voli putra terbaik dari berbagai negara di Asia.


Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Presiden Asian Volleyball Confederation (AVC) Ramon Suzara, Chief Business Officer Volleyball World Guido Betti, Presiden Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo, serta Ketua Voli Polisi sekaligus Manajer Bhayangkara Presisi Pipit Rismanto.


Turnamen internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei 2026. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, panggung utama kompetisi klub-klub elite Asia kali ini akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.


Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme penonton lokal yang tinggi, keputusan ini juga menunjukkan semakin matangnya dukungan regulasi serta partisipasi sponsor di daerah untuk menyelenggarakan ajang olahraga bertaraf internasional. Penyelenggaraan di luar Jakarta diharapkan mampu memperluas euforia dan pemerataan perkembangan olahraga voli di berbagai daerah di Indonesia.


Dalam kesempatan tersebut, Pipit Rismanto menekankan bahwa momentum besar ini sejatinya adalah milik para atlet, khususnya keluarga besar Bhayangkara Presisi. Menurutnya, kerja keras serta jam terbang para pemain di lapangan menjadi faktor penting yang membawa kompetisi kelas dunia seperti AVC Men’s Champions League kembali digelar di Indonesia.


“Prestasi yang telah diukir tidak hanya membawa piala ke lemari penghargaan, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi jutaan anak muda di berbagai daerah yang saat ini sedang berlatih bola voli di kampung-kampung mereka,” ujar Pipit.


Sementara itu, Erick Thohir menekankan pentingnya menjaga standar penyelenggaraan internasional guna meningkatkan nilai jual olahraga nasional di kancah global. Ia berharap ajang ini dapat menjadi batu loncatan bagi atlet Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat dunia.


Di sisi lain, Ramon Suzara menyampaikan apresiasi atas komitmen Indonesia dalam memajukan bola voli Asia. Menurutnya, kesiapan infrastruktur serta ekosistem olahraga di Indonesia, termasuk di Pontianak, menjadikan Indonesia sebagai salah satu mitra strategis penting bagi federasi bola voli Asia.


Keberhasilan membawa ajang internasional ke Pontianak menjadi bukti bahwa ekosistem olahraga nasional semakin matang. Hal tersebut ditopang oleh tiga pilar utama, yakni kualitas atlet yang mampu bersaing di level Asia, antusiasme suporter Indonesia yang dikenal sangat fanatik, serta sinergi kuat antara pemerintah, federasi olahraga, dan dukungan sponsor dalam memastikan penyelenggaraan turnamen berjalan secara profesional.

Share:

Polsek Sambit Lakukan Patroli Monitoring Ketersediaan LPG 3 Kg Jelang Hari Raya

  

Ponorogo – Untuk memastikan ketersediaan bahan bakar rumah tangga bagi masyarakat, Polsek Sambit Polres Ponorogo melaksanakan patroli monitoring ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah hukumnya, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan gas elpiji menjelang hari raya.


Patroli tersebut dilaksanakan oleh tiga personel Polsek Sambit dengan menyasar sejumlah pangkalan LPG di wilayah Kecamatan Sambit. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap stok elpiji 3 kilogram atau yang dikenal dengan sebutan gas melon, serta berdialog dengan pemilik pangkalan mengenai kondisi distribusi dan permintaan dari masyarakat.


Adapun lokasi yang menjadi sasaran monitoring antara lain Pangkalan LPG 3 Kg milik Try Sulistyowarni serta Pangkalan LPG milik Bapak Bandi. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, diketahui bahwa stok gas elpiji 3 kilogram di wilayah Sambit masih tersedia dan tidak ditemukan adanya kelangkaan.


Kapolsek Sambit AKP Baderi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa meskipun terdapat peningkatan permintaan dari konsumen menjelang hari raya, ketersediaan gas elpiji di wilayah Sambit masih dalam kondisi aman. Selama kegiatan patroli monitoring berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Share:

Polsek Bungkal Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

  

Ponorogo – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, Polsek Bungkal Polres Ponorogo menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan dengan tema “Berbagi Ikhlas dan Tulus Hati” tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Raya depan Mako Polsek Bungkal, Kabupaten Ponorogo.


Kegiatan ini diikuti oleh Ka SPKT bersama anggota Polsek Bungkal yang secara langsung turun ke jalan membagikan paket takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Bungkal. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 25 paket takjil dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh berkah.


Kapolsek Bungkal AKP H.M Anwar Fatoni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian anggota Polsek Bungkal kepada masyarakat, sekaligus sebagai bentuk rasa syukur dalam menyambut bulan suci Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan,” ujar AKP H.M Anwar Fatoni.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan mengapresiasi kepedulian anggota Polsek Bungkal yang terus hadir di tengah masyarakat.

Share:

Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional, Polres Probolinggo Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Pemudik

  



PROBOLINGGO - Polres Probolinggo Polda Jatim menyiapkan sejumlah strategi untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas di masa mudik hingga balik lebaran 2026.


Kapolres Probolinggo AKBP M.Wahyudin Latif menegaskan hal itu dilakukan untuk memastikan pelayanan pengamanan mudik lebaran bisa optimal dan arus lalu lintas tetap lancar dan aman.


AKBP Latif mengatakan pascaapel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Probolinggo Polda Jatim sudah melakukan langkah mitigasi mulai dari kesiapan armada operasional, kuat personel hingga keberadaan pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan) dan pos terpadu.


“Kami memastikan seluruh kendaraan operasional dalam kondisi prima sehingga dapat digunakan secara maksimal oleh personel di lapangan,” ujar AKBP Latif, Minggu (15/3/26).

 

Ia menambahkan, dengan kesiapan kendaraan operasional tersebut, diharapkan personel dapat bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Untuk mendukung pengamanan tersebut, kami menyiapkan empat pos yang dapat dimanfaatkan masyarakat, yakni Pos Terpadu Kraksaan, Posyan Leces, serta Pospam Gending dan Pospam Paiton,”terang AKBP Latif.


Sementara itu untuk menyikapi Tol Prosiwangi yang dibuka fungsional, Polres Probolinggo juga mengatisipasi dengan melakukan pola - pola pengaturan arus lalu lintas bila terjadi kepadatan khususnya di gerbang Tol Paiton, Kraksaan dan Gending.


Selain gerbang tol tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim yang bersinergi dengan lintas sektor termasuk pengelola tol, juga memberi perhatian serius di gerbang Tol Probolinggo Timur (exit Leces).


"Kita antisipasi di gerbang Leces, yang diperkirakan mengalami peningkatan lalu lintas karena gerbang Tol Probolinggo Timur  ini juga yang melayani kendaraan dari arah Lumajang dan Jember," terang AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo mengimbau masyarakat yang mudik agar dapat memanfaatkan pos yang sudah disediakan oleh Polres Probolinggo untuk mendapatkan layanan kepolisian maupun sekedar untuk beristirahat.


"Jangan memaksakan berkendara jika merasa lelah, silahkan manfaatkan pos yang sudah kami siapkan untuk beristirahat agar Mudik Aman Keluarga Bahagia,"pungkasnya. 


Untuk diketahui, ruas tol Prosiwangi rencananya akan difungsikan secara terbatas mulai 14 hingga 29 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik.


Selama masa operasional fungsional tersebut, tol Prosiwangi hanya akan dibuka pada pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. (*)

Share:

Polresta Malang Kota Petakan 5 Potensi Kerawanan Jelang Nyepi –Lebaran 2026

 


 


MALANG KOTA – Menjelang rangkaian libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Malang Kota memetakan lima potensi kerawanan yang perlu diantisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Malang.


Pemetaan dilakukan sebagai langkah preventif dan preemtif dalam rangka memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik serta aktivitas libur Lebaran tahun 2026.


Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menjelaskan, potensi pertama yang menjadi perhatian adalah kepadatan arus lalu lintas.


Kota Malang merupakan jalur strategis menuju kawasan wisata di Malang Raya, sehingga setiap musim mudik terjadi peningkatan signifikan kendaraan yang melintas maupun yang masuk ke wilayah kota.


Selain kepadatan arus kendaraan, Polresta Malang Kota juga memprediksi meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, destinasi wisata, kawasan kuliner, hingga pusat oleh-oleh khas Malang.


Lonjakan aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan pengamanan yang optimal.


Tantangan berikutnya adalah anomali parkir yang sering muncul di kawasan keramaian akibat meningkatnya mobilitas masyarakat. 


"Kondisi ini kadang dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” ujar Kombes Pol Putu Kholis, Sabtu (14/3/2026).


Ia menambahkan, meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim liburan juga berdampak pada aktivitas ekonomi yang semakin tinggi.


Situasi tersebut dapat memunculkan persoalan lain seperti pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi musiman akibat peningkatan permintaan barang dan jasa menjelang hari raya.


Menurut Kombes Putu Kholis, semakin tinggi mobilitas masyarakat, maka semakin tinggi pula konsumsi dan aktivitas ekonomi. 


"Dampaknya adalah muncul tantangan lain seperti pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi temporer yang perlu kita kendalikan bersama melalui kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.


Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa lima potensi kerawanan tersebut menjadi dasar bagi jajaran Polresta Malang Kota merumuskan langkah pengamanan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”


Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memastikan keamanan masyarakat serta kelancaran aktivitas ibadah dan wisata selama libur Lebaran.


Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan ribuan personel gabungan lintas sektor.


Patroli bersama juga digencarkan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur kelurahan dan RT/RW untuk menjaga kawasan permukiman, terutama rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.


“Jika kita mampu bersinergi dan mengelola situasi dengan baik, maka momentum libur panjang ini bukan hanya aman secara kamtibmas, tetapi juga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi serta menunjukkan bahwa Kota Malang adalah kota yang aman, ramah bagi wisatawan, dan nyaman bagi warganya,” pungkas Kombes Pol Putu Kholis. (*)

Share:

Arus Mudik Baru 25 Persen Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Prioritas Operasi Ketupat 2026

  


KORLANTAS POLRI, Cikampek – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum mengatakan bahwa situasi arus lalu lintas mudik lebaran 2026 masih sangat terkendali. 


Hal itu ia sampaikan di Posko Command Center KM 29, Cikampek, Minggu (15/3/2026). Kakorlantas mencatat bahwa sebanyak 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta. 


"Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi, belum nampak kepadatan. Namun demikian yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju ke Transjawa, Bandung, dan Sumatera," kata Kakorlantas. 


Selain itu, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 45 persen ketimbang tahun lalu. Hal ini menjadi catatan yang positif mengingat segala bentuk persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. 


"Tetapi yang paling penting, saya sampaikan bahwa fatalitas korban meninggal dunia turun 45 persen. Jadi, fatalitas korban turun 45 persen," tegas Kakorlantas. 


Kakorlantas juga menilai kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik terbukti efektif dalam memberikan ruang bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, sehingga arus lalu lintas dapat tetap mengalir dengan lancar.


Selain itu, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic counting yang dipantau secara real-time. 


"Alhamdulillah SKB ini sangat strategis bahwa flow daripada lalin yang ada di jalan tol dan alteri cukup terkendali. Dari dua hari ini kita melakukan sosialisasi dan bahkan tadi malam kami sudah melakukan tindakan tegas," tutur dia. 


"Apabila masih ada kendaraan sumbu tiga melintasi tol, karena ini bagian daripada komitmen bersama, bagaimana kita memerintahkan untuk ditindak," sambungnya. 


Apabila dari situasi harkamtibmas, laporan mengenai kriminalitas menonjol tercatat nihil, sementara kondisi di berbagai simpul transportasi utama stasiun, bandara, terminal cukup terkendali


"Sekali lagi, kami hadir untuk melayani masyarakat. Mari bersama-sama kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Selamat pergi, selamat kembali,” pungkasnya.

Share:

Kapolres Ponorogo dan Forkopimda Cek Sejumlah Pos Yan , Pastikan Pelayanan Pengamanan Ramadhan Hingga Idul Fitri Berjalan Optimal

  


Ponorogo – Pelayanan Pengamanan selama bulan Ramadan terus dipastikan berjalan optimal. Hal itu terlihat saat AKBP Andin Wisnu Sudibyo bersama jajaran Forkopimda melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan (Pos Yan PAM) Pasar Legi, Terminal Seloaji, Alun Alun Hingga Ngebel, Minggu (15/3/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bersama unsur Forkopimda, instansi terkait, serta Ketua Bhayangkari Cabang Ponorogo melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, sarana Pos Pam, hingga menyerahkan bingkisan Lebaran kepada petugas yang berjaga.


Kapospam Pasar Legi, AKP Catur Juli H., S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan utama di Pos Pam adalah memastikan pengamanan diwilayah Pasar Legi dan sekitarnya berjalan dengan baik. Masyarakat dapat melakukan aktifitas dengan aman dan nyaman.


“Personel Pos Pam dipimpin langsung Kapospam dengan dukungan Padal Pospam IPTU Mulyono serta petugas piket. Total kekuatan personel yang bertugas sebanyak tujuh orang, terdiri dari lima personel Polri dan dua personel TNI AD,” jelasnya.


Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Ponorogo masih dalam kondisi aman dan kondusif.


“Kita berharap sinergisitas seluruh stakeholder, termasuk masyarakat, terus terjaga sehingga situasi tetap aman dan nyaman selama bulan Ramadan hingga Idulfitri,” pungkasnya.

Share:

Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

  


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026.


Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang.


"Tadi kami berinteraksi baik dengan masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bus untuk mudik, apakah di sekitar kota, namun juga tadi kami tanya ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antar kota antar provinsi dan juga antar pulau, sampai dengan Bali," kata Sigit.


Lebih lanjut, Sigit menuturkan, dalam pelayanan mudik di Terminal Purabaya dilakukan pemeriksaan ramp check bus dan tes urine para sopir. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan agar keselamatan penumpang terjaga.


"Karena kami selalu berpesan bahwa tolong untuk mudik kali ini bagaimana caranya agar kita bisa menurunkan angka kecelakaan. Karena harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, berbagi kebahagiaan, itu harapan kami," uacpnya.


Untuk itu, ia meminta seluruh anggota yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia juga meminta yang terkait dengan keselamatan penumpang, termasuk keluhan-keluhan yang selama ini mungkin terjadi untuk direspons cepat.


"Hal ini dilakukan agar betul-betul bisa memberikan layanan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat," katanya.


Menurutnya, sinergitas seluruh lintas sektoral menjadi sangat penting untuk pelayanan mudik secara maksimal. Ia pun menitipkan pesan untuk para sopir agar berhati-hati dan menjaga keselamatan para penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.


"Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jauh, saya minta untuk disiapkan juga ada supir cadangan ya, sehingga kemudian kita menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan," ujarnya.

Share:

Mudik Aman Keluarga Bahagia, Polres Ngawi Layani Penitipan Kendaraan Gratis

  



NGAWI – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran, Polres Ngawi Polda Jatim bersama Polsek jajaran menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor bagi warga yang akan meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman.


Layanan penitipan kendaraan ini dibuka di Mapolres Ngawi maupun di seluruh Polsek jajaran sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat selama momentum arus mudik Lebaran, dari tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2025.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, fasilitas ini diberikan agar masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan tenang tanpa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan.


“Masyarakat yang akan mudik dapat menitipkan kendaraan bermotor di Polres Ngawi maupun Polsek jajaran. Layanan ini kami sediakan untuk membantu masyarakat agar mudik lebih aman dan nyaman,” ujarnya, Minggu (15/3/2026)


Adapun syarat untuk penitipan kendaraan cukup mudah, yaitu dengan membawa KTP dan STNK asli serta fotokopinya saat melakukan penitipan kendaraan.


Polres Ngawi Polda Jatim  juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas ini sehingga kendaraan tetap aman selama ditinggal mudik.


Dengan adanya layanan ini diharapkan masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang lebih tenang sehingga terwujud

Mudik Aman, Keluarga Bahagia. (*)

Share:

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik

  


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.


Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.


Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal. 


Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.


"Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta," ujarnya. 


Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.


Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus


"Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada," tegas Kapolri. 


"Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan," imbuhnya. 


Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.


"Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2," tuturnya.


Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.


Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir  potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.


"Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026," tuturnya. 


"Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tutup Kapolri.    

Share:

Sabtu, 14 Maret 2026

Polsek Pulung Intensifkan Patroli Antisipasi Balap Liar Selama Ramadan

   

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan, anggota Polsek Pulung Polres Ponorogo melaksanakan patroli kewilayahan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi balap liar. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai di wilayah hukum Polsek Pulung.


Patroli dipimpin oleh personel Polsek Pulung yang terdiri dari Aiptu Junari Harsono, Aipda Wawan Trisulo, dan Aipda Candra Purna. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.


Adapun sasaran patroli difokuskan pada jalur yang rawan dijadikan lokasi balap liar, yakni sepanjang Jalan Pulung hingga wilayah Kecamatan Mlarak. Rute tersebut dipantau secara intensif oleh petugas guna memastikan tidak adanya aktivitas balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Kapolsek Pulung AKP Rosyid Effendi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan patroli berjalan dengan aman dan lancar. Dengan kehadiran patroli kepolisian di lapangan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pulung tetap terjaga kondusif serta masyarakat yang beraktivitas merasa lebih aman dan nyaman.

Share:

Hadiri Pembukaan Posko Angkutan Lebaran 2026, Kakorlantas Pastikan Hiruk-pikuk Operasi Ketupat Berjalan Lancar

 


 


Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menghadiri Pembukaan Posko Pusat Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (13/3).


Pembukaan Posko angkutan lebaran terpadu 2026 ini merupakan wujud kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam memastikan penyelenggaraan transportasi Lebaran berjalan aman, tertib, dan lancar. 


Polri melalui Korlantas akan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan, pemantauan arus lalu lintas, serta penanganan cepat terhadap berbagai potensi gangguan di lapangan.


"Kami mewakili stakeholder dan seluruh undangan mengapresiasi Kemenhub atas Posko angkutan lebaran 2026 negara hadir untuk bisa mengelola hiruk pikuk mudik dan balik termasuk angkutan lebaran," kata Kakorlantas. 


"Kami juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan informasi resmi, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik," sambungnya. 


Dengan sinergi yang kuat, pihaknya optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


Menurutnya, Operasi Ketupat bukan hanya fokus pada pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik, tetapi juga memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama momentum Ramadan hingga Idulfitri, bahkan bersamaan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.


"Operasi Ketupat ini bukan hanya soal lalu lintas atau perjalanan mudik dan balik, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual Ramadan, Idulfitri hingga Nyepi berjalan aman dari kriminalitas dan lancar dari sisi lalu lintas,” ujar Irjen Agus.


Ia menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari bersama sejumlah instansi terkait, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Jasa Marga, Jasa Raharja, hingga berbagai stakeholder lainnya.


Menurut Kakorlantas, setiap tahun jutaan masyarakat Indonesia bergerak dari berbagai kota menuju kampung halaman. Fenomena arus besar ini, kata dia, membuat pesan dalam lagu “Ayo Mudik Ojo Kesusu” menjadi sangat relevan untuk diingat oleh para pemudik.


Sebagai informasi, kegiatan pembukaan posko Angkutan Lebaran terpadu dipimpin oleh Menteri Perhubungan RI beserta seluruh instansi yang terlibat dalam pelayanan pengamanan Lebaran 2026.

Share:

Kapolri Safari Ramadan di Polda Jatim, Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Program Strategis Pemerintah

  


SURABAYA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). 


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta mendukung berbagai program strategis pemerintah demi memperkuat ketahanan nasional.


Kegiatan Safari Ramadan itu dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Jatim, para Kapolres jajaran, unsur TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan buruh dan seniman.


Kapolri mengatakan, Safari Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat sekaligus menyampaikan pesan kebangsaan.


“Buka puasa bersama ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan untuk mempererat silaturahmi dengan ulama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga para pekerja,” ujar Jenderal Sigit.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyinggung situasi global yang saat ini tengah diwarnai berbagai ketegangan. 


Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama agar tidak berdampak pada stabilitas nasional.


Ia menegaskan pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi dampak krisis global, termasuk menjaga stabilitas harga energi.


“Pemerintah sudah menyampaikan bahwa harga BBM bersubsidi tetap dijaga sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying,” jelas Kapolri.


Kapolri juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, seperti penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, serta program hilirisasi yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional.


Di sisi lain, Kapolri menyampaikan bahwa jajaran Polri saat ini telah mulai melaksanakan pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat.


Menurutnya, ribuan personel telah ditempatkan di berbagai pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di sepanjang jalur mudik untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.


“Polri telah menempatkan personel di jalur tol, jalur arteri hingga penyeberangan untuk memastikan mudik berjalan aman dan lancar,” ujarnya.


Kapolri juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati di jalan dan tidak memaksakan diri saat berkendara.


“Jika lelah, silakan beristirahat di rest area, pos pelayanan atau pos terpadu yang telah kami siapkan,” kata Kapolri.


Di pos pelayanan tersebut, Polri juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi pemudik, mulai dari tempat istirahat, takjil, persiapan sahur hingga layanan pemeriksaan kesehatan.


Kapolri berharap seluruh rangkaian pengamanan mudik dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman sesuai semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia. (*)

Share:

Jelang Idul Fitri Kapolres Probolinggo Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan

  


PROBOLINGGO,– Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pemantauan langsung terhadap harga serta ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar Semampir, Sabtu (14/3/2026) 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif sebagai langkah memastikan stabilitas harga dan pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman hingga perayaan Idul Fitri.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Probolinggo bersama Kasat Reskrim dan instansi terkait menyambangi pedagang serta berdialog dengan pembeli di pasar. 


Pemantauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan harga bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, hingga cabai yang biasanya mengalami kenaikan menjelang hari raya.


"Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat, sehingga kami ingin memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan tidak ada praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar", ujar AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo mengatakan dengan sinergi bersama lintas sektor pemantauan akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.


"Polres Probolinggo juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar pasokan bahan pokok tetap aman serta mudah dijangkau oleh masyarakat," ujar AKBP Latif.


Selain melakukan pengecekan harga, Kapolres Probolinggo juga mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang atau menaikkan harga secara tidak wajar yang dapat merugikan masyarakat.


“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga situasi pasar tetap kondusif,”pungkas AKBP Latif.


Sementara itu, dari hasil pemantauan sementara diketahui bahwa sebagian besar bahan pokok masih tersedia dengan stok yang cukup. 


Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam kategori stabil dan terkendali.


Kegiatan pemantauan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Probolinggo. (*)

Share:

Pelayanan Pengamanan Mudik Lebaran Polres Ponorogo Atensi Jalur Rawan Longsor

 


PONOROGO – Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, Polres Ponorogo Polda Jatim atensi jalur mudik rawan longsor.


Dengan sinergi lintas sektor, Polres Ponorogo Polda Jatim juga menyiapkan enam pos Operasi Ketupat Semeru 2026.


Hal itu guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.


Enam pos tersebut terdiri dari empat pos pengamanan (Pospam) dan dua pos pelayanan (Posyan) yang disiagakan di sejumlah titik strategis jalur mudik di wilayah Kabupaten Ponorogo.


Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, empat pos pengamanan didirikan di kawasan Mlilir yang merupakan perbatasan Ponorogo–Madiun, kawasan wisata Telaga Ngebel, Dengok, serta Pasar Legi.


Sementara dua pos pelayanan berada di Paseban Alun-alun Ponorogo dan Terminal Seloaji.


“Di arah Pacitan juga ada pospam. Jadi apabila ada gangguan Kamtibmas termasuk terjadi longsor masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam bebas pulsa dan akan kami respon secepat mungkin, ” ujar AKBP Andin, Sabtu (14/3/26).


Selain pengamanan arus mudik, kepolisian juga telah memetakan sejumlah jalur rawan bencana yang berpotensi mengganggu perjalanan pemudik. 


Di antaranya jalur Ponorogo–Pacitan dan Ponorogo-Trenggalek, yang dikenal memiliki kontur perbukitan dan rawan longsor saat musim hujan.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian telah berkoordinasi dengan lintas sektor guna menyiapkan personel serta sarana prasarana di titik-titik rawan.


“Apabila terjadi longsor, kami akan langsung bergerak melakukan evakuasi agar arus lalu lintas tetap lancar dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” jelasnya.


Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Ponorogo Polda Jatim mengerahkan total 380 personel gabungan. 


Rinciannya, 280 personel kepolisian serta 100 personel dari lintas sektor dan instansi terkait lainnya. (*)

 

Share:

Polri Siapkan Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas: Negara Harus Hadir Jaga Momentum Ramadan dan Idul Fitri

 


 


JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia menegaskan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pelepasan tim peliputan mudik yang digelar di kantor CNN Indonesia Jakarta, Jumat (13/03).


Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan Operasi Ketupat tahun ini tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memastikan negara hadir menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.


“Operasi Ketupat bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi bagaimana negara hadir memastikan rangkaian Ramadan, Idul Fitri, hingga aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Agus.


Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Polri juga telah menyiapkan skenario pengamanan pada sejumlah titik yang diperkirakan menjadi pusat pergerakan masyarakat selama masa mudik.


Menurut Agus, terdapat lima klaster utama yang menjadi fokus pengamanan selama Operasi Ketupat 2026. Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalur arteri atau alternatif, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.


“Mudik adalah perjalanan penuh rindu kepada keluarga dan kampung halaman. Tugas kami memastikan masyarakat berangkat selamat, sampai tujuan dengan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” jelasnya.


Ia menambahkan, berbagai skenario rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur-jalur utama.


Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol. Tjahyono menekankan pentingnya penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat selama masa mudik. Informasi yang cepat dan tepat dinilai dapat membantu pemudik menentukan rute perjalanan dan mengantisipasi potensi kepadatan.


“Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar-benar membantu mereka selama perjalanan, baik saat mudik maupun ketika kembali,” ujar Tjahyono.


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.


“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan hotline 110 yang tersedia di seluruh Indonesia,” kata Tjahyono.


Polri berharap melalui kesiapan personel, pos pengamanan, serta koordinasi dengan berbagai pihak, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Share:

Jumat, 13 Maret 2026

Polda Jatim Dirikan 238 Pos Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk Layani Pemudik

  


SURABAYA – Dalam rangka mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Polda Jawa Timur mendirikan 238 pos pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.


Sebanyak 238 pos tersebut terdiri dari 172 Pos Pengamanan (Pospam), 45 Pos Pelayanan (Posyan), dan 21 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur.


Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast saat melakukan pengecekan Pos Terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (13/3/2026).


Kombes Pol Abast menjelaskan, Pos Pengamanan (Pospam) didirikan di lokasi yang memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan maupun kepadatan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.


Sementara Pos Pelayanan (Posyan) didirikan di lokasi dengan mobilitas masyarakat tinggi seperti area wisata, pelabuhan, terminal, bandara, rest area, dan pusat keramaian lainnya.


“Bersinergi dengan lintas sektor, petugas akan memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari pelayanan kepolisian hingga layanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Kombes Abast.


Sedangkan Pos Terpadu didirikan di pusat kota atau titik keramaian yang dinilai strategis untuk memudahkan koordinasi dan pengendalian personel selama pelaksanaan operasi.


Kabid Humas Polda Jatim menegaskan bahwa keberadaan Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.


Ia juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan agenda nasional yang harus dipastikan berjalan aman, sebagaimana penekanan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.


“Tahun ini terdapat beberapa momentum keagamaan yang berlangsung bersamaan, yaitu bulan Ramadan, perayaan Idulfitri, serta Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu,” jelas Kombes Abast.


“Oleh karena itu Polri bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang humanis serta penegakan hukum yang berkeadilan,” tambahnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah disediakan apabila membutuhkan bantuan.


“Jika masyarakat mengetahui atau mengalami tindak kejahatan maupun membutuhkan bantuan kepolisian, silakan segera menghubungi call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis. Petugas kami siap menindaklanjuti laporan masyarakat,” pungkasnya.

Share:

Rekor Tertinggi Stok Beras Nasional Sejak Merdeka, Bulog dan Polri Jamin Stabilitas Pangan Hingga Akhir 2026

  


JAKARTA – Sejarah baru tercipta di sektor ketahanan pangan Indonesia. Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Polri di Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026), Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 3,9 juta ton—posisi tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Angka ini bahkan diprediksi akan terus meningkat dan melampaui 4,3 juta ton pada akhir bulan ini.


Data tersebut menjadi dasar bagi Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo untuk menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Polri melalui jaringannya di seluruh Indonesia berkomitmen membantu Bulog mendistribusikan 80.000 ton beras serta puluhan ribu kiloliter minyak goreng per bulan guna memastikan harga tetap terjangkau dan ketersediaan barang merata di seluruh pelosok negeri.


“Kami berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan kepada masyarakat. Kita jamin ketersediaan pangan cukup, stabilitas harga menjadi bagian terpenting agar terjangkau oleh semua,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.


Dukungan Polri ini dinilai krusial untuk memastikan stimulus harga dari pemerintah benar-benar sampai ke konsumen tingkat akhir tanpa distorsi pasar.


Dirut Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan bahwa target serapan beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton akan membuat stok akhir tahun diproyeksikan mencapai lebih dari 5 juta ton. Kondisi surplus ini merupakan bagian dari program besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.


Selain beras, pemerintah juga menyiapkan pasokan minyak goreng sebesar 43.000 kiloliter per bulan serta stok gula yang mencukupi guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri.


Sementara itu, Polri terus melanjutkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari inisiatif strategis yang telah dimulai sejak tahun 2025. Program ini menjadi bentuk komitmen nyata institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.


Melalui Satgas GPM Polri, berbagai langkah konkret dilakukan untuk memperkuat distribusi pangan. Pada tahun 2025, Satgas GPM Polri bahkan mencatatkan capaian luar biasa dengan melampaui target penyaluran beras SPHP. Dari target awal 131.883 ton, Satgas berhasil merealisasikan penyaluran hingga 195.636 ton, atau mencapai 148 persen dari target yang ditetapkan.


Keberhasilan tersebut membuat Polri kembali dipercaya untuk menyalurkan beras SPHP pada tahun anggaran 2026. Pada tahun ini, Polri menargetkan penyaluran sebesar 82.800 ton beras SPHP, yang mewakili sekitar 10 persen dari total target penyaluran nasional yang dikelola Perum Bulog.


Untuk memastikan manfaat program dirasakan secara luas, Polri mengoptimalkan keterlibatan seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda hingga Polres di seluruh Indonesia. Pada hari ini, jajaran Polri juga menyelenggarakan bazar dan pasar murah secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda se-Indonesia.


Kegiatan nasional tersebut diikuti oleh 3.423 peserta yang terdiri dari Pejabat Utama Polda dan tamu undangan secara daring melalui platform Zoom. Sementara secara langsung, kegiatan ini dihadiri oleh 295.088 masyarakat yang menerima manfaat dari program ketahanan pangan tersebut.


Dalam pelaksanaannya, jajaran Polda di seluruh Indonesia menyalurkan total 1.337.375 kilogram beras atau setara dengan 1.337 ton kepada masyarakat pada hari pelaksanaan kegiatan.


Kerja sama masif antara Polri, TNI, dan Bulog ini menjadi langkah nyata negara dalam meredam potensi inflasi pangan sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Dengan pengawalan Polri di jalur distribusi dan cadangan pangan Bulog yang berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah, stabilitas pangan nasional berada dalam posisi yang kuat.


Melalui program ini, negara hadir secara konkret di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga dapat mengakses kebutuhan pokok dengan mudah, harga terjangkau, serta pasokan yang aman dan terkendali, sekaligus memperkuat fondasi menuju swasembada pangan nasional.

Share:

Polri Selidiki Dugaan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras

  


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat berupa penyiraman air keras terhadap AY yang diketahui sebagai Wakil Koordinator Kontras. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di Jakarta Pusat.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen. Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kasus ini mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Saat ini, Polri telah melakukan langkah awal berupa penanganan tempat kejadian perkara (TKP) serta serangkaian tindakan penyelidikan. Penanganan perkara tersebut didasarkan pada Laporan Polisi Nomor LPA/222/III/2026/Satreskrim/RestroJakpus/Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 467 ayat (2) dan/atau Pasal 468 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023n tentang KUHP.


“Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Polri sudah melakukan langkah-langkah penanganan TKP dan saat ini proses penyelidikan terus berjalan,” ujar Kadivhumas Polri dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).


Ia menjelaskan bahwa dalam proses penegakan hukum, Polri akan mengedepankan metode scientific crime investigation dengan memeriksa para saksi serta mengumpulkan alat bukti yang relevan guna mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.


“Polri dalam penegakan hukum akan melakukan langkah-langkah secara scientific crime investigation dengan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut,” jelasnya.


Saat ini korban diketahui masih menjalani perawatan medis di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif akibat luka yang dideritanya. Polri juga menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan berharap korban segera pulih, Kadivhumas Polri turut mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat langsung peristiwa tersebut agar dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus.


Selain itu, Polri juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar proses penanganan perkara dapat berjalan lancar. Hal ini mengingat penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian.


“Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan dengan lancar. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman serta analisa terhadap barang bukti yang telah diperoleh guna mengungkap secara terang peristiwa tersebut,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.


Polri memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan akan dilakukan secara prosedural dan profesional berbasis scientific crime investigation. Perkembangan penanganan perkara ini juga akan terus disampaikan kepada publik secara berkala. Polri juga berharap korban segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalankan aktivitasnya seperti sediakala.

Share:

Jelang Mudik Lebaran, Polda Jatim Cek Kesiapan Pos Terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak

  


SURABAYA  – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Jawa Timur memastikan kesiapan sarana dan prasarana pengamanan.

Karoops Polda Jatim Kombes Pol Nurhandono memimpin langsung pengecekan Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2026 di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (13/3/2026).

Pos Terpadu tersebut akan melayani ribuan penumpang yang diperkirakan meningkat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Rombongan pejabat utama Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 waktu setempat.

Dalam peninjauan tersebut, Karoops didampingi oleh Dirsamapta Polda Jatim, Kombes Pol Noerwiyanto, Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast serta Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengecekan ini bertujuan untuk memvalidasi kesiapan personel maupun fasilitas penunjang di pos terpadu.

Hal itu dilakukan guna memberikan pelayanan maksimal serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi laut.

Kombes Pol Abast yang juga selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026 Polda Jatim menambahkan, Terminal GSN merupakan titik krusial yang memerlukan perhatian khusus.

Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, lanjut Kombes Pol Abast, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara terus mematangkan berbagai kesiapan dengan sinergi lintas sektor dalam pelayanan pengamanan Idulfitri.

"Hal ini kami lakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi peningkatan jumlah penumpang, baik pada arus mudik maupun arus balik," ujarnya.

Selain mengecek fisik bangunan pos, jajaran kepolisian juga melakukan koordinasi terkait skema pengaturan alur penumpang agar tidak terjadi penumpukan di area terminal. 

Penyiagaan personel secara maksimal menjadi prioritas utama untuk memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) pengamanan berjalan dengan baik.

"Kami menyiagakan personel untuk memaksimalkan pelayanan mudik jalur laut. Fokus kami adalah keselamatan masyarakat dan kelancaran sirkulasi penumpang di pelabuhan," pungkas Kombes Pol Abast. 

Kesiapan ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman melalui Pelabuhan Tanjung Perak, sekaligus memastikan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan efektif dan humanis dalam mewujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia. (*)
Share:

Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Merak, Kapolri, Panglima hingga Menko PMK Patroli Naik Heli

  


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan patroli udara untuk memastikan kesiapan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2026. Peninjauan dilakukan di wilayah Pelabuhan Merak, Banten. 


Patroli udara dilakukan Kapolri bersama dengan stakeholder terkait di antaranya Menko PMK Pratikno hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. 


Dalam kesempatan itu, Sigit melihat langsung kondisi terkini dari kesiapan Pelabuhan Merak dalam menghadapi arus mudik hingga balik Lebaran 2026. 


Patroli udara ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik hingga balik Lebaran untuk masyarakat. 


Selain itu, Sigit dan stakeholder terkait lainnya nanti bakal melakukan rapat koordinasi di Pelabuhan Merak. Hal ini untuk memastikan kelancaran operasi ketupat 2026. 


Mereka juga nantinya akan melakukan peninjauan langsung ke kapal yang menyeberangkan masyarakat menuju kampung halamannya masing-masing. 


Kemudian, pemberian sembako secara simbolis kepada petugas. Peninjauan pos pengamanan terpadu dan posko siaga bencana. Dilanjutkan dengan menyapa langsung pemudik.

Share:

Polri Gelar Bakti Kesehatan dan Pangan Murah Serentak, Sentuh Ojol hingga Buruh Menjelang Idulfitri

  


JAKARTA – Menjelang Idulfitri 1447 H/2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya menggelar Bakti Kesehatan bagi masyarakat menengah ke bawah yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah. Kegiatan yang berlangsung di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026) ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat, mulai dari pengemudi ojek online, buruh, warga sekitar, hingga berbagai unsur potensi masyarakat.


Program bakti kesehatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika kebutuhan masyarakat meningkat. Warga yang hadir mendapatkan berbagai layanan kesehatan gratis sekaligus kesempatan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.


Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa Polri ingin hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan.


“Selain gerakan pangan murah, kita juga menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan. Kita akan melayani semua kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pangan maupun kesehatan,” ujar Wakapolri saat menyapa masyarakat di lokasi kegiatan.


Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani turut mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Polri dan Bulog dalam membantu masyarakat.


“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program seperti ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bentuk stimulus sosial yang memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.


C. Bakti Kesehatan (Wilayah Jakarta)


Sasaran penerima manfaat kegiatan ini di wilayah Jakarta berjumlah 3.000 orang, yang terdiri atas 450 buruh, 650 pengemudi ojek online, serta 1.900 orang dari unsur potensi masyarakat, antara lain Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, Linmas, Ormas FBR, Ormas GRIB, serta petugas PPSU. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan keberpihakan Polri kepada kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi sekaligus memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing.


Sebagai bagian dari pelayanan yang komprehensif, Polri menurunkan tenaga medis dan kesehatan untuk memberikan layanan langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, 10 dokter umum, 1 dokter spesialis penyakit dalam, serta 30 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan analis laboratorium diterjunkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.


Masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan mata yang disertai pembagian kacamata baca, serta pemeriksaan laboratorium yang meliputi gula darah, kolesterol, dan asam urat. Seluruh layanan tersebut juga didukung oleh fasilitas farmasi atau apotek dengan ketersediaan obat sesuai indikasi medis, sehingga kebutuhan kesehatan masyarakat dapat terlayani secara menyeluruh.


Sebagai bagian dari layanan pemeriksaan mata, sebanyak 400 kacamata baca juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk menunjang pelayanan kesehatan tersebut, Polri turut menyiagakan 7 unit ambulans guna memastikan kesiapsiagaan layanan medis selama kegiatan berlangsung.


Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah hasil sinergi Polri dengan Perum Bulog, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.


Kehadiran personel Polri yang sigap melayani warga, mulai dari proses pemeriksaan kesehatan hingga membantu masyarakat membawa pulang paket pangan murah, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.


Pendekatan humanis ini menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang memahami kebutuhan rakyatnya, khususnya pada momentum penting menjelang Hari Raya Idulfitri.


Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak hingga ke tingkat Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan kesehatan yang terjaga serta kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang, sehat, dan penuh kebahagiaan.

Share:

Polsek Sambit Cek Stok BBM di SPBU Besuki Jelang Idulfitri

  


Kapolsek Sambit bersama anggota melaksanakan pengecekan stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 54.634.11 Desa Besuki, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan ketersediaan BBM selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.


Pengecekan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sambit AKP Baderi, S.H., M.H., bersama Kanit Intelkam Polsek Sambit, Bhabinkamtibmas Desa Besuki, serta pengawas SPBU setempat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi stok BBM sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar kepada masyarakat.


Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM di SPBU 54.634.11 Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek Desa Besuki tercatat dalam kondisi aman. Adapun rinciannya yaitu Pertamax sebanyak 1.779 liter, Pertalite 20.470 liter, Pertamina Dex 3.784 liter, serta Bio Solar sebanyak 8.737 liter.


Kapolsek Sambit menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun antrean panjang di SPBU, khususnya pada momen meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusi

Share:

Polres Ponorogo Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Masyarakat

  

Polres Ponorogo menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri secara serentak yang dilaksanakan melalui zoom meeting pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman apel Mapolres Ponorogo mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.


Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Ponorogo, Wakapolres Ponorogo, para Pejabat Utama (PJU) Polres Ponorogo, serta perwakilan dari Bulog Kabupaten Ponorogo. Pelaksanaan GPM ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung stabilitas harga pangan serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Data penjualan menunjukkan sebanyak 1.245 kilogram beras SPHP terjual dengan harga Rp55.000 per kemasan 5 kilogram. Selain itu, minyak goreng merek Minyak Kita juga terjual sebanyak 364 liter dengan harga Rp15.500 per liter.


Seluruh rangkaian kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman Mapolres Ponorogo berlangsung dengan tertib dan lancar. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan.

Share:

Pererat Sinergisitas, Polres Ponorogo Gelar Buka Puasa Bersama Insan Media

  

PONOROGO - Media Jatim News – Mempererat tali silaturahmi dan menjaga hubungan harmonis, Polres Ponorogo menggelar acara buka puasa bersama insan media se-Kabupaten Ponorogo. 


Kegiatan yang penuh kehangatan ini dilaksanakan di Aula Tathya Dharaka, Mapolres Ponorogo, pada Jumat sore (13/3).


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP Anton Wisnu Sudibyo, didampingi jajaran pejabat utama (PJU) Polres Ponorogo seperti Wakapolres, Kasat Reskrim, dan Kasi Humas AKP Yayun. Turut hadir sebagai undangan khusus, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno.


Dalam sambutannya, Kapolres Ponorogo AKBP Anton Wisnu Sudibyo menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menyatakan bahwa Polri dan media merupakan dua elemen yang saling membutuhkan dan tidak dapat dipisahkan.


"Ini adalah wujud sinergisitas antara Polres dengan rekan-rekan media. Karena apa? Polri dan media itu tidak bisa dipisahkan, dan memang harus bekerja sama yang baik untuk kemajuan masyarakat, khususnya di Kabupaten Ponorogo," ujar AKBP Anton Wisnu Sudibyo.


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para jurnalis yang selama ini telah membantu mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang objektif.


Beliau berharap momentum bulan suci Ramadan ini dapat semakin memperkokoh hubungan kerja sama yang sudah terjalin dengan sangat baik selama ini.


"Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini, semoga momen yang hangat ini bisa mempererat tali silaturahmi dan hubungan kerja sama yang baik di kemudian hari," imbuhnya.


Senada dengan Kapolres, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno juga mengapresiasi inisiatif Polres Ponorogo dalam merangkul insan pers.


Menurutnya, komunikasi yang intens antara aparat penegak hukum, legislatif, dan media sangat diperlukan untuk membangun Ponorogo yang lebih aman dan informatif.


Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan berbuka puasa bersama saat azan magrib berkumandang, dilanjutkan sholat magrib berjamaah, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental di antara aparat kepolisian dan para kuli tinta. (nur).

Share:

Kamis, 12 Maret 2026

Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyuntikan LPG 3 Kg Dua Tersangka Diamankan

  


TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jatim berhasil mengungkap tindak pidana penyuntikan gas LPG subsidi 3 kilogram (gas melon) yang diduga menjadi penyebab kelangkaan gas di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung beberapa waktu lalu.


Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto kepada awak media usai kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kamis (12/03/2026).


Kapolres Tulungagung menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang beredar di media sosial maupun pemberitaan media nasional terkait kelangkaan LPG 3 kilogram di wilayah Tulungagung.


“Berawal dari informasi di media sosial maupun media nasional terkait kelangkaan LPG 3 kg di wilayah Tulungagung, kemudian kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan,” ujar AKBP Dr. Ihram Kustarto.


Hasil pengecekan menunjukkan adanya kelangkaan LPG 3 kilogram di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Ngunut, Rejotangan, dan Ngantru, yang kemudian merembet ke kecamatan lain di Kabupaten Tulungagung.


Menindaklanjuti temuan tersebut, jajaran Polres Tulungagung Polda Jatim melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap praktik penyuntikan LPG subsidi 3 kilogram ke tabung LPG non-subsidi ukuran 12 kilogram.


Dari hasil pengungkapan tersebut, Polisi menetapkan Dua orang tersangka yakni HR (40) warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar dan IM (47) warga Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.


Tersangka HR  berperan sebagai pelaku penyuntikan gas dan IM berperan sebagai penadah hasil penyuntikan gas LPG.


“Motif para pelaku adalah untuk mencari keuntungan pribadi dengan membeli LPG 3 kg subsidi, kemudian disuntikkan ke dalam tabung LPG 12 kg untuk dijual kembali,” jelas AKBP Dr. Ihram Kustarto.


Kapolres Tulungagung juga menjelaskan bahwa praktik tersebut berawal dari pelanggaran administrasi terkait aturan rayonisasi distribusi LPG, di mana tabung LPG dari daerah lain juga ikut dibeli dan digunakan oleh para pelaku.


Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti di 300 tabung gas LPG, 4 alat suntik, satu unit kendaraan roda empat, alat penyuntik gas, potongan paralon, timbangan, serta berbagai peralatan lain yang digunakan untuk melakukan praktik ilegal tersebut.


HM melakukan praktek suntik LPD dirumahnya dan dari pengakuannya sudah berjalan 4 tahun menjual hasil suntik gas tersebut kepada IM (sebagai penadah) dengan meraup keuntungan total keduanya kurang lebih per tabung Rp 100.000 hingga Rp 150.000.


Barang bukti sementara yang diamankan sejumlah kurang lebih 1300 tabung terdiri tabung gas lpg 3kg dan 12 kg yang berasal dari Ngantru, Ngunut dan Rejotangan.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara atau denda paling banyak Rp10 miliar. (*)

Share:

Definition List

Unordered List

Support