This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 02 Juli 2021

Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat TMT 1 Juli 2021 Anggota Polres Ponorogo

 


PONOROGO, Porles Ponorogo Kamis (01/07/2021) telah menggelar Acara Korp Raport yang dilaksanakan di halaman Apel Polres Ponorogo.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si. 


Kompol Meiridiani, S.H.,M.H., M.M Selaku Waka Polres Ponorogo berserta PJU Polres Ponorogo juga hadir dalam kegiatan Korp Raport tersebut . 


Dalam Korp Raport tersebut, Sebanyak 59 Pesonil Polres Ponorogo  telah dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dengan klasifikasi  Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Kenaikan pangkat reguler/percepatan yang terhitung  mulai tanggal 1 Juli 2021.


Pada Klasifikasi Kenaikan pangkat pengabdian, dari Kompol ke AKBP sebanyak 2 Personel, Ipda ke Iptu sebanyak 1 Personel dan Aiptu ke Ipda sebanyak 2 Personel. 


Sedangakan Klasifikasi Kenaikan pangkat reguler/percepatan ada 54 Personel Bintara yang di naikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi. 


Dalam amanatnya  Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan Ucapan selamat kepada anggota Polri yang naik pangkat, karena kenaikan pangkat merupakan suatu bentuk penghargaan dari pimpinan kepada anggota Polri yang harus kita syukuri Bersama.

 

“Selamat Kepada anggota Polres Pores Ponorogo yang telah dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi, ini bentuk penghargaan pimpinan yang harus kita syukuri Bersama,” ujar AKBP Azis 


AKBP Azis juga menjelaskan, Bagi anggota Polri yang sudah melaksanakan tugas selama 32 tahun dan tidak ada pelanggaran akan diberikan penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya.


“Bagi anggota yang sudah bertugas selama 32 Tahun dan selama bertugas tidak ada pelanggaran pimpinan juga akan memberikan penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya,” Ungkapnya 


AKBP Azis juga menghimbau kepada seluruh anggotanya  agar melaksanakan tugas dengan baik, profesional dan penuh tanggung jawab.


“Kepada Seluruh anggota saya harapkan bisa Bekerja dengan baik, Prosfesional dan penuh rasa tanggung jawab sehingga kedepan Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat,” Pungkasnya 


Setelah Kegiatan Korp Raport selesai, dilanjutkan dengan tasyakuran dengan potong tumpeng bertempat di halaman Mapolres Ponorogo sebagai bentuk Rasa Syukur Kita Kepada Allah SWT.

 

Selama Berlangsungnya Korp Raport, Seluruh Personil Polres Ponorogo tetap menggunakan Protokol Kesehatan. 


(arf32)

Share:

Kamis, 01 Juli 2021

Didampingi Wagub dan Wakapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya Pimpin Apel gelar Pasukan Dalam Rangka Pelaksanaan PPKM Darurat di Wilayah Jatim

 


SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur, Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, melaksanakan Apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Jawa Timur, yang dilaksanakan di lapangan, Mahkodam V Brawijaya. Pada Jumat (2/7/2021) pagi.


Dalam arahannya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan, bahwa situasi jawa timur saat ini di massa Pandemi Covid-19 cukup memprihatinkan. Bahkan kemarin sore penambahan angka positif merupakan tertinggi sejak pandemi Covid-19 menimpa Indonesia, diawal tahun 2020.


"Angka kesembuhan di atas 300 dan yang meninggal cukup banyak, dan jawa timur merupakan penyumbang angka kematian tertinggi di seluruh daerah," jelas Pangdam V Brawijaya, saat gelar Apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Jawa Timur, Jumat (2/7/2021) pagi.


Dalam kesempatan ini kita gelar apel secara serentak, baik di Surabaya Raya, Malang Raya, Madiun Raya, Tapal kuda dan di Mojokerto. Setelah apel nantinya semua akan masuk di ke wilayah penugasan di seluruh wilayah kabupaten/kota di jatim.


"38 kabupaten/ kota di jatim dibagi dua level, level 3 ada 27 kabupaten/ kota dan nantinya anggota akan masuk di Kodim dan Polres dengan total anggota sebanyak 50 orang. Dan ada 11 Kabupaten/ Kota yang masuk di level 4," tambahnya.


Meski intruksi dari Kementrian Dalam Negeri belum keluar. Untuk di level 4 ini tingkatnya lebih gawat, artinya penyebaran Covid-19 lebih tinggi. Dan nantinya anggota akan langsung masuk ke RT/RW, dengan total pasukan yang berbeda-beda disesuai dengan ancaman penyebaran Covid-19 yang berbeda-beda.


"Operasi akan dilakukan besok, dan tugasnya yakni memperkuat 4 pilar pelaksanaan PPKM Mikro Darurat. Yang pertama, Kepala Desa, Dokter puskesmas, Babinkantibmas dan Babinsa," ujarnya.


Nantinya 4 pilar ini akan melaksanakan 3M di desa tersebut, bagi masyarakat yang belum memakai masker harus wajib menggunakan masker, jika ada kerumunan lebih dari tiga orang harus dibubarkan.


"Jika ada yang makan di warung tidak boleh, sehingga warung harus tutup jam 20.00 WIB. Masyarakat tidak boleh melaksanakan sholat berjamaah terlebih dahulu dan harus ditutup, dan tempat wisata juga harus tutup," ucapnya.


Selain itu anggota yang diterjunkan, nantinya juga akan membantu bidan desa untuk melakukan testing, untuk mencari orang-orang yang terkonfirmasi Covid-19.


"Kemudian Tracing nantinya akan dilakukan babinkantibmas, sehingga anggota yang diterjunkan ini tugasnya membantu, karena jika dilakukan oleh babin tidak akan mampu," cetusnya.


Nantinya jika ditemukan orang tanpa gejala, tidak boleh dibawa ke RS terlebih dahulu. Mereka harus dibawa dan di lakukan isolasi di posko PPKM di setiap RT terlebih dahulu.


"Jika memang sudah berat, maka orang tersebut harus mendapatkan perawatan ke RS. Dan harus koordinasi dengan pihak puskesmas," ujarnya.


Jika di tempat isolasi RT sudah penuh, maka masyarakat dibawa ke tempat isolasi dan karantina di tingkat Kabupaten/ Kota. Nantinya di pintu masuk RT/RW juga akan dilakukan pemeriksaan.


"Anggota harus bisa memberikan edukasi dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan ke masyarakat, muda-mudahan dalam 2 minggu bisa turun, karena target dari pusat turun 10 ribu per/hari, jika di jatim bisa turun, tidak akan diperpanjang. Namun jika masih tinggi kemungkinan bisa diperpanjang," tutupnya.

Share:

Sebanyak 2.165 Personel Polda Jatim Mendapatkan Kenaikan Pangkat

 


SURABAYA,- Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, menggelar pelaksanaan upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Juli 2021. Kegiatan ini berlangsung di Rupatama Mapolda Jatim, Kamis (1/7/2021) pagi.


Selain kapolda jatim, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolda Jatim Brigjen Slamet HS, dan juga Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, diantaranya Irwasda Polda Jati,  Kabid Humas Kombes Gatot Repli Handoko dan perwakilan personil yang naik pangkat.


Pelaksanaan upacara kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Juli 2021 Polda Jatim dilakukan secara Virtual dengan jajaran Polda Jatim. Sebanyak 2.165 personel di jajaran polda jatim diantaranya;


AKBP ke Kombes Pol ada dua personel, Kompol ke AKBP ada 25 personel, AKP ke Kompol ada 47 personel, Iptu ke AKP 52 personel, Ipda ke Iptu 20 personel, Aiptu ke Ipda 137 personel, Aipda ke Aiptu 256 personel, Bripka ke Aipda 1.166 personel, Brigpol ke Bripka 363 personel, Briptu ke Brigpol 26 personel, Bripda ke Briptu 35 personel dan Bhaatu ke Bharaka 36 personel.


Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Share:

Kapolri Ungkap Capaian Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-75

 


JAKARTA - Pada hari ini, Kamis 1 Juli 2021, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merayakan HUT Bhayangkara ke-75. Dalam kesempatan ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara merupakan saat yang tepat untuk melihat kembali capaian Polri yang selama ini telah dilakukan.


"Syukur Alhamdullilah, hasilnya sangat memberikan energi dan semangat untuk terus berubah menjadi lebih baik karena terjadi peningkatan kepercayaan terhadap Polri," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.


Hasil capaian yang baik tersebut, kata Sigit, didasarkan pada hasil survei yang diselenggarakan oleh beberapa lembaga survei nasional yang kredibel pada tahun 2021. Dalam lembaga survei Alvara Strategi Indonesia, tingkat kepercayaan Polri sebesar 86,5 persen meningkat dari tahun sebelumnya (survei dari Litbang Kompas sebesar 70,8 persen). Sedangkan dari tingkat kepuasan terhadap Polri sebesar 82,3 peraen meningkat dari tahun sebelumnya (survei dari Alvara Strategi Indonesia sebesar 78,8 persen).


Dalam lembaga Charta Politika Indonesia,  Polri menduduki peringkat ketiga sebagai lembaga tinggi negara berkinerja paling baik (pada tahun 2018 sampai 2019 Polri menduduki peringkat keempat).


Kemudian peringkat pertama sebagai lembaga penegak hukum berkinerja paling baik (meningkat dari tahun sebelumnya yaitu peringkat ketiga). Menurut Cyrus Network, Polri menduduki peringkat pertama sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya publik mendapatkan nilai sebesar 86,2 persen meningkat dari tahun sebelumnya (survei dari Litbang Kompas sebesar 70,8 persen).


Dalam Litbang Polri, terjadi peningkatan Indeks Kepercayaan Masyarakat (IKM) terhadap Polri di tahun 2021 menjadi 83,14 persen yang merupakan IKM tertinggi sejak tahun 2015. "Peningkatan kepuasan terhadap kinerja dan kepercayaan terhadap Polri ini merupakan kerja keras dari seluruh anggota Polri. Hal ini harus kita syukuri bersama dan mendorong Polri untuk menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini menegaskan capaian Polri selama ini bukan merupakan tujuan akhir, tapi pondasi awal dalam keberlanjutan program Transformasi Menuju Polri yang Presisi. "Ke depan, kita akan terus konsisten dan meningkatkan capaian kinerja agar mampu mengubah potret Polri sesuai dengan harapan masyarakat yaitu menjadi Polri yang dekat dengan masyarakat, sekaligus untuk menjawab perkembangan lingkungan strategis yang semakin cepat dan tidak menentu," katanya.


Untuk mewujudkan harapan tersebut, lanjut Sigit, Polri harus mampu meningkatkan motivasi dan kinerja seluruh personelnya. Salah satu upaya yang telah dilakukan ialah melakukan pemenuhan kesejahteraan personel Polri dengan memberikan perhatian besar seperti dalam program perumahan.


Beberapa waktu yang lalu, Polri telah meluncurkan program 100.000 rumah bagi pegawai negeri pada Polri. Sebanyak 34.491 unit yang terdiri dari 17.400 unit apartemen dan 17.091 unit rumah tapak telah dibangun dan direncanakan selesai pada tahun 2024.


"Program ini akan terus kami lanjutkan hingga seluruh anggota Polri dapat memiliki rumah yang layak. Harapannya personel Polri yang bertugas di lapangan tidak lagi memikirkan keluarga karena kondisi rumah yang kurang layak," ujarnya.


Selanjutnya adalah program kesehatan, dimana harapannya agar personel Polri mendapatkan kualitas layanan kesehatan yang baik. Polri juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Polri beradaptasi, berinovasi, dan mengubah budaya kerja dari dilayani menjadi budaya melayani sehingga dapat mewujudkan pelayanan yang humanis. Hal ini dilakukan dengan meluncurkan 16 layanan berbasis Teknologi Informasi di berbagai layanan kepolisian.


Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Polri yang tersebar di seluruh Indonesia terus berupaya menjadi problem solver bagi setiap permasalahan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui program Polsek sebagai basis resolusi dan realisasi Bhabinkamtibmas sebagai pusat informasi dan problem solver.


"Terdapat 1.063 Polsek (di 343 Polres dan 33 Polda) tidak lagi melakukan penyidikan, melainkan berfokus pada penanganan Harkamtibmas. Kehadiran sosok Polri ditengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat, tidak perlu menggunakan senjata atau penggunaan kekuatan," ucapnya.


Di tengah pandemi COVID-19, mantan Kapolda Banten ini juga menegaskan Polri tidak melupakan tugas pokoknya menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.


Sepanjang tahun 2021, Polri berhasil menggagalkan peredaran gelap 9,7 ton narkoba dan menyelamatkan 39,24 juta generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba. "Tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di negara ini, termasuk anggota Polri yang terlibat di dalamnya, saya ingatkan pilihannya hanya satu pecat dan pidanakan," pungkasnya.


Terkait dengan tindak pidana terorisme, Polri telah berhasil menangani terorisme ditunjukkan pada kasus bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulsel pada hari Minggu, 28 Maret 2021 pukul 10.25 WITA. Pasca kejadian tersebut, Polri secara cepat merespon dengan melakukan penegakan hukum terhadap 108 tersangka di 8 Provinsi (Sulsel, Sulteng, DKI Jakarta, Jabar, NTB, Jatim, Jateng, dan DIY).


"Selama periode Januari sampai Mei 2021, jumlah tindak pidana terorisme yang terjadi di Indonesia sebanyak 6 kejadian dengan 217 tersangka, sebanyak 209 tersangka dalam proses penyidikan dan 8 tersangka dilakukan tindakan tegas terukur (6 meninggal dunia dan 2 bom bunuh diri)," ucapnya.


Lebih lanjut, Sigit juga memaparkan penerapan Restorative Justice dikedepankan dalam penyelesaian perkara untuk menciptakan penegakan hukum berkeadilan. Peningkatan penyelesaian perkara dengan Restorative Justice 64 persen lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.


Hal ini juga diikuti dengan percepatan penyelesaian penanganan berbagai sasus yang menjadi perhatian publik antara lain pungli yang meresahkan masyarakat di Jakarta Utara, kebocoran data BPJS, dan kasus pinjaman online PT. Southeast Century Asia.


"Profesionalisme Penyidik Polri harus dijaga dan dipertahankan dengan tampilan yang tegas namun tetap humanis serta menghormati nilai-nilai Pancasila dan Hak Asasi Manusia," katanya.


Sigit menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan tersebut tidak akan dapat diraih tanpaadanya dukungan dari Bapak Presiden RI dan Bapak Wakil Presiden RI, para pimpinan Lembaga Tinggi Negara, TNI, para pimpinan Kementerian/Lembaga, seluruh anggota MPR / DPR / DPD RI, para mitra kerja, dan seluruh masyarakat. "Oleh karena itu, selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen bangsa yang telah membantu Polri mencapai titik ini," terangnya.


Sebagai Bhayangkara yang tangguh, Polri kata Sigit juga harus melakukan upaya terbaik dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada dalam rangka membantu
penanganan Pandemi Covid-19 melalui pendisiplinan protokol kesehatan 5M, penguatan upaya 3T, penjagaan dan penyekatan, operasi yustisi dan membantu akselerasi program vaksinasi Nasional melalui gerai vaksinasi presisi dan vaksinasi massal. "Besok kita akan memasuki masa PPKM Darurat dan Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Lanjutan di Jawa dan Bali. Persiapkan segera strategi penjagaan dan penyekatan, pendisiplinan protokol kesehatan, dan implementasi lapangan kebijakan pembatasan ini" tutup Sigit.

Share:

Kapolda Jatim Gelar Upacara Pembinaan Tradisi Polri dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-75 Tahun 2021

 


SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Wakapolda Jatim melaksanakan Upacara Pembinaan Tradisi Polri dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-75 Tahun 2021.


Dalam giat itu hadir juga Kajati Jatim, Kabinda, Kepala BNNP, Wakil Gubernur Jatim, Kasdam V Brawijaya, Wakil Ketua DPRD, Daguskamla Koarmada II dan Wakalanti Jatim.


Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di Rupatama Polda Jatim, pada Kamis (1/7/2021) pagi. Pelaksanaan upacara sendiri dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara Virtual. Dengan memperhatikan protokol kesehatan.


Upacara Pembinaan Tradisi Polri Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021, Bapak Presiden RI melaksanakan dialog Interaktif dengan Polda Riau, Polda Metro Jaya, Polda Papua dan Polres Bangkalan.


Dialog Interaktif tersebut membahas terkait perkembangan situasi Kamtibmas dan penanganan Covid-19 masing - masing wilayah.


Usai melaksanakan Upacara Pembinaan Tradisi Polri Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021. Kapolda Jawa Timur bersama Wakapolda Jatim melaksanakan tassyukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021 dengan tema. "Transformasi POLRI yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju.


Kegiatan sendiri dilaksanakan di Gedung Mahameru Polda Jatim. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kapolri yang diawali dengan arahan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sebagai berikut;


1. Terus aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah menangani pandemi Covid-19 melalui sinergi dengan TNI, Dokter dan Tenaga Kesehatan, Aparat Pemda khususnya dinas kesehatan, relawan serta aparat pendukung lainnya dalam menangani Pandemi Covid-19.


2. Jangan lengah menjalankan tugas pokok ditengah Pandemi Covid 19 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.


3. Berpacu menguasai perkembangan teknologi mutakhir dalam menghadapi ancaman terhadap kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang semakin kompleks.


4. Harus bijak, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia dalam menggunakan kewenangan Polri melakukan penangkapan, penahanan, penggeledahan dan penyitaan dan sebagainya.


4. Berwajah ramah dan selalu bersikap melayani masyarakat luas, namun tetap tampil tegas dan tanpa pandang bulu.


5. Menjalankan tugas dan wewenang dengan presisi, akurat, dan merujuk kepada peraturan perundang- undangan serta menunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat.


6. Mengembangkan Sumber Daya Manusia Polri secara transparan dan akuntabel dan mencari karakter yang sesuai dengan tugas-tugas Polri.


7. Memperkuat manajemen dan kelembagaannya dengan membenahi secara komprehensif kebijakan perencanaan, pengorganisasian, penganggaran, serta monitoring dan evaluasi


8. Teruslah bertransformasi menuju Polri yang presisi


Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan tumpeng kepada Personel Polri Termuda dan Tertua serta pemberian penghargaan kepada personil jajaran Polda Jatim yang telah berprestasi dalam hal menjaga kamtibmas di wilayahnya serta satker yang memperoleh penilaian terbaik.

Share:

Polres Ponorogo: Dimasa Pandemi, Upacara HUT Bhayangkara Ke 75 dan Tasyakuran dilaksanakan dengan sederhana

 


Ponorogo, Hari ini Kamis (01/07/2021), Polres Ponorogo dan Polsek jajaran menggelar kegiatan Upacara secara virtual Zoom dan tasyakuran dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 75 bertempat digedung pesat gatra Polres Ponorogo.


Seluruh Polda, Polrestabes, Polres dan Polsek seluruh Indonesia serentak mengikuti kegiatan Upacara HUT Bhayangkara ke 75 yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia dan Kapolri.


Karena masih pada masa Pandemi Covid 19 pelaksanaan Upacara HUT Bhayangkara ke 75 dilaksanakan secara Virtual Zoom dengan tetap menggunakan protokol kesehatan.


Setelah kegiatan Upacara HUT bhayangkara 75 selesai, acara dilanjutkan dengan Tasyakuran yang dilaksanakan secara sederhana bertempat di Aula Polres Ponorogo.


Dalam sambutannya Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa tasyakuran hari ini Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-75 Polres Ponorogo. Karena saat ini masih pada masa pandemi covid 19, Pelaksanaan tasyakuran kita lakukan dengan sederhana Tanpa mengurangi Makna peringatan HUT Bhayangkara ke 75


“Karena saat ini masih pada masa pandemi covid 19, Pelaksanaan tasyakuran kita lakukan dengan sederhana Tanpa mengurangi Makna peringatan HUT Bhayangkara ke 75,” Ujarnya


AKBP Azis juga Mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Inkait yang telah membantu kinerja Polri dalam menjaga situasi kamtibmas wilayah Kab. Ponorogo sehingga terlaksananya program percepatan vaksinasi di wilayah Ponorogo.


“Saya ucapkan terima kasih kepada TNI, Inkait dan seluruh elemen masyarakat yang sudah bersinergi membantu kinerja Kepolisian baik dibidang Harkamtibmas dan Percepatan Vaksinasi,”Ungkapnya


AKBP Azis berharap, semoga covid 19 di Indonesia segera hilang dan dengan hilangnya Covid 19 perekonomian masyarakat semakin mantap.


“Semoga covid 19 di Indonesia segera hilang dan dengan hilangnya Covid 19 perekonomian masyarakat semakin mantap dimana sesuai dengan tema yang diusung HUT Bhayangkara Tahun ini ‘ Tranformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia maju,” Pungkasnya


Kegiatan ini di hadiri oleh dandim 0802 ponorogo letkol. Inf. Mohammad radhi rusin, s.i.p, kajari ponorogo dr. Khunaifi al humami, s.h., m.h., ketua dprd kab. Ponorogo sunarto, s. Pd., wakil bupati ponorogo hj. Lisdyarita, s.h, wakapolres ponorogo kompol meiridiani, s.h., m.h., m.m., ketua pn ponorogo diwakili hakim moh. Bekti wibowo, s.h., m.h., pju polres ponorogo, ketua bhayangkari cabang ponorogo ny. Lina nur aziz beserta pengurus, ketua fkpsb kab. Ponorogo muchib fiqhan, s.h.,m.h., ketua pp polri cab. Ponorogo akbp (purn) kasirun, ketua mui kab. Ponorogo drs. Kh. Ansor m. Rusdi, m. Ag, ketua bamag kab. Ponorogo moreth manuhutu, s. Th.i., kades cekok kec. Babadan diana sukawati, kades plalangan kec. Jenangan ipin herdianto dan kades mojopitu kec. Slahung didik setiawan.


(Arf32)

Share:

Presiden: Penggunaan Kewenangan Polri Harus Didukung oleh Perkembangan Teknologi Mutakhir


Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, Polri harus berpacu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) untuk melawan bentuk-bentuk ancaman terhadap kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.


Saat memberikan amanat dalam Peringatan ke-75 Hari Bhayangkara pada Kamis, 1 Juli 2021, di Istana Negara, Jakarta, Presiden Joko Widodo, mengingatkan bahwa Polri harus menggunakan kewenangannya secara bijak dan bertanggung jawab.


“Polri juga harus berpacu menguasai Iptek agar tidak kalah dengan pelaku kejahatan. Penggunaan kewenangan Polri harus juga didukung oleh perkembangan teknologi mutakhir,” tuturnya.


Selain itu, Indonesia merupakan negara Pancasila, negara demokrasi, dan negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia sehingga Polri dituntut tidak hanya harus tampil tegas dan tanpa pandang bulu, tetapi juga harus tampil sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. 


“Polri juga harus berwajah ramah dan selalu bersifat melayani masyarakat luas. Polri harus presisi dalam menjalankan wewenangnya, harus akurat dalam membuat keputusan, harus merujuk pada peraturan perundang-undangan, dan harus menjunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat,” lanjut Presiden.


Kepala Negara juga mengingatkan agar pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius dan transparan, sehingga karakternya dapat menyesuaikan tugas-tugas Polri dan menguasai perkembangan Iptek terbaru.


“Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius, rekrutmen, pendidikan, dan promosi harus dilakukan secara transparan, dan akuntabel,” jelas Presiden. 


Selain itu, dalam rangka menghadapi tantangan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks, Presiden turut meminta Polri untuk membenahi dan memperkuat manajemen serta kelembagaannya dengan memanfaatkan iptek untuk mendukung Polri yang modern. 


“Polri harus membenahi secara komprehensif kebijakan perencanaan, kebijakan pengorganisasian, kebijakan penganggaran, serta monitoring dan evaluasi. Dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini untuk mendukung Polri yang modern,” tandasnya.


Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Sedangkan para undangan dan peserta lainnya turut mengikuti jalannya acara melalui konferensi video dari sejumlah lokasi di seluruh Indonesia.



Jakarta, 1 Juli 2021

Biro Pers, Media, dan Informasi 

Sekretariat Presiden


Website: https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden

Share:

Definition List

Unordered List

Support