This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 31 Maret 2026

Polresta Malang Kota Sukses Tekan Kriminal Selama Ops Ketupat Semeru 2026

 


 


MALANG KOTA – Kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim menunjukkan tren positif yang signifikan.


Fokus Polresta Malang Kota pada Ops Ketupat Semeru 2026 selain memberikan rasa aman juga meningkatkan pelayan bagi warga.


Berdasarkan hasil evaluasi perbandingan antara Operasi Ketupat Semeru 2025 dan 2026, terjadi penurunan angka kriminalitas yang cukup drastis, meski mobilitas masyarakat di tengah libur panjang Nyepi dan Lebaran tahun ini tergolong tinggi.


Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, memaparkan data komparatif yang menggembirakan. 


Secara umum, jumlah gangguan Kamtibmas mengalami penurunan sebesar 26%, dari 29 kasus di tahun 2025 menjadi 20 kasus pada periode 2026.


Sementara itu kejahatan konvensional turun dari 24 kasus menjadi 16 kasus, atau merosot sekitar 29%.”


“Bahkan, kasus-kasus atensi pimpinan seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), hingga narkotika berhasil ditekan hingga nol kasus atau turun 100% pada periode operasi tahun ini," ujar Kompol Wiwin, Selasa (31/03/2026)


Meskipun durasi waktu terjadinya kejahatan (crime clock) sedikit lebih lama, yakni selisih 4 menit dibandingkan tahun lalu, risiko penduduk terkena kejahatan justru menurun.


Kesuksesan pengamanan ini berkat kolaborasi dan soliditas Polresta Malang Kota dengan tim gabungan yang siaga di setiap Pos Pam serta Pos Pam bersama instansi lintas sektor.


"Terimakasih kepada semua pihak yang turut menjaga Kota Malang sehingga selama Operasi Ketupat Semeru 2026 kita berhasil menekan angka kriminal dan mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia," pungkas Kompol Wiwin. (*)

Share:

Polres Bojonegoro Gandeng PKDI Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

  


BOJONEGORO — Suasana hangat penuh keakraban terasa di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro saat Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi bersilaturahmi dengan pengurus Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (31/3/2026). 


Kegiatan tersebut berlangsung dalam momentum halalbihalal di bulan Syawal 1447 H /2026.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Bojonegoro tak hanya menyampaikan ucapan Idulfitri, tetapi juga mengajak para kepala desa untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.


AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh kepala desa atas peran aktif mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing. 


Menurutnya, keterlibatan kepala desa sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.


Kapolres Bojonegoro menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. 


Oleh karena itu, diperlukan kesadaran serta keikhlasan dari seluruh elemen, baik aparat keamanan, pemerintah, maupun masyarakat untuk saling bekerja sama dan bersinergi.


AKBP Afrian juga menilai organisasi PKDI Kabupaten Bojonegoro sebagai potensi besar yang dimiliki para kepala desa. 


Dengan visi menjadikan kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan yang inovatif dan adaptif, serta misi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dan kemandirian desa, PKDI diharapkan mampu menjadi mitra strategis Polri.


"Dalam pelaksanaan tugas, Polres Bojonegoro turut dibantu oleh fungsi pengamanan swakarsa sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan,"ungkapnya.


Melalui kolaborasi tersebut, Polres Bojonegoro Polda Jatim berharap dapat memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).


Lebih lanjut, Kapolres Bojonegoro mengimbau pengurus PKDI untuk turut serta mensosialisasikan layanan berbasis digital, seperti aplikasi “Matur Pak Kapolres” dan Call Center 110 bebas pulsa.


"Ini guna mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun pengaduan," tambah AKBP Afrian.


Sementara itu, Ketua PKDI Kabupaten Bojonegoro K.R.A.T Sudawam menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Bojonegoro. 


Sudawam juga menegaskan bahwa PKDI siap menerima arahan dan petunjuk dari Kapolres Bojonegoro demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Bojonegoro, para pejabat utama (PJU), serta jajaran pengurus PKDI Kabupaten Bojonegoro. (*)

Share:

Dari London hingga Seoul, Rasa Bhayangkara Nusantara Menembus Dunia Perjalanan Global Buku MBG Polri Perkuat Gastrodiplomasi Indonesia

  


Jakarta — Perjalanan internasional buku Rasa Bhayangkara Nusantara atau Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah menjangkau Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Jepang, kini buku tersebut resmi hadir di Korea Selatan sebagai bagian dari ekspansi diplomasi budaya Indonesia di kawasan Asia.


Kehadiran buku ini di Korea Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaian perjalanan global yang sebelumnya dibawa oleh Dirgayuza Setiawan, B.Med.Sc., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan berkolaborasi dengan Wakapolri Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke berbagai penjuru dunia dalam setiap lawatan internasionalnya, termasuk London, forum World Economic Forum di Davos, Washington D.C., hingga Jeddah, serta penguatan diplomasi di Kedutaan Besar Jepang. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menekankan bahwa perjalanan global buku ini merupakan bagian dari strategi besar diplomasi Indonesia.


“Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Jepang hingga Korea Selatan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendekatan baru dalam diplomasi—melalui gastrodiplomasi yang menggabungkan kebijakan, budaya, dan nilai kemanusiaan. Buku ini kami tulis bersama sebagai kontribusi nyata untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” tegas Wakapolri.


Perkembangan terbaru ini dilanjutkan oleh Dirgayuza Setiawan yang membawa semangat gastrodiplomasi Indonesia ke Korea Selatan melalui pemberian buku terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Dalam momentum tersebut, Dirgayuza menyampaikan langsung:


“Hari ini saya memberikan buku Taste of Nusantara dan Pangan Biru MBG kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Bapak Cecep. Bapak Cecep merupakan duta besar yang sangat menaruh perhatian terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam hal apa saja yang dapat kita pelajari dari implementasi MBG di Korea Selatan.”


Buku tersebut diserahkan kepada Cecep Herawan, S.H., M.H., diplomat senior Indonesia yang menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Korea Selatan di Seoul, yang dikenal aktif mendorong penguatan kerja sama Indonesia–Korea Selatan, termasuk dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan kebijakan publik.


Dirgayuza menjelaskan bahwa Korea Selatan telah lebih dahulu menjalankan program serupa dengan skala nasional.


“Setiap tahunnya, Korea Selatan mengalokasikan anggaran sekitar 80 triliun rupiah dan membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun untuk menerapkan MBG secara nasional. Di Korea, MBG telah menjadi bagian dari kultur bangsa, bahkan ditampilkan dalam berbagai acara televisi yang menunjukkan peran dapur sekolah dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa.”


Menurutnya, proses implementasi di Korea membutuhkan waktu panjang karena menggunakan sistem dapur langsung di sekolah, yang pengembangannya dilakukan secara bertahap dan terstruktur.


“Dengan adanya buku ini, kami berharap dapat meningkatkan diplomasi kuliner antara Indonesia dan Korea Selatan, di mana kedua negara sama-sama menjalankan kebijakan MBG nasional bagi seluruh anak sekolah,” tambahnya.


Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara kini membentuk lintasan diplomasi global yang kuat:

London – Penguatan diplomasi kultural Indonesia di Eropa

Davos – Hadir dalam forum World Economic Forum sebagai showcase kebijakan berbasis budaya

Washington D.C. – Mendukung diplomasi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto

Jeddah – Memperluas pengaruh di kawasan Timur Tengah

Kedutaan Besar Jepang – Memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Jepang

Korea Selatan – Menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran implementasi MBG secara global


Setiap titik perjalanan mempertegas bahwa buku ini bukan sekadar karya kuliner, melainkan instrumen komunikasi kebijakan Indonesia kepada masyarakat dunia.


Buku Rasa Bhayangkara Nusantara ditulis bersama oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dan Dirgayuza Setiawan.


Dirgayuza menegaskan: “Buku Rasa Bhayangkara Nusantara kami hadirkan sebagai jembatan komunikasi kebijakan Indonesia kepada dunia, agar dapat dipahami melalui bahasa budaya yang universal.”


Gastrodiplomasi sebagai Wajah Baru Indonesia


Rasa Bhayangkara Nusantara memuat 80 menu bergizi dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus merepresentasikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan prioritas nasional.


Kini, dari London hingga Seoul, buku ini terus bergerak melintasi batas geografis dan diplomatik, membawa pesan Indonesia kepada dunia: bahwa kebijakan strategis dapat dikomunikasikan melalui budaya, bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, serta bahwa gastrodiplomasi menjadi bagian integral dan selaras dengan diplomasi bangsa.


Hal ini sebagai wujud nyata bahwa Polri, bersama pemerintah, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membawa inovasi, kebijakan, dan identitas bangsa Indonesia ke panggung global.

Share:

Polsek Sambit Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi 3C dan Laka Lantas di Jalur Mudik

  

Ponorogo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Sambit melaksanakan kegiatan patroli Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Selasa (31/3/2026) mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tindak pidana 3C (curas, curat, curanmor), pelanggaran lalu lintas, serta kecelakaan di wilayah hukum Polsek Sambit.


Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah desa, di antaranya Desa Bulu, Sambit, Besuki, Wilangan, Kemuning, dan Bancangan. Sasaran utama meliputi objek vital serta aktivitas masyarakat di berbagai titik strategis. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan di jalur rawan kecelakaan dan arus mudik guna mengantisipasi kemacetan maupun tindak kejahatan. Selain itu, patroli juga menyasar pertokoan, swalayan, pemukiman penduduk, serta SPBU dengan memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat dan pelaku usaha meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas.


Kapolsek Sambit, AKP Baderi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Kami terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan hal mencurigakan dan situasi wilayah terpantau aman serta terkendali.

Share:

 

Ponorogo – Dalam upaya membentuk generasi muda yang sehat dan berkarakter, Polsek Ponorogo melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkotika kepada para siswa Sekolah Rakyat Ponorogo, Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo dan mendapat antusiasme dari para siswa serta tenaga pengajar.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Waka Polsek Ponorogo, Kanit Binmas, anggota Polsek Ponorogo, serta para guru dan pengasuh Sekolah Rakyat. Kehadiran aparat kepolisian ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkotika.


Dalam penyampaian materi, petugas memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba serta dampaknya terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda. Selain itu, siswa juga diberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) guna menanamkan kedisiplinan, serta pembinaan karakter agar lebih tertib dalam kegiatan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan ibadah seperti salat magrib.


Kapolsek Ponorogo, AKP Catur Juli Hernawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih memahami pentingnya menjauhi narkoba serta memiliki kedisiplinan yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Share:

Polres Bondowoso Pantau Bapokting Jaga Stabilitas Harga Pascalebaran

  



BONDOWOSO - Komitmen Polres Bondowoso Polda Jawa Timur menjaga stabilitas pangan pascalebaran Idul Fitri terus dilakukan.


Kali ini Satgas Pangan Polres Bondowoso bersama instansi terkait, melakukan pengawasan dengan turun langsung ke pasar induk di Bondowoso, Selasa (31/3/26).


Pengawasan intensif ini difokuskan pada harga, ketersediaan, serta kualitas bahan pokok penting (Bapokting) guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara aman dan terjangkau pascalebaran.


Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, S.H., M.H mengatakan,Tim melakukan pemantauan menyeluruh terhadap sejumlah komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, telur, serta kebutuhan pokok lainnya. 


"Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga, kelangkaan barang, hingga potensi penyimpangan distribusi pascaperayaan hari besar keagamaan," kata Iptu Wawan.


Kasat Reskrim Polres Bondowoso, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara serius dan berkelanjutan guna melindungi masyarakat dari praktik curang di sektor perdagangan. 


“Kami memastikan tidak ada penimbunan, permainan harga, maupun peredaran bahan pokok yang tidak sesuai standar dari menjelang hingga pascalebaran," terang Iptu Wawan.


Ia mengimbau semua pihak pelaku usaha khususnya bapokting, untuk mematuhi aturan demi menjaga stabilitas ekonomi daerah.


Di lokasi terpisah, Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. 


“Kami ingin memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, harga tetap terkendali, dan masyarakat merasa aman dalam memenuhi kebutuhan sehari hari,”tegas AKBP Aryo.


Pengawasan terpadu ini tidak hanya bertujuan menjaga kestabilan pasar, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat setelah merayakan Idul Fitri. 


"Dengan ketersediaan bahan pokok yang terjaga dan harga yang stabil, diharapkan roda perekonomian di Bondowoso tetap bergerak secara sehat," ungkapnya.


Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata sinergi antar instansi dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam melindungi kepentingan publik. (*)

Share:

Tahap II Kasus Judi Online Dilaksanakan, Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar ke Jaksa

  


Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melaksanakan Tahap II penanganan kasus perjudian daring dengan menyerahkan lima tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/3).


Penyerahan ini menandai bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap untuk dilanjutkan ke tahap penuntutan di pengadilan. Dalam proses tersebut, JPU Murari Azis secara resmi menerima para tersangka dan barang bukti dari penyidik.


Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Prakoso, menjelaskan bahwa Tahap II ini merupakan bagian penting dari rangkaian penegakan hukum terhadap praktik perjudian daring yang telah diungkap sebelumnya.


“Pelaksanaan Tahap II ini menunjukkan bahwa proses penyidikan telah berjalan secara profesional dan dinyatakan lengkap. Selanjutnya, penanganan perkara menjadi kewenangan Jaksa Penuntut Umum untuk dibawa ke persidangan,” ujar Kombes Rizki.


Dalam penyerahan tersebut, penyidik turut menyerahkan berbagai barang bukti, termasuk uang tunai yang diduga berasal dari aktivitas perjudian daring dengan nilai mencapai sekitar Rp55 miliar. Nilai tersebut mencerminkan besarnya skala jaringan perjudian yang berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum.


Sementara itu, JPU Murari Azis menyatakan bahwa pihaknya telah menerima seluruh tersangka dan barang bukti, serta siap melanjutkan proses hukum ke tahap berikutnya.


“Kami telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik. Selanjutnya, kami akan mempelajari secara menyeluruh dan segera melimpahkan perkara ini ke pengadilan untuk proses penuntutan,” ungkap Murari.


Seluruh tersangka kini berada dalam tanggung jawab JPU untuk proses hukum lebih lanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Perkara ini terkait dugaan tindak pidana perjudian sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.


Kombes Rizki menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kejaksaan guna memastikan kelancaran proses hukum hingga tahap persidangan. Ia juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas praktik perjudian daring secara tegas dan berkelanjutan.


“Bareskrim Polri berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan siber, termasuk perjudian online, serta memastikan seluruh proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum,” tegasnya.


Saat ini, jadwal persidangan masih menunggu penetapan dari pengadilan. Sementara itu, penyidik memastikan akan terus mendukung proses penuntutan dengan melengkapi kebutuhan yang diperlukan oleh jaksa.

Share:

Buron Interpol Asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali

  


Denpasar – Aparat kepolisian Indonesia berhasil mengamankan seorang warga negara Inggris, Steven Lyons (45), yang masuk dalam daftar buronan internasional. Ia diketahui terlibat dalam berbagai aktivitas kejahatan lintas negara.


Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, Polda Bali, dan pihak Imigrasi di Bandara Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 11.58 Wita, tak lama setelah yang bersangkutan tiba di Indonesia.


Sekretaris NCB-Interpol Indonesia, Brigjen Pol. Untung Widiyatmoko, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama intelijen internasional yang berjalan cepat dan akurat.


“Keberhasilan ini berawal dari pertukaran informasi intelijen yang cepat dan presisi. NCB Interpol Indonesia menerima pemberitahuan dari NCB Abu Dhabi terkait pergerakan subjek red notice yang tengah menuju Indonesia. Berdasarkan informasi tersebut, Divhubinter Polri segera mengambil langkah pencegatan dan berkoordinasi intensif dengan Polda Bali serta Imigrasi,” ujarnya, Selasa (31/3).


Steven Lyons tercatat dalam daftar Red Notice Interpol dengan nomor A-4908/3-2026 yang diterbitkan pada 26 Maret 2026. Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi gabungan internasional bertajuk “Operasi Armourum” yang melibatkan otoritas penegak hukum dari Spanyol dan Skotlandia, termasuk Guardia Civil dan Police Scotland.


Lyons diketahui merupakan pimpinan dari jaringan kejahatan terorganisasi “Lyons Crime Family” yang berbasis di Skotlandia. Kelompok ini diduga kuat mengendalikan jaringan pencucian uang dan peredaran narkotika dalam skala besar dari Spanyol menuju Inggris Raya.


Sehari sebelum penangkapan Lyons di Indonesia, aparat penegak hukum di Eropa telah lebih dulu melakukan operasi serentak yang berhasil mengamankan puluhan anggota jaringan tersebut, yakni 33 orang di Skotlandia dan 12 orang di Spanyol.


Sementara itu, Lyons terdeteksi melarikan diri ke Indonesia dan tiba di Bali pada 28 Maret 2026. Berkat informasi Red Notice yang telah diterima sebelumnya, pihak Imigrasi langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat hingga akhirnya yang bersangkutan dapat diamankan tanpa perlawanan.


Brigjen Pol. Untung menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam mendukung upaya pemberantasan kejahatan transnasional.


“Penangkapan ini bukan hanya keberhasilan operasional, tetapi juga pesan tegas bahwa Indonesia tidak menjadi tempat aman bagi pelaku kejahatan terorganisasi internasional,” tegasnya.


Saat ini, otoritas Indonesia telah memutuskan untuk segera mendeportasi Lyons agar dapat menjalani proses hukum di Eropa. Untuk mendukung proses tersebut, Polri juga memfasilitasi kedatangan dua perwira dari Guardia Civil Spanyol yang tiba di Bali pada Senin (30/3) sore guna berkoordinasi terkait teknis pemulangan tersangka.

Share:

Polres Ponorogo Gelar Zoom Meeting Pakta Integritas Penerimaan Calon Anggota Polri Terpadu TA 2026

  


Ponorogo – Polres Ponorogo mengikuti kegiatan zoom meeting dalam rangka pengucapan dan penandatanganan Pakta Integritas penerimaan calon anggota Polri terpadu Tahun Anggaran 2026, Selasa (31/3/2026) bertempat di Aula Wengker Polres Ponorogo. Kegiatan ini diikuti oleh panitia penerimaan Polres jajaran , para calon siswa (casis), serta perwakilan orang tua, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan proses rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.


Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pengucapan serta penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pihak terkait. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan dari Karo SDM Polda Jawa Timur yang disampaikan secara virtual, serta arahan dari Kapolres Ponorogo dan Kabag SDM Polres Ponorogo. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat.


Kabag SDM Polres Ponorogo Kompol Suwito, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pakta integritas ini merupakan bentuk kesungguhan seluruh pihak dalam menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung. Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas tinggi.


Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan penerimaan anggota Polri harus bebas dari praktik KKN serta mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). “Kami berkomitmen untuk melaksanakan proses seleksi secara profesional dan terbuka. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan, sehingga diharapkan seluruh casis dapat mengikuti tahapan dengan percaya diri dan kemampuan sendiri,” tegasnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar.

Share:

Senin, 30 Maret 2026

Komisi III DPR RI Beri Penghargaan ke Kapolres Metro Bekasi atas keberhasilan mengawal konflik antara Warga dengan Pengembang secara damai.

  


Jakarta — Komisi III DPR RI memberikan penghargaan kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH beserta Jajarannya atas Dedikasi dan kinerjanya dalam mengawal penyelesaian permasalahan yang terjadi antara warga dan pengembang di Cluster Vasana Neo Vasana Harapan Indah kota Bekasi.


Sebagai bentuk apresiasi, Komisi III DPR RI memberikan penghargaan Aryasêvā Sammāna Nusantara, yang dimaknai sebagai penghargaan atas pengabdian yang mulia kepada Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH.


Penghargaan tersebut disampaikan secara khusus oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, SH. MH yang disaksikan oleh segenap anggota Komisi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi III DPR RI pada Senin (30/3/2026), dengan menghadirkan Kapolres Metro Bekasi, PT Hasana Damai Putra (selaku pengembang) serta perwakilan warga.


Dalam kesimpulan rapat, Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K, SH beserta jajaran yang dinilai berhasil mengawal proses perdamaian secara kekeluargaan antara para pihak yang bersengketa.


Komisi III DPR menilai langkah-langkah yang dilakukan kepolisian khususnya Jajaran Polres Metro Bekasi yang mampu menjaga situasi tetap kondusif dan terkendali sekaligus mendorong tercapainya kesepakatan bersama secara kekeluargaan antara warga dan pihak pengembang.


Tak hanya itu, keberhasilan atas mediasi tersebut juga dinilai sebagai wujud komitmen Polri dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat khususnya dalam penyelesaian permasalahan secara Humanis dan Berkeadilan.


Selain itu Komisi III DPR RI juga mengapresiasi dengan tercapainya kesepakatan perdamaian antara warga dengan pihak pengembang PT. Hasana Damai Putra, dimana hal ini merupakan bukti bahwa pendekatan dialog dan mediasi yang dikawal oleh pihak kepolisian dapat menghasilkan solusi yang konstruktif dan Konkret.


Terakhir, Komisi III DPR RI berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi aparat kepolisian lainnya dalam menyelesaikan konflik sosial ditengah masyarakat dengan pendekatan dialog dan humanis.

Share:

Jaga Nadi Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Pengamanan ‘Strong Point’ dan Patroli Dialogis di Titik Vital Jakarta

  


JAKARTA – Guna memastikan denyut aktivitas masyarakat di pusat Jakarta berjalan aman dan tertib, Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan puluhan personel Detasemen Perintis untuk melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (30/03/2026).


Sejak pukul 05.00 WIB, sebanyak 70 personel di bawah pimpinan AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., telah disiagakan di tiga titik strategis, yakni Bundaran HI, Monas, dan kawasan sejarah Kota Tua. Kehadiran personel Polri ini bertujuan utama menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).


“Kami hadir lebih awal untuk memastikan masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari merasa tenang. Fokus kami adalah pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kepadatan serta melakukan pengamanan preventif,” ujar perwakilan Detasemen Perintis dalam laporannya.


Pendekatan Humanis Melalui Patroli Dialogis


Tak sekadar mengatur jalan, pada pukul 08.30 WIB, personel di lapangan juga masif melakukan Patroli Dialogis. Petugas tampak berinteraksi langsung dengan pengguna jalan, wisatawan, dan warga sekitar untuk memberikan imbauan Kamtibmas secara humanis.


Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan serta membangun komunikasi yang erat antara Polri dan masyarakat. Hasilnya, hingga kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB, situasi di tiga kawasan utama tersebut terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa ada kejadian menonjol.


Meski sempat terkendala dinamika cuaca dan lonjakan volume kendaraan di jam sibuk, dedikasi personel di lapangan memastikan arus kendaraan tetap mengalir tanpa hambatan berarti.


Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Baharkam Polri melalui semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", di mana kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan yang memberikan rasa aman secara nyata.

Share:

Polres Pasuruan Pantau Pasar Pastikan Stok Pangan Aman Pascalebaran

  


PASURUAN — Polres Pasuruan Polda Jatim melalui Satgas Pangan memastikan kondisi stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Pemantauan harga dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama instansi terkait dengan menyasar pedagang bahan pokok di pasar utama Bangil, Senin (30/3/26).


Dari hasil pengecekan, harga cabai rawit merah turun dari Rp68.000 menjadi Rp58.000 per kilogram. 


Cabai rawit hijau juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp32.500 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar justru naik dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.


Untuk komoditas lain, bawang merah terpantau stabil di angka Rp34.500 per kilogram, sedangkan kacang hijau mengalami kenaikan tipis dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.


Kanit II Pidek Satreskrim Polres Pasuruan, IPDA Eko Hadi Saputro, mengatakan penurunan harga cabai dipengaruhi mulai stabilnya distribusi pasokan dari daerah sentra produksi pasca-Lebaran.


“Pasca-Lebaran pasokan cabai mulai stabil sehingga harga berangsur turun, terutama cabai rawit merah dan hijau. Untuk komoditas lain masih relatif aman dan terkendali,” ujarnya.


Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional Bangil dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas tertentu.


Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan distributor agar menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.


Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat.


“Kita Pantau terus, agar harga pangan dan stok stabil, hingga tidak membebani masyarakat,” tegasnya.


Pengawasan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga akibat cuaca maupun dinamika pasokan dari daerah penghasil. (*)

Share:

Polsek Ngrayun Gelar Patroli KRYD Presisi, Antisipasi 3C dan Potensi Bencana Alam

 

Ponorogo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Ngrayun melaksanakan kegiatan patroli Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Presisi pada Senin (30/3/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngrayun AKP Joko Triyono, S.H bersama anggota dengan fokus mengantisipasi tindak pidana 3C, gangguan kamtibmas, serta potensi bencana alam di wilayah hukum Polsek Ngrayun.


Patroli menyasar sejumlah wilayah, di antaranya Desa Selur, Temon, Baosan Lor, Mrayan, Binade, hingga Desa Ngrayun. Adapun sasaran kegiatan meliputi pemukiman warga, perbankan dan ATM, perkantoran/objek vital, pertokoan, lokasi rawan 3C, hingga titik keramaian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan pendekatan dialogis dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat serta pelaku usaha agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan.


Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada petugas keamanan Bank BRI agar lebih waspada terhadap tindak kriminal, serta mengingatkan pemilik toko untuk berhati-hati terhadap berbagai modus kejahatan. Kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah dekat hutan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor. Tidak hanya itu, warga juga diajak untuk mengaktifkan kembali siskamling guna menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.


Dalam aspek keselamatan berlalu lintas, petugas turut mengingatkan pengendara agar mematuhi peraturan lalu lintas serta tidak menggunakan knalpot brong yang melanggar aturan dan mengganggu ketertiban umum. Kapolsek Ngrayun AKP Joko Triyono, S.H menegaskan bahwa patroli KRYD Presisi ini merupakan langkah preventif dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. “Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk bencana alam,” ungkapnya.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Ngrayun terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Share:

Polsek Babadan Gelar Patroli Kewilayahan, Antisipasi 3C dan Jaga Kondusifitas Wilayah

  

Ponorogo – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Babadan melaksanakan kegiatan patroli kewilayahan pada Senin (30/3/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, curas, curanmor) serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Babadan.


Kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh Aiptu Tb. Santoso dan Bripka Afik Afandi tersebut menyusuri sejumlah desa, di antaranya Desa Babadan, Cekok, Japan, Gupolo, Bareng, Ngunut, Polorejo, Sukosari, Trisono, hingga Purwosari. Adapun sasaran patroli meliputi SPBU, terminal, perkantoran, perbankan, pertokoan, serta pemukiman penduduk yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.


Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan wilayah, namun juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan guna menjaga kelancaran aktivitas masyarakat. Selain itu, patroli dialogis juga dilakukan dengan warga setempat, dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.


Kapolsek Babadan AKP Yudha Setiawan, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan patroli kewilayahan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.


Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polsek Babadan terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Share:

Polres Probolinggo Beri Bantuan Pipa Air Bersih Pascalongsor di Lumbang

  

PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur memberikan bantuan pipa air bersih untuk warga di Desa Lumbang, pascalongsor yang merusak jembatan penghubung antar wilayah pada Sabtu (28/3/2026) dini hari.


Imbas Jembatan longsor tak hanya berdampak pada akses transportasi, namun juga mengganggu saluran distribusi air bersih warga masyarakat setempat.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan pihaknya bersama dengan pemerintah setempat telah melakukan penanganan awal,dengan memasang Police Line dan perbaikan pipa saluran air bersih.


"Penanganan awal sudah kami lakukan berkolaborasi dengan instansi terkait termasuk perbaikan pipa saluran air bersih yang menjadi kebutuhan warga tiap hari," kata AKBP Latif, Senin (30/3/26).


Hal itu kata AKBP Latif sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dalam hal ini air bersih.


Selain bergotong royong memperbaiki pipa saluran air yang rusak, Polres Probolinggo Polda Jatim juga memberikan bantuan pipa baru.


AKBP Latif mengatakan kebutuhan pipa untuk mendukung percepatan perbaikan saluran air bersih.


Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak bencana.


“Kami berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan sehingga kebutuhan air bersih warga dapat kembali terpenuhi,”ujar AKBP Latif. 


Ia mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil.


Salah satu warga mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian. 


"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak polisi yang telah turun langsung membantu kami. Kehadiran mereka sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi sulit seperti ini. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dengan baik", ungkap Usman. (*)

Share:

Polres Mojokerto Kota Amankan Pelaku Pencabulan di Dawarblandong

 

KOTA MOJOKERTO - Satreskrim Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengamankan seorang laki-laki berinisial SAGP (27), warga Kecamatan Dawarblandong, Kab. Mojokerto, Jumat, (27/03/2026) pekan lalu.


SAGP diamankan Polisi atas dugaan tindak pidana pencabulan Serta Kekerasan dan Pengancaman yang dilakukan pada tahun 2024.


Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto S.H., S.I.K. M.H. melalui Kasihumas Ipda Jinarwan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula pada tahun 2024 atas laporan dari pihak korban berinisial S yang saat itu berusia 16 tahun. 


Korban mengaku telah disetubuhi 4 kali oleh tersangka di rumah korban saat tidak ada orang. 


Kejadian persetubuhan yang pertama, korban dirayu tersangka dijanjikan akan dinikahi kemudian persetubuhan kedua sampai yang keempat korban diancam oleh tersangka akan disebarkan video persetubuhannya.


"Tersangka juga melakukan kekerasan kepada korban dengan cara mencekik leher dan mendorong korban sampai jatuh. Serta tersangka juga pernah mengancam korban dengan menancapkan pisau di atas kasur,”kata Ipda Jinarwan, Senin (30/3/26).


Tidak hanya itu, tersangka juga mengirim voice note WA yang berisi ancaman kepada korban akan dilakukan kekerasan terhadap korban jika putus dengan tersangka. 


"Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Ipda Jinarwan.


Barang bukti yang diamankan berupa satu buah flash disk berisi foto luka bekas cekikan, foto kasur bekas tancapan pisau, 1 (satu) buah pisau, serta beberapan pakaian korban saat mengalami pencabulan. 


Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan atau ayat (2) Jo Pasal 76D dan atau pasal 82 ayat  (1) Jo Pasal 76E dan atau Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 335 KUHP dan atau pasal 473 ayat (1) dan ayat (2) huruf b dan atau pasal 415 huruf b dan atau pasal 448 ayat (1) huruf a KUHP UU No. 1 tahun 2023 tentang persetubuhan terhadap anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun 3 bulan. 


Serta, Pasal 80 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.


Polres Mojokerto Kota Kembali menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana serupa. (*)

Share:

Wakapolri Tinjau Langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

  


SEMARANG — Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melaksanakan peninjauan langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua pada pukul 13.00 WIB di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. serta As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si.


Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan seleksi yang menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST). Metode ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berbasis standar nasional dan internasional.


Sebanyak 399 siswa terbaik dari 28 provinsi tercatat mengikuti seleksi terpusat ini. Seluruh peserta telah diterima oleh panitia dari Rowatpers SSDM Polri dan difasilitasi penginapan di Mess Werving Akpol guna memastikan kesiapan optimal selama proses seleksi berlangsung.


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) terus memperkuat kolaborasi strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas dan sistem seleksi berbasis meritokrasi. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia yang berdaya saing global.


Sebagai mitra strategis, YPKBI berperan aktif dalam perancangan sistem seleksi, penguatan standar pendidikan, serta pengembangan kurikulum berorientasi global yang menekankan keseimbangan antara keunggulan akademik, karakter, dan kepemimpinan.


Pada hari pelaksanaan yang ditinjau, peserta mengikuti rangkaian ujian yang meliputi:

Ujian IELTS Prediction Test

Ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains


Secara keseluruhan, seleksi tingkat pusat ini berlangsung selama lima hari dengan tahapan sebagai berikut:

Hari Pertama: Orientasi lingkungan, webinar, serta pengecekan perangkat dan jaringan

Hari Kedua: Screening psikologi, simulasi IELTS, tes NST, serta tes MMPI dan PMK

Hari Ketiga & Keempat: Tes kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan (rikkes), seminar kebangsaan, serta wawancara psikologi

Hari Kelima: Wawancara akhir dan Leaderless Group Discussion (LGD)


Seleksi ini merupakan lanjutan dari proses panjang yang sebelumnya diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Dari sekitar 3.000 peserta pada tahap awal, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II, hingga akhirnya tersaring menjadi 400 peserta terbaik nasional yang melaju ke tahap seleksi terpusat.


Wakapolri menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan potensi kepemimpinan peserta. Sistem yang diterapkan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.


“Seleksi ini adalah bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul bangsa. Polri berkomitmen menghadirkan proses yang adil, transparan, dan berbasis meritokrasi, sehingga mampu menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia,” tegas Wakapolri.


Melalui proses seleksi yang ketat ini, nantinya akan dipilih sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa kepemimpinan global.


Polri menegaskan bahwa penyelenggaraan seleksi ini merupakan langkah konkret dalam penguatan SDM unggul yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Share:

Polres Ponorogo Respons Cepat Bantu Warga Terdampak Rumah Roboh di Sooko

  

Ponorogo – Jajaran Polres Ponorogo menunjukkan respons cepat dalam membantu warga yang terdampak musibah rumah roboh di Dukuh Sombro, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Senin (30/3/2026). Melalui keterlibatan langsung personel di lapangan, Polres Ponorogo hadir memberikan bantuan kemanusiaan dengan melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan dapur milik Mbah Saminah yang roboh akibat kejadian pada Minggu malam sebelumnya.

Kegiatan kerja bakti tersebut melibatkan personel Polsek Sooko bersama anggota Sihumas Polres Ponorogo yang turut hadir di lokasi dan berinteraksi langsung dengan warga. Kehadiran aparat kepolisian ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena dinilai sigap dan peduli dalam membantu kesulitan warga yang tertimpa musibah.

Kapolres Ponorogo Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa Polres Ponorogo akan selalu hadir dalam setiap situasi yang membutuhkan kehadiran Polri. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan. Kehadiran kami di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta membantu meringankan kesulitan warga,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Share:

Polresta Sidoarjo Optimalkan Swasembada Pangan, Dampingi Petani Jagung di Krembung

  


SIDOARJO - Upaya mewujudkan swasembada pangan terus digencarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing melalui jajaran di wilayah. 


Salah satunya dilakukan Polsek Krembung dengan turun langsung mendampingi petani jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.


Pada Senin (30/3/2026), Kanit Binmas Polsek Krembung Aiptu Adin melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan Desa Tanjekwager, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. 


Lahan jagung yang dikelola oleh BUMDes Tanjekwager tersebut menjadi salah satu titik pengembangan program P2B (Pekarangan Pangan Bergizi) di Kabupaten Sidoarjo. 


Dalam kegiatan itu, petugas turut berkoordinasi dengan kepala desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, serta para petani setempat.


Kanit Binmas Polsek Krembung Aiptu Adin menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan secara berkala untuk memastikan tanaman jagung tumbuh optimal.


“Kami melakukan pemantauan, pendampingan, hingga perawatan seperti pemupukan secara rutin. Harapannya, hasil panen bisa maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelasnya.


Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.


“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat, termasuk para petani. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan hasil pertanian meningkat dan mampu mendukung swasembada pangan,” ujarnya.


Selain itu, bantuan dan pendampingan yang diberikan juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap petani. 


Program “Polisi Cinta Petani” diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


Dengan langkah ini, Polresta Sidoarjo Polda Jatim optimistis swasembada pangan di wilayah Kabupaten Sidoarjo dapat terus meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. (*)

Share:

Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong Transformasi SDM dari Reaktif ke Proaktif

  


Semarang, 30 Maret 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.


Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.


Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.


Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.


“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.


Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial


Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.


Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:

1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.

2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.

3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.


Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.


Adapun dampak yang diharapkan antara lain:

Penguatan integritas dan komitmen moral

Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata

Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial

Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif


Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.


Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.


Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.


Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.


Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Share:

Minggu, 29 Maret 2026

Pagdam Jaya Dijabat Letjen, Lemkapi Usul Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat Komjen

  


JAKARTA - Jabatan Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) resmi diduduki perwira tinggi (Pati) Bintang Tiga atau Letjen TNI. Promosi dan kenaikan pangkat tersebut semestinya juga dilakukan di Polda Metro Jaya.


Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengapresiasi promosi jabatan tersebut mengingat tugas dan tanggung jawab yang besar.


"Kami melihat promosi pangkat untuk bintang tiga sekelas Pangdam Jaya bagus. Kenaikan pangkat itu sesuai dengan besarnya tugas dan tanggung jawab seorang Pangdam Jaya yang mengamankan Ibu Kota negara seperti Jakarta," katanya, Jumat (27/3/2026).


Berdasarkan kajian akademik yang dilakukannya, kata Edi, job bintang tiga itu idealnya bukan hanya Pangdam Jaya tapi juga Kapolda Metro Jaya. 


Sebab, tugas dan tanggung jawab yang diembannya cukup besar yakni mengamankan Ibu Kota Jakarta.


Dengan demikian, untuk jabatan Wakapolda juga sudah semestinya mengikuti naik jadi bintang dua ( Irjen ).


Begitu pula untuk jabatan Kasatker dari yang awal dijabat Komisaris Besar ( Kombes) menjadi Brigjen ( bintang satu).


Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini mengungkap tidak sedikit Ibu Kota negara yang Kapoldanya berpangkat bintang tiga di dunia. 


Contoh yang nyata adalah Kapolda di Tokyo, Jepang, kemudian Bejing, China, hingga Kapolda New York, Amerika Serikat yang pangkatnya setara dengan bintang tiga.


"Promosi untuk kenaikan pangkat Pangdam Jaya dari bintang dua menjadi bintang tiga kita dukung dan beri apresiasi," kata penulis buku Hukum Kepolisian dan Politik Hukum Kepolisian ini. 


Seperti diketahui, jabatan Pangdam Jaya resmi dijabat oleh perwira tinggi (Pati) TNI bintang tiga. Dengan demikian, Pangdam Jaya mendapat kenaikan pangkat menjadi Letjen TNI Deddy Suryadi.


Proses pelantikan kenaikan pangkat ini dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis 26 Maret 2026. (*)

Share:

Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital Serta Transparansi dan Akuntabilitas Aset Sitaan

  


Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terus memperkuat penanganan kasus perjudian daring yang telah memasuki tahap lanjutan pasca berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21). 


Dalam pengungkapan tersebut, patroli siber yang dilakukan secara intensif berhasil mengidentifikasi 21 website yang terafiliasi dalam satu jaringan. Modus operandi yang digunakan menunjukkan sistem yang terorganisir, mulai dari operasional platform hingga pengelolaan aliran dana melalui berbagai rekening dan perusahaan serta penggunaan fasilitas pembayaran digital atau payment gateway


Saat ini banyak pendapat dari berbagai kalangan yang menyatakan bahwa penguatan pengawasan terhadap payment gateway menjadi langkah strategis dalam memutus rantai kejahatan siber. Tidak hanya sebagai sarana transaksi, platform pembayaran kerap dijadikan titik krusial dalam mengelola dan mendistribusikan dana hasil tindak pidana, termasuk judi online, penipuan digital, dan skema investasi ilegal.


Pandangan tersebut sejalan dengan pendekatan follow the money yang disampaikan oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, yang menekankan bahwa penelusuran aliran dana menjadi kunci utama dalam mengungkap kejahatan keuangan, termasuk praktik judi online yang memanfaatkan berbagai instrumen pembayaran digital.


Lebih lanjut, PPATK dalam berbagai analisisnya menegaskan bahwa sistem pembayaran digital kerap dimanfaatkan sebagai sarana utama dalam praktik judi online, penipuan (scam), hingga investasi ilegal. Oleh karena itu, pengawasan terhadap payment gateway, e-wallet, dan instrumen pembayaran digital lainnya perlu diperketat melalui penerapan prinsip know your customer (KYC), pelaporan transaksi mencurigakan, serta audit yang transparan.


Sementara itu, ahli TPPU Yenti Garnasih menekankan bahwa aliran dana hasil kejahatan harus diputus secara menyeluruh, sehingga tidak ada pihak yang dapat menikmati hasil tindak pidana.


Pengamat kebijakan publik Achmad Nur Hidayat turut menilai bahwa pengawasan terhadap payment gateway dan layanan keuangan digital harus dilakukan secara konsisten dan transparan, guna mencegah penyalahgunaan sistem oleh jaringan kejahatan terorganisir.


Ke depan, sinergi lintas sektor antara aparat penegak hukum, regulator, dan penyedia jasa keuangan dinilai menjadi kunci untuk memastikan sistem pembayaran digital tidak disalahgunakan. Penguatan pengawasan berbasis teknologi, peningkatan kepatuhan terhadap prinsip know your customer (KYC), serta kewajiban pelaporan transaksi mencurigakan menjadi aspek yang perlu terus diperkuat.


Dengan pendekatan yang komprehensif tersebut, diharapkan celah pemanfaatan sistem pembayaran digital dalam praktik judi online dan kejahatan siber lainnya dapat semakin dipersempit, sekaligus memperkuat integritas sistem keuangan nasional.


Pengungkapan jaringan yang melibatkan puluhan situs judi online ini tidak hanya menjadi capaian penegakan hukum, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan uang sitaan hasil judi online yang akan dirampas untuk negara.


Pengungkapan jaringan perjudian daring ini seyogyanya harus diikuti dengan tata kelola aset yang jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan sampai dengan tahapan eksekusi putusan pengadilan.


Penanganan judi online sendiri dilakukan melalui dua pendekatan utama. Pertama, melalui mekanisme penegakan hukum secara reguler, yakni pelaksanaan patroli siber dan penyelidikan intensif sebagaimana selama ini telah dilakukan oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri serta jajaran di kewilayahan, termasuk yang terbaru adalah pengungkapan Praktik Perjudian Online oleh Dit Siber Polda Sumatera Utara yang telah mengamankan 19 orang tersangka pada 16 Maret 2026 yang lalu. 

Pendekatan ini fokus pada pengungkapan pelaku, situs, serta jaringan operasional di balik praktik perjudian daring.

Dalam rentang waktu tahun 2021 sampai dengan 2026 Siber Bareskrim Polri telah berhasil mengungkap lebih dari 30 kasus judi online dengan 171 tersangka dan total uang yang berhasil disita sejumlah 241 Milyar rupiah.


Pendekatan Kedua, melalui mekanisme non-konvensional berbasis keuangan, yakni menggunakan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2013 yang memanfaatkan Laporan Hasil Analisis (LHA) dari PPATK. Dalam mekanisme ini, aparat penegak hukum melakukan penelusuran terhadap rekening-rekening yang digunakan dalam praktik judi online, yang umumnya merupakan rekening nominee atau pinjam nama. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menelusuri dan merampas aset hasil kejahatan yang tersembunyi dalam sistem keuangan.


Berdasarkan LHA serahan dari PPATK, hingga saat ini Bareskrim telah melakukan penyitaan sejumlah 142 milyar dari lebih kurang 359 rekening yang terkait praktik judol.

Dan pada 5 Maret 2026 Siber Bareskrim melakukan penyerahan uang hasil perjudian online dalam rangka eksekusi aset putusan Perma Nomor 1 tahun 2013 senilai 58 Milyar kepada Kejaksaan sebagai hasil penanganan kejahatan judol dengan mekanisme non konvensional. 


Kegiatan eksekusi ini menjadi krusial dimaksudkan untuk menjamin kepastian hukum, meningkatkan efektifitas putusan pengadilan, dimana putusan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi

nyata dilaksanakan, selain itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap peradilan dan aparat penegak hukum serta menertibkan administrasi dan tata kelola eksekusi sesuai standar dan prosedur yang diatur dalam PERMA yaitu transparan, akuntabel, dan terukur.


Sejumlah pengamat dan ahli menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus harus diikuti dengan tata kelola aset sitaan yang transparan dan akuntabel. Dari Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, menyatakan bahwa penyitaan aset hasil judi online harus memberikan kontribusi nyata bagi negara dan dikelola secara terbuka serta dapat dipertanggungjawabkan.


Pengamat Ekonomi CELIOS, Nailul Huda menyoroti besarnya kerugian negara akibat judi online, sehingga penanganannya tidak boleh berhenti pada pengungkapan semata, tetapi harus memastikan seluruh rantai, termasuk aliran dana dan aset, diputus secara menyeluruh.


Dari sisi pencegahan kejahatan keuangan, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kembali menekankan bahwa pendekatan follow the money menjadi kunci untuk memastikan aliran dana ilegal dapat ditelusuri dan dihentikan.


Dengan nilai sitaan yang signifikan dalam kasus ini, publik menaruh harapan besar agar proses hukum tidak hanya berhenti pada tahap penuntutan, tetapi juga berujung pada eksekusi putusan pengadilan yang memastikan seluruh aset hasil kejahatan dapat dirampas untuk negara.


Langkah komprehensif ini diharapkan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik bahwa negara hadir secara utuh—mulai dari pengungkapan, penelusuran aset, hingga pengelolaan hasil sitaan secara transparan dan akuntabel yang dilakukan secara kolaboratif oleh para aparat penegak hukum.

Share:

Pangkat Kapolda Metro Harusnya Juga Komjen Pol

  


Dengan adanya keputusan Panglima TNI yang menaikkan Pangkat untuk Jabatan Pangdam Jaya dari Mayor Jenderal ke Letnan Jenderal.


Menurut Prof. Dr. Juanda, S.H.MH, Pakar Hukum Tata Negara Esa Unggul Jakarta dan secara hukum ketatanegaraan seharusnya  pangkat untuk jabatan Kapolda Metro disesuaikan dan di setarakan.


"Disesuaikan dan disetarakan artinya yang saat ini Kapolda Metro Jaya, pangkatnya  Inspektur Jenderal Polisi bintang dua maka dinaikkan menjadi Komisaris Jenderal  (Komjend)." Ungkap Prof Juanda.


Penyesuaian pangkat tersebut tentu tidak hanya pada jabatan Kapolda saja, tetapi juga dengan sendirinya jabatan di bawahnya.


Misalnya Wakapolda dijabat oleh Irjend Pol bintang dua, Direktur-direkturnya naik menjadi Brigjend Pol bintang satu.


"Bahkan seluruh jabatan di tingkat Polres Polres di lingkungan Polda Metro Jaya juga perlu dipikirkan untuk disesuaikan misalnya dari Kombes menjadi Brigjend Pol. Itu dalam persepktif harmonisasi dan sinkronisasi  hukum jabatan dari kajian Hukum Ketatanrgaraan." Ujar Prof Juanda.


Maksut dari pemikiran Prof Juanda, agar ada keseimbangan dan kesetaraan  jabatan di lingkungan Institusi Negara atau Pemerintahan yang ruang lingkup wilayah  hukumnya sama dan tingkat substansi masalah serta beban kerja tidak jauh berbeda.  


"Jika tidak disesuaikan pangkatnya yang setara dengan bintang tiga, maka dengan sendirinya akan berpotensi mengalami dampak psikologis struktural antar pejabat". Tegas Prof Juanda.


Ia menambahkan jika tidak menyesuaikan bisa mengganggu tradisi yang selama ini sudah berjalan dengan baik.


"Bahkan bisa berpotensi tidak terbangunnya kordinasi yang baik dan efektif antar pejabat institusi negara/pemerintahan di wilayah DKI Jakarta." Tambahnya.


Untuk mencegah jangan sampai terjadi  hambatan kordinasi dan gangguan psikologis struktural antar pejabat di wilayah hukum yang sama, maka secara hukum ketatanegaran Jabatan Kapolda Metro Jaya seharusnya juga disesuaikan dan dinaikkan satu tingkat menjadi Komjend.


"Semua tergantung kebijakan dan keputusan Kapolri sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Peradi Maju serta Founder Treas Constituendum Institute mengakhiri pemikirannya." Pungkas Prof Juanda.

Share:

Polsek Ngebel Amankan Pentas Seni Reog Syawal di Telaga Ngebel, Ribuan Pengunjung Padati Lokasi

  

Polsek Ngebel melaksanakan pengamanan kegiatan pentas seni Reog Syawal yang digelar di Dermaga Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata selama libur Lebaran.


Pengamanan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB oleh personel Polsek Ngebel guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran petugas di lokasi difokuskan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memadati kawasan wisata Telaga Ngebel.


Pentas seni Reog Syawal menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung. Pertunjukan budaya khas Ponorogo tersebut tidak hanya menghibur pengunjung, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya daerah kepada masyarakat luas. Terlihat antusiasme tinggi dari pengunjung yang datang, dengan jumlah mencapai sekitar 1.000 orang.


Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi, S.H. menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan pariwisata daerah. “Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga kegiatan wisata dapat berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.


Selain itu, peningkatan jumlah pengunjung selama libur Lebaran turut menjadi perhatian petugas untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan di sekitar lokasi wisata.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Telaga Ngebel terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pagelaran seni Reog Syawal diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata serta jumlah kunjungan ke Telaga Ngebel.

Share:

Polsek Ponorogo Amankan Kebaktian Gereja, Ibadah Berlangsung Aman dan Kondusif

  

Polsek Ponorogo melaksanakan pengamanan kegiatan kebaktian rutin gereja di wilayah Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Minggu (29/3/2026) sore. Pengamanan dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah.


Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 16.30 WIB hingga 18.15 WIB dengan menyasar dua lokasi gereja, yakni Gereja Utusan Pantekosta di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mangkujayan, serta Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Jalan Ontorejo, Kelurahan Kepatihan. Masing-masing gereja diikuti sekitar 50 dan 40 jemaat yang melaksanakan ibadah dengan khidmat.


Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Ponorogo melakukan pengamanan terbuka dan tertutup untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. Adapun susunan kegiatan kebaktian meliputi doa pembuka, pujian, khotbah, perjamuan suci, hingga doa penutup.


Kapolsek Ponorogo AKP Catur Juli Hernawan, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjamin kebebasan beribadah. “Kami hadir untuk memastikan seluruh kegiatan ibadah berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di kedua lokasi gereja terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Share:

Polres Probolinggo Pasang Police Line, Akses ke Air Terjun Madakaripura Ditutup Sementara

  



PROBOLINGGO – Akses menuju Air Terjun Madakaripura yang berada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus total setelah sebuah jembatan ambruk pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 02.00  WIB.


Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam.


Polres Probolinggo Polda Jatim segera mengambil langkah pengamanan dengan memasang garis Polisi (Police line) serta rambu peringatan di sekitar area jembatan yang ambruk.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, badan jembatan mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.


"Untuk sementara, akses menuju Air Terjun Madakaripura kami tutup demi keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Latif, Minggu (29/3/26).


Kapolres Probolinggo mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas karena kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan untuk dilewati.


AKBP Latif juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.


“Bagi warga, khususnya yang berada di daerah rawan longsor dan banjir, diminta tetap waspada. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang,” ujar AKBP Latif.


Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dengan pengawasan pihak kepolisian bersinergi dengan instansi terkait. (*)

Share:

Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD

  


JEMBER - Arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Jember pada Minggu (29/3/26) memasuki fase akhir dengan kondisi lalu lintas yang secara umum ramai.


Meskipun masa Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir, Polres Jember Polda Jatim tetap menempatkan sejumlah personel di lapangan guna mengantisipasi arus balik lebaran melalui kegiatan yang ditingkatkan (KRYD).


Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata mengatakan, KRYD juga dilaksanakan untuk memberikan layanan pengamanan di tempat - tempat wisata.


AKP Bagas menyampaikan puncak arus balik telah terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 yang lalu bertepatan dengan hari terakhir libur panjang.


Namun demikian kata AKP Bagas, pergerakan penumpang dan kendaraan masih terpantau tinggi hingga akhir pekan pada hari Minggu, 29 Maret 2026 pada masa akhir libur sekolah.


"Mobilitas kendaraan yang keluar masuk Wilayah Kabupaten Jember pada masa mudik lebaran tahun 2026 sebanyak 1.153.176 kendaraan dan saat ini masih terpantau ramai untuk arus balik, " ujar AKP Bagas, Minggu (29/3/26).


Adapun pemudik yang menggunakan Transportasi Umum pada masa mudik lebaran 2026 sebanyak 274.646 orang yang mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 sebanyak 262.438 orang atau naik 4.65 persen.


Sementara itu lanjut AKP Bagas, terjadi lonjakan penumpang kereta api di Daop 9 Jember hingga mencapai lebih dari 13.000 orang 

dalam satu hari pada masa balik lebaran.


"Pada masa arus balik, ada peningkatan di transportasi Kereta Api mencapai lebih dari 13.000 orang dalam satu hari," terang AKP Bagas.


Menurut AKP Bagas, beroperasinya Bandara Notohadinegoro Jember yang melayani penerbangan langsung ke Jakarta (Halim Perdanakusuma) dan Bali (Denpasar) sebagai salah satu alternatif para pemudik untuk melakukan perjalanan mudik balik lebaran.


AKP Bagas mengungkapkan hingga saat ini kondisi jalan raya di jalur nasional seperti ruas Bangsalsari - Kota Jember terpantau ramai lancar.


"Kepadatan terjadi di Simpang 3 Kaliputih Rambipuji Jember karena lonjakan volume kendaraan dari masyarakat yang melakukan silaturahmi dan perjalanan ke berbagai daerah," ungkap AKP Bagas.


Selain itu kepadatan arus lalu lintas juga sempat terjadi di Simpang 4 Mangli Kaliwates Jember karena merupakan simpang strategis yang menghubungkan arus lalu lintas dari pusat kota, kawasan industri, 

dan terminal.


"Tingginya volume kendaraan, keberadaan perlintasan sebidang dan ketidakseimbangan kapasitas antar simpang yang menyebabkan antrian panjang khususnya pada jam tertentu,"pungkas AKP Bagas. (*)

Share:

SIARAN PERS POLRI 400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

 


 


Semarang, 29 Maret 2026 — Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan dari seluruh Indonesia ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk mengikuti Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan mulai 31 Maret 2026.


SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) sebelumnya telah mengumumkan hasil NST Tahap II, yang menetapkan 400 peserta terbaik nasional untuk melanjutkan ke tahap akhir seleksi. Kehadiran para peserta di Akpol Semarang menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses penjaringan calon siswa unggulan.


Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13% dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta komitmen generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.


NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.


Penetapan kelulusan dilakukan melalui merit ranking nasional, dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Skor peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia di Akpol Semarang mencerminkan semangat kompetisi sehat dan seleksi yang inklusif.


“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.


Ia menambahkan, proses seleksi yang dilaksanakan secara terpusat di Akpol Semarang memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel.


Secara tidak langsung, Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global.


Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.


Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44%), swasta kurikulum nasional (42,5%), dan swasta kurikulum internasional (13,5%). Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang sekolah, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.


Pada tahap seleksi terpusat di Akpol Semarang, peserta akan menjalani rangkaian seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara orang tua dan siswa.


Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dijaring sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.


SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap berkiprah di tingkat nasional maupun global.


Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan informasi ini dapat segera diketahui masyarakat.

Share:

Polres Ponorogo Dan Pemkab Gelar Reog Balloon Carnival 2026, Balon Liar di Ponorogo Turun 80 Persen

  


Ponorogo,– Langit Ponorogo benar-benar “hidup” pada Minggu (29/3/2026). Warna-warni balon udara menghiasi angkasa di atas Sirkuit Moto Cross Jurang Gandul, Kadipaten, dalam gelaran Reog Balloon Carnival 2026.


Ribuan warga tumpah ruah memadati lokasi. Mereka tak sekadar menonton, tapi menikmati transformasi tradisi lama yang kini dikemas lebih aman, tertib, dan atraktif.


Festival ini menjadi jawaban tegas Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersama Polres Ponorogo terhadap maraknya balon udara liar yang selama ini membahayakan.


Tak ada lagi balon dilepas bebas. Semua peserta wajib tunduk pada aturan ketat.


Balon harus ditambatkan dengan tali, ketinggian diatur, dan parameter keselamatan diawasi langsung oleh panitia.


“Ini yang kita edukasi. Balon tetap bisa diterbangkan, tapi harus aman. Kita ukur, kita kendalikan, dan kita ikat,” tegas Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo.


Langkah ini bukan tanpa alasan. Balon liar kerap disertai petasan dan berpotensi jatuh di area vital seperti jaringan listrik tegangan tinggi (SUTET), bahkan mengganggu jalur penerbangan.


Tahun ini, sebanyak 44 peserta ambil bagian. Rinciannya, 24 peserta kategori lomba dan 20 peserta undangan.


Mereka bukan sekadar peserta, tapi diharapkan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat—membawa pesan bahwa tradisi bisa tetap lestari tanpa harus membahayakan.


Dalam sepekan terakhir, hasil patroli menunjukkan penurunan drastis aktivitas balon udara liar hingga 80 persen di wilayah Ponorogo.


Kapolres AKBP Andin menambahkan angka ini menjadi sinyal kuat bahwa pendekatan edukatif melalui festival lebih efektif dibanding sekadar penindakan.


Melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa, event ini dipastikan tidak berhenti di sini.


“Insyaallah 2027 kita gelar dua hari. Satu hari untuk lokal, satu hari kita arahkan ke skala nasional,” pungkas Kapolres AKBP Andin.

Share:

Sabtu, 28 Maret 2026

Polsek Sampung Gencarkan Patroli KRYD, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

  


Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Sampung melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas dalam rangka Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu, 28 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polsek Sampung.


Patroli yang dilaksanakan oleh Aiptu Agung DH dan Bripka Beni SH ini difokuskan pada area perkantoran, pemukiman warga, serta pertokoan. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat dan pelaku usaha agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.


Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan perhatian khusus pada sektor perbankan dengan mengimbau petugas keamanan Bank BRI agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan. Selain itu, pemilik toko juga diingatkan untuk memasang kamera CCTV sebagai langkah pencegahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu yang dapat merugikan pelaku usaha.


Petugas juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan melalui layanan kepolisian 110 maupun kepada petugas Bhabinkamtibmas setempat. Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sampung terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol. Kapolsek Sampung, AKP Agus Suprianto, menegaskan bahwa patroli KRYD akan terus dilaksanakan secara rutin guna memberikan rasa aman kepada masyarakat

Share:

Definition List

Unordered List

Support