Pages

Minggu, 05 April 2026

Polres Trenggalek Amankan Bandar Arisan Bodong,Tersangka Ditangkap di Timor Leste

  



TRENGGALEK - Jalan panjang pengungkapan kasus penipuan dan penggelapan modus lelang arisan selesai sudah. 


Jajaran Satreskrim Polres Trenggalek Polda Jatim berhasil mengamankan satu tersangka NK, warga Trenggalek yang sempat kabur ke luar negeri.


Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki mengatakan, awalnya setelah Polisi melakukan gelar perkara serta melakukan pemanggilan tersangka tidak memenuhi panggilan.


"Akhirnya kami menerbitkan DPO atas nama tersangka, hingga akhirnya tersangka diketahui telah melarikan diri ke Timor Leste,”kata AKBP Ridwan, Sabtu (4/4/26).


Berdasarkan surat DPO yang telah dikirim oleh Polres Trenggalek Polda Jatim, kemudian ditindak lanjuti oleh Imigrasi dengan melakukan deportasi untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Belu Polda NTT.


"Selanjutnya penyidik mengamankan tersangka dan dibawa ke Trenggalek pada hari Kamis tanggal 19 Maret 2026 yang lalu untuk proses hukum lebih lanjut," terang AKBP Ridwan.


Pihaknya menerangkan, peristiwa tersebut berawal dari sejumlah korban yang melaporkan penipuan dan penggelapan oleh tersangka yang mengaku sebagai owner dan bandar arisan di Trenggalek pada Januari 2026 yang lalu dengan nilai kerugian bervariasi mulai dari Rp. 10 juta sampai dengan Rp. 531 juta.


“Jadi, para korban ditawari lelang arisan. Namun saat mutus, korban tidak menerima uang arisan seperti yang telah dijanjikan sebelumnya,”ungkapnya.


Tak berhenti disitu, dari tangan tersangka, petugas mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 2 buah rekening bank, sebuah passport dan 2 bendel cetak rekening koran bank atas nama tersangka.


Sementara terhadap tersangka, petugas menjerat dengan pasal berlapis yakni pasal 492 dan atau pasal 486 Undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV.


"Bagi masyarakat yang merasa pernah menjadi korban agar melaporkan diri,"lanjut AKBP Ridwan.


Kapolres Trenggalek juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan patut mencurigai modus pelaku penipuan dengan tipu daya memberikan iming-iming imbalan yang lebih besar maupun menggunakan media sosial.


“Masyarakat bisa menggunakan layanan gratis bebas pulsa melalui Hotline 110 informasikan terkait gangguan Kamtibmas atau pelayanan ke Polres Trenggalek,"pungkasnya. (*)

Polres Malang Siagakan Ratusan Personel Layanan Pengamanan Ibadah Paskah

  


MALANG - Polres Malang Polda Jatim memberikan layanan pengamanan intensif rangkaian ibadah Paskah 2026 yang berlangsung dari hari Rabu (1/4/26) hingga Minggu (5/4/26). 


Kegiatan ibadah digelar serentak di berbagai gereja di wilayah Kabupaten Malang dengan jumlah jemaat yang cukup banyak.


Untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar, Polres Malang Polda Jatim menerjunkan lebih dari 400 personel yang disebar di berbagai titik lokasi ibadah. 


Pelayanan pengamanan juga diperkuat oleh personel dari Polsek jajaran yang melakukan patroli dan monitoring secara langsung di wilayah masing-masing.


Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memberikan rasa aman bagi jemaat yang menjalankan ibadah.


“Polres Malang menurunkan lebih dari 400 personel untuk melakukan pengamanan di seluruh lokasi ibadah dan melakukan patroli secara mobile untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Bambang Subinajar, Minggu (5/4/2026).


Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi gereja, tetapi juga mencakup pengaturan lalu lintas di sekitar area ibadah guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.


“Selain penjagaan di gereja, kami juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, sehingga kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” jelasnya.


Menurut AKP Bambang, tingginya partisipasi masyarakat dalam ibadah Paskah tahun ini menjadi perhatian khusus bagi kepolisian untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan lancar.


“Dengan jumlah kegiatan yang cukup banyak dan tersebar luas, kami memastikan seluruh personel siaga dan berkoordinasi dengan pengurus gereja maupun pihak terkait lainnya,” pungkasnya. (*)

Polri Kerahkan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara Guna Perkuat Keamanan

  


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan ratusan personel untuk diberangkatkan ke wilayah Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat pengamanan serta merespons perkembangan situasi kamtibmas di kedua daerah tersebut.


Pengecekan kesiapan pasukan Brimob yang akan bertugas di Papua Tengah dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 12.00 WIB di Mako Brimob dan dipimpin langsung oleh Wakapolri.


Adapun kekuatan personel yang disiapkan antara lain 100 personel Brimob untuk Papua Tengah, Tim Itwasum sebanyak 8 personel yang dibagi ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Tim BIK 10 personel untuk Papua Tengah, Tim Divpropam 26 personel yang terbagi ke dua wilayah, serta Tim Bareskrim sebanyak 20 personel untuk Papua Tengah.


Untuk wilayah Maluku Utara, sebanyak 12 personel Divpropam telah diberangkatkan pada Sabtu pagi menggunakan pesawat Beechcraft. Sementara 4 personel Itwasum masih dalam proses pencarian tiket keberangkatan.


Sedangkan untuk penguatan di Papua Tengah, total personel gabungan yang akan diberangkatkan berjumlah 148 personel. Mereka dijadwalkan berangkat pada Minggu, 5 April 2026 pukul 01.00 WIB menggunakan maskapai Batik Air dengan tujuan Nabire.


Langkah penguatan ini dilakukan seiring dengan adanya perkembangan situasi kamtibmas di beberapa wilayah. Di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terjadi konflik antarwarga yang dipicu oleh kasus dugaan pembunuhan seorang warga di Desa Bobane Jaya.


Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo yang mengakibatkan korban jiwa, pembakaran rumah warga, fasilitas umum, serta satu unit tempat ibadah. Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah daerah bergerak cepat untuk meredam konflik hingga situasi berangsur kondusif pada Jumat sore.


Selain itu, di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, terjadi aksi penganiayaan berat terhadap personel Polri, Bripda Juventus Edowai, yang dilakukan oleh orang tak dikenal hingga menyebabkan korban meninggal dunia.


Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta merespons cepat setiap dinamika di lapangan.


“Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tidak terpengaruh isu hoaks maupun provokasi yang dapat memperkeruh keadaan,” tambahnya.


Saat ini, Polri masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembunuhan di Halmahera Tengah maupun penyerangan terhadap personel di Dogiyai, serta memastikan situasi keamanan di kedua wilayah tetap terkendali.

Sabtu, 04 April 2026

Polsek Pudak Tingkatkan Patroli KRYD, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

  


Polsek Pudak melaksanakan kegiatan patroli harkamtibmas dalam rangka Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu, 4 April 2026 mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak pidana 3C (curas, curat, dan curanmor) serta aksi premanisme di wilayah hukum Polsek Pudak.


Patroli dilaksanakan oleh dua personel, yakni Aipda Supandi dan Bripka Zaenal, dengan menyasar berbagai titik strategis di wilayah Pudak. Sasaran kegiatan meliputi objek vital, kawasan perumahan atau pemukiman penduduk, perkantoran, tempat ibadah, hingga ruas jalan umum yang dinilai memiliki potensi kerawanan kriminalitas.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli di sepanjang jalan raya Pudak serta menyambangi sejumlah objek vital seperti perkantoran dan sekolah. Selain itu, patroli dialogis juga dilakukan dengan warga masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan, guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.


Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Polsek Pudak dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Pudak terpantau aman, lancar, dan tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas.

Polsek Pulung Amankan Ibadah Paskah di Gereja Kristus Agung

  


Polsek Pulung melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Perayaan Paskah pada Minggu, 5 April 2026 mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai. Kegiatan pengamanan dilakukan di Gereja Kristus Agung yang berlokasi di Desa Pulung, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, guna memastikan jalannya ibadah berlangsung aman dan kondusif.


Pengamanan tersebut melibatkan empat personel Polsek Pulung, yakni Aiptu Aang Yusdiono, Aipda Wawan Trisulo, Aipda Candra Purna, dan Bripka Imron Rifai. Kehadiran aparat kepolisian ini bertujuan memberikan rasa aman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


Ibadah Perayaan Paskah dipimpin oleh Pendeta Yahuda Sugiarto Pribadi dengan jumlah jemaat sekitar 50 orang. Rangkaian kegiatan ibadah meliputi doa pembukaan, pujian, doa, khotbah, perjamuan suci, persembahan, hingga doa penutup yang berlangsung dengan khidmat.


Hingga kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Polsek Pulung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.

Jumat, 03 April 2026

Pengamanan Ibadat Jumat Agung di Gereja St. Hilarius Klepu Berjalan Aman dan Kondusif

  


Pelaksanaan rangkaian kegiatan perayaan Paskah Tahun 2026 dalam bentuk Ibadat Jumat Agung umat Katolik di Gereja St. Hilarius, Desa Klepu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo berlangsung dengan aman dan lancar pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.45 WIB tersebut diikuti ratusan jemaat yang hadir untuk memperingati penyaliban Yesus Kristus.


Rangkaian kegiatan diawali dengan Ibadat Teatrikal Jalan Salib pada pagi hari yang diikuti sekitar 150 jemaat. Selanjutnya, pada siang hingga sore hari dilaksanakan Misa Jumat Agung yang dihadiri sekitar 400 jemaat. Ibadat dipimpin oleh Romo Kepala Paroki RD. Agustinus Eka Winarno bersama Romo Rekan RD. Yohanes Chrisostomus Herman Wisandjaja, dengan susunan liturgi yang berlangsung khidmat mulai dari ritus pembuka hingga ritus penutup.


Dalam rangka menjamin keamanan selama kegiatan berlangsung, pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sooko AKP Moh. Isa Latif, SH, dengan melibatkan personel gabungan dari Polsek Sooko, Koramil Sooko, serta Satgas Keamanan Panitia Paskah Gereja St. Hilarius. Selain pengamanan terbuka dan tertutup, juga dilaksanakan patroli di sekitar wilayah Desa Klepu guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Ke depan, Polsek Sooko juga akan terus melakukan pengamanan pada rangkaian perayaan Paskah berikutnya, yakni Misa Malam Paskah dan Misa Hari Raya Paskah, guna memastikan seluruh kegiatan ibadah umat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

Polsek Ponorogo Gelar Jumat Berkah, Bagikan 200 Nasi Kotak untuk Warga

  


Polsek Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini menyasar para tukang becak, juru parkir, pengemudi ojek online, serta masyarakat umum di sejumlah jalan protokol wilayah Kecamatan dan Kabupaten Ponorogo.


Dalam kegiatan tersebut, hadir KSPKT dan anggota Polsek Ponorogo yang turut berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian ini tidak hanya untuk berbagi, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan humanis kepada warga, sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat di lapangan.


Sebanyak 200 paket nasi kotak dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Para penerima manfaat tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan tersebut, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan cukup menantang oleh sebagian masyarakat.


Secara keseluruhan, kegiatan Jumat Berkah berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Ponorogo berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat.

Jelang Perayaan Paskah 2026, Polres Ponorogo Laksanakan Sterilisasi dan Pengamanan Gereja

  


Ponorogo – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah menjelang perayaan Hari Raya Paskah 2026, jajaran Sat Samapta Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan sterilisasi di sejumlah gereja yang berada di wilayah kota, Jumat (3/4/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya terkait ancaman benda berbahaya di lokasi ibadah.


Sterilisasi dilaksanakan sejak pukul 05.30 WIB dengan menyasar beberapa gereja, di antaranya Gereja Santa Maria, GSJA, dan Eben Haezer. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danru Sat Samapta Bripka David Yuhananto bersama empat personel yang melakukan pemeriksaan menyeluruh di area dalam dan sekitar gereja. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para jemaat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan selama pelaksanaan ibadah berlangsung.


Dari hasil kegiatan sterilisasi, tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun potensi gangguan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Ponorogo dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan melaksanakan rangkaian ibadah Paskah.


Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa pengamanan dan sterilisasi tempat ibadah akan terus dilakukan secara optimal. “Kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah dapat berjalan dengan aman dan khidmat. Polres Ponorogo akan terus meningkatkan kegiatan preventif, termasuk sterilisasi dan pengamanan gereja, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kamis, 02 April 2026

Kapolres Bondowoso Cek Sejumlah Gereja Jelang Perayaan Paskah

  



​BONDOWOSO – Guna memastikan rangkaian perayaan Hari Raya Paskah berjalan dengan khidmat dan kondusif, Kapolres Bondowoso AKBP Dr.Aryo Dwi Wibowo bersama para PJU Polres Bondowoso melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Gereja.


Seperti di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil Bondowoso, Kapolres Bondowoso memastikan area internal gereja, pintu masuk, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi benar - benar terkondisikan.


"Kami memastikan kesiapan personel dan sistem pengamanan di titik sentral ibadah saudara kita umat Kristiani dalam rangkaian perayaan Paskah," kata AKBP Aryo, Kamis (2/4/26).


​Kapolres Bondowoso menekankan bahwa prioritas utama adalah memberikan rasa aman bagi jemaat yang menjalankan ibadah.


​"Kami bersinergi dengan lintas sektor memprioritaskan rasa aman dan nyaman bagi saudara kita Umat Kristiani menjalankan ibadah rangkaian perayaan Paskah," ujar AKBP Aryo.


Kapolres Bondowoso menyatakan bahwa kehadiran berbagai elemen, termasuk Ormas Banser NU, menunjukkan bahwa semangat gotong-royong dan toleransi di Bondowoso sangatlah tinggi.


​Dengan adanya pengamanan berlapis ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Paskah dengan tenang tanpa merasa khawatir akan gangguan keamanan.


"Ini bagian tugas kami dan tentu tetap dengan komitmen, Polri Untuk Masyarakat benar - benar harus kami wujudkan," pungkasnya. (*)

Polres Ngawi Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Untuk Harkamtibmas Melalui SULING

  


NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., memaksimalkan kegiatan Subuh Keliling (Suling) dengan melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat.


Kegiatan itu dilaksanakan untuk memperkuat tali silaturahmi dengan warga dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).


Bersama dengan Bupati Ngawi H Ony Anwar Harsono dan para pejabat utama Polres Ngawi, AKBP Prayoga mendatangi Masjid pada waktu subuh.


"Ini sebagai bentuk kebersamaan serta upaya mendekatkan diri antara Polri dengan masyarakat, yang outputnya untuk Harkamtibmas," ujar AKBP Prayoga usai Shalat Subuh di Masjid Al Hidayah Desa Ngale Kec. Paron, Kamis (2/4/26).


Dalam suasana yang khusyuk dan penuh kebersamaan, Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan Subuh berjamaah ini juga merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik serta mempererat silaturahmi dengan warga.


Selain melaksanakan ibadah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan langsung masukan dari masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah Kecamatan Paron.


"Kegiatan ini juga salah satu cara Polres Ngawi, dalam menyerap aspirasi masyarakat dan mendengarkan keluhan, usul saran dari masyarakat demi meningkatkan kinerja Polri dalam hal ini Polres Ngawi," terang AKBP Prayoga.


Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling berjamaah ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. (*)

Pelayanan Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kecelakaan Lalu Lintas Menurun

  


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan lancar. Hal ini ditandai dengan kelancaran arus lalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta meningkatnya pergerakan penumpang di berbagai moda transportasi.


Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev), jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar 6,31 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Korban meninggal dunia juga turun signifikan sebesar 31,19 persen, sementara korban luka berat turun 13,8 persen. Namun demikian, korban luka ringan tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen.


Volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 3.255.002 unit atau meningkat 18,43 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang masuk Jakarta tercatat sebanyak 2.989.931 unit atau naik 10,79 persen. Dari total proyeksi, sekitar 7,7 persen kendaraan belum keluar Jakarta dan 11,9 persen belum kembali masuk ke ibu kota.


Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga telah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, antara lain pengalihan arus sebanyak 205 kali, contra flow 39 kali, one way lokal 39 kali, serta one way nasional sebanyak dua kali.


Selain itu, pergerakan penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan di seluruh moda transportasi, yakni terminal naik 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, bandara 6,99 persen, dan pelabuhan 15,51 persen.


Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik.


“Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya mobilitas masyarakat yang dapat terlayani dengan aman dan lancar,” ujarnya.


Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol dan transportasi publik, penambahan armada, program mudik gratis, kebijakan work from anywhere (WFA), serta pengaturan lalu lintas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).


Pengamanan mudik tahun ini melibatkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari 89.928 personel Polri, 13.788 personel TNI, dan 58.327 personel dari instansi lainnya. Mereka berhasil mengamankan 185.608 objek pengamanan di seluruh Indonesia.


Polri juga memaksimalkan penggunaan teknologi berbasis data real-time melalui command center, didukung oleh ETLE Drone Patrol Presisi, Traffic Accident Analysis (TAA), serta Road Accident Rescue (RAR) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelayanan.


Berbagai inovasi pelayanan publik turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang diikuti oleh 29.009 pemudik dengan dukungan 646 bus, 9 kapal, serta armada lainnya. Selain itu, terdapat layanan seperti tim urai, public address, Motor Senyum di Polda Jabar, valet ride dan SI Polan di Polda Jateng, serta aplikasi Siger di Polda Lampung.


Sentimen masyarakat terhadap pelayanan mudik tahun ini juga didominasi respons positif, baik di media online maupun media sosial. Petugas di lapangan dinilai aktif mengurai kepadatan di titik-titik krusial serta mengedepankan pendekatan humanis dalam membantu para pemudik.


Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.


“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat. Ke depan, Polri akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan berbasis teknologi,” tutupnya.

Polresta Malang Kota Siagakan 500 Personel Layanan Pengamankan Ibadah Jumat Agung

  


KOTA MALANG – Polresta Malang Kota Polda Jatim menyiagakan ratusan personel untuk layanan pengamanan rangkaian ibadah Jumat Agung hingga Hari Kebangkitan Yesus Kristus, sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas selama libur panjang, Kamis, (03/04/2026).


Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa sterilisasi bagian dari pelayanan maksimal Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah.


“Kami ingin memastikan setiap umat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memaksimalkan pelayanan, menjaga kondusivitas,” tegas Kompol Wiwin.


Tidak hanya fokus pada pengamanan tempat ibadah, Polresta Malang Kota juga mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas selama long weekend yang berlangsung mulai Jumat hingga Minggu (03–06 April 2026).


Sebanyak 500 personel diterjunkan, termasuk Tim Pengurai lalu lintas yang disiagakan di berbagai titik strategis.


Tim tersebut ditempatkan di kawasan rawan kepadatan seperti pusat pertokoan, fasilitas umum, Alun-Alun Merdeka, kawasan heritage Jalan Basuki Rahmat, Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), hingga jalur perbatasan Kota dan Kabupaten Malang, seperti Karanglo, Landungsari, dan Kacuk.


Tim urai bersifat feksibel, Pengamanan juga diperkuat di setiap persimpangan yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.


“Tim pengurai kami siagakan untuk mencegah penumpukan kendaraan sekaligus memberikan rasa aman di titik-titik keramaian,” jelasnya.


Menurut Kompol Wiwin, strategi ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan Operasi Ketupat Semeru yang sebelumnya mampu menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Malang.


Pendekatan yang mengedepankan sinergi, soliditas, dan kehadiran anggota di lapangan dinilai efektif menciptakan Kota Malang kondusif. 


Jika masyarakat menemui potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melapor ke layanan cepat Polri 110 ataupun Jogo Malang Presisi  0811-1272-000.


Melalui langkah terpadu ini, Polresta Malang Kota berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas liburan berlangsung aman, nyaman, serta penuh ketenangan. (*)

Polres Pasuruan Bongkar Tambang Sirtu Ilegal di Purwosari

  



PASURUAN - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas pengerukan sumber daya alam tanpa izin di Desa Kertosari Kecamatan Purwosari.


Operasi senyap yang dilakukan petugas berhasil menghentikan praktik penambangan sirtu yang dinilai merusak tatanan lingkungan di wilayah tersebut.


Dua orang pria masing-masing berinisial MY dan SA kini harus berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan sedang mengoperasikan lahan tambang ilegal. 


Petugas kepolisian langsung memasang garis Polisi di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada lagi aktivitas alat berat hingga proses penyidikan tuntas.


Kanit Tipiter Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda M. Haryayassin, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan saat para pelaku tengah sibuk melakukan penggalian di area persawahan.


"Jadi keduanya diamankan saat melakukan kegiatan tambang ilegal di Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari pada Maret kemarin," ujarnya, Kamis (3/4/26).


Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa lahan pertambangan tersebut sama sekali tidak memiliki dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sah dari instansi terkait. 


Praktik ilegal ini diduga telah berlangsung tanpa pengawasan ketat sehingga berpotensi merugikan pendapatan daerah dan merusak infrastruktur jalan desa.


Polisi juga menyita dua unit alat berat berukuran besar sebagai barang bukti utama dalam kasus kejahatan mineral dan batu bara ini. 


Mesin pengeruk tersebut kini telah dipindahkan ke markas kepolisian guna menghindari upaya penghilangan jejak oleh oknum-oknum yang terlibat dalam jaringan tersebut.


Sementara itu Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas menambahkan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam memberantas segala bentuk eksploitasi alam yang menyalahi aturan hukum. 


"Untuk status tambang itu tidak memiliki izin usaha pertambangan sehingga kami bersama anggota mengamankan lokasi tersebut," tegasnya.


Kedua tersangka kini terancam hukuman penjara yang cukup berat sesuai dengan undang-undang pertambangan mineral dan batu bara yang berlaku di Indonesia. 


Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual atau pemilik modal besar di balik operasional tambang pasir dan batu tersebut.


Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas pengerukan lahan yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. 


Pengawasan partisipatif dari warga dinilai sangat efektif dalam menjaga kelestarian ekosistem Kabupaten Pasuruan dari tangan-tangan penambang liar yang tidak bertanggung jawab. (*)

Polda Jatim Raih Penghargaan U.S FWS, Sinergi Internasional Berantas Perdagangan Satwa Liar

  


SURABAYA — Polda Jawa Timur (Jatim) mendapat apresiasi dan penghargaan dari perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Kamis (2/4/26).


Penghargaan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat tersebut diberikan kepada Polda Jatim melalui satuan kerja Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) atas kolaborasi erat yang telah terjalin dalam penanganan perdagangan satwa liar ilegal.


Hal itu disampaikan oleh Direktur Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia James A. Markley sebagai Atase regional U.S. Forest and Wildlife Service (USFWS.


Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan internasional atas keberhasilan Polri dalam hal ini Ditpolairud Polda Jatim dalam penanganan kasus perdagangan satwa liar ilegal.


“Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri atas dedikasi dan profesionalisme dalam penegakan hukum lintas negara, khususnya Polda Jawa Timur dalam menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi,” ungkapnya.


Ia menambahkan kolaborasi ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan operasional, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi kerja sama strategis berkelanjutan di bidang konservasi dan keamanan.


James A. Markley menyerahkan sertifikat penghargaan tersebut untuk Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si dan Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol. Dr. Arman Asmara Syarifuddin, S.H., S.I.K., M.H.


Penyerahan penghargaan diterima oleh Wadir Polairud Akbp Ahmad Nanang Wibowo yang mewakili Kapolda Jatim dan Dirpolairud Polda Jatim di Mapolairud Polda Jatim.


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan Ditpolairud Polda Jatim dalam pemberantasan perdagangan ilegal satwa liar serta kontribusi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan yang berdampak global.


“Kami sangat mengapresiasi kerja profesional Ditpolairud Polda Jawa Timur yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam penegakan hukum," ungkap James A. Markley.


Ia mengatakan kerja sama ini menjadi contoh kolaborasi internasional yang bisa memberikan dampak signifikan terhadap perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati.


Suasana pertemuan di Mapolda Jatim tersbut juga membahas peluang kerja sama ke depan, meliputi pelatihan bersama, pertukaran pengetahuan, serta penguatan koordinasi dalam penanganan isu-isu strategis di wilayah perairan.


Sementara itu Kombes Pol. Arman mewakili Kapolda Jatim, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen institusinya.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta melindungi kelestarian satwa liar," ujar Kombes Pol Arman.


Ia menegaskan Polda Jawa Timur  berkomitmen akan terus memperkuat sinergi internasional melalui pertukaran informasi dan koordinasi lintas negara.


Kombes Arman menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari soliditas internal serta dukungan berbagai pihak terutama masyarakat yang telah membantu.


Kunjungan kehormatan ini tidak hanya menjadi simbol hubungan diplomatik yang harmonis, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama sinergi antara Polda Jawa Timur dan pihak internasional menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.


"Polda Jatim tetap berkomitmen dalam menjaga keamanan maritim dan kelestarian lingkungan yang bisa berdampak positif bagi masyarakat luas," pungkas Kombes Arman. (*)

Polsek Pulung Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

  


Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Pulung melaksanakan kegiatan Patroli Presisi dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini dimulai pukul 11.30 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi yang dianggap rawan kriminalitas di wilayah Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.


Patroli dilakukan oleh dua personel, yakni Aipda Aan dan Bripka Aqil, dengan rute meliputi Desa Wagir Kidul, Desa Banaran, Desa Bekiring, Desa Patik, dan Desa Singgahan. Sasaran utama dalam kegiatan ini meliputi kawasan pemukiman warga, pertokoan, serta perkantoran guna memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.


Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat, di antaranya agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika terjadi tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun bencana alam. Selain itu, warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari dengan memastikan kendaraan diparkir di dalam rumah guna mengantisipasi tindak pencurian.


Kapolsek Pulung, AKP Rosyid Effendi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Pulung terpantau aman, lancar, dan kondusif. Pihak kepolisian juga terus mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Patroli KRYD Polsek Siman, Situasi Wilayah Terpantau Aman dan Kondusif

  


Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Siman melaksanakan kegiatan patroli kewilayahan sebagai bagian dari Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis, 2 April 2026. Patroli dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polsek Siman.


Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh personel Polsek Siman yang terdiri dari Aiptu Dedy, Aiptu Sumanto, dan Aipda Lilis. Mereka melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi objek vital, perkantoran, serta masyarakat guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga dan kondusif.


Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya 3C (curat, curas, dan curanmor). Selain itu, petugas juga melakukan monitoring dan pengawasan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas serta potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.


Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, S.H., menyampaikan bahwa selama kegiatan patroli berlangsung, situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi terciptanya situasi yang tetap nyaman dan terkendali.

Sat Samapta Polres Ponorogo Intensif Laksanakan Patroli Antisipasi Kenaikan BBM dan Penimbunan Bahan Pokok

  

Ponorogo – Satuan Samapta Polres Ponorogo terus menggencarkan kegiatan Patroli Perintis Presisi guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Ponorogo. Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Kamis siang (2/4/2024) tersebut menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat di kawasan kota, sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.


Dalam pelaksanaannya, empat personel Sat Samapta menyisir sejumlah lokasi strategis di antaranya perbankan, apotek, hingga pusat layanan publik. Patroli ini difokuskan pada upaya pencegahan tindak kejahatan 3C (curat, curas, curanmor), aksi premanisme, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.


Selain itu, kegiatan patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi kenaikan BBM serta potensi adanya penimbunan bahan pokok oleh oknum tidak bertanggung jawab. Petugas turut melakukan dialog dengan masyarakat dan pihak pengelola usaha agar tidak melakukan praktik yang merugikan serta tetap menjaga stabilitas ketersediaan barang kebutuhan pokok.


Dalam keterangannya, pihak Sat Samapta Polres Ponorogo menyampaikan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami akan terus melaksanakan patroli secara rutin untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Selain itu, kami juga mengantisipasi potensi kenaikan BBM serta mencegah adanya penimbunan bahan pokok yang dapat meresahkan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Kanit Dalmas Sat Samapta Polres Ponorogo IPDA Bekti Puji Prastowo menambahkan bahwa pihaknya juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban di tengah masyarakat. “Kami siap mendukung penuh kegiatan patroli dengan menyiagakan personel Dalmas guna mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas, termasuk dampak dari isu kenaikan BBM maupun kelangkaan bahan pokok,” ungkapnya.

Sidak SPBU dan SPBE Kapolres Sumenep Tegaskan Stok Aman, Isu Kenaikan HoaksSidak SPBU dan SPBE Kapolres Sumenep Tegaskan Stok Aman, Isu Kenaikan Hoaks

  

SUMENEP - Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU dan SPBE di wilayah Kabupaten Sumenep. Rabu (01/04/2026) pagi.


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap isu kelangkaan dan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat. 


Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi SPBU Kecamatan Kalianget, SPBU Pemkab Sumenep di Kecamatan Kota Sumenep, SPBU Patean Kecamatan Batuan, SPBU Kecamatan Bluto, serta SPBE di Kecamatan Bluto dan Saronggi.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kabag SDM Kompol Widiarti S., S.H., Kasat Intelkam AKP Moh Nurul Komar, Kasat Reskrim yang diwakili Kanit Pidsus Ipda Okta, Asisten Sekdakab Sumenep Abd. Madjid, serta Kabag Perekonomian Kabupaten Sumenep Dadang.


Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan kondisi riil di lapangan terkait distribusi dan ketersediaan BBM.


“Kami bersama pemerintah daerah mengecek langsung lokasi-lokasi SPBU dan SPBE maupun depo-depo pengisian BBM. Kami pastikan bahwa untuk wilayah Sumenep khususnya, ketersediaan BBM di SPBU dan Gas Elpiji di SPBE stock  cukup atau aman,” tegasnya.


Kapolres Sumenep juga mengimbau kepada para pemilik dan pengusaha SPBU agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 


Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dengan tidak terpengaruh isu yang tidak benar.


Menurutnya, informasi terkait kenaikan maupun kelangkaan BBM yang beredar di masyarakat tidak benar atau hoaks. 


Oleh karena itu, pihaknya meminta agar SPBU turut memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna mencegah terjadinya panic buying.


“Hari ini kita pastikan bahwa ketersediaan dan pendistribusian BBM di SPBU di wilayah Kota Sumenep berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.


Ia menegaskan bahwa distribusi dan ketersediaan BBM di seluruh SPBU wilayah Sumenep dalam kondisi aman dan lancar. 


Ia memastikan bahwa isu kenaikan BBM per tanggal 1 April 2026 adalah hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Senada dengan hal tersebut, Kabag ESDA Kabupaten Sumenep Dadang  Dedy Iskandar menegaskan tidak ada kenaikan maupun kelangkaan distribusi BBM di wilayah Sumenep. 


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan BBM serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.


Dengan adanya pengecekan langsung ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya, serta tetap mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep. (*)

Polres Lumajang Bersama Pemda Gelar Aksi Bersihkan Pantai Bambang

  

LUMAJANG — Dalam upaya mendukung Gerakan Nasional Indonesia Asri, jajaran Polres Lumajang Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan kerja bakti atau kurvei di kawasan Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kamis (2/3/2026).


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong pelaksanaan kerja bakti serentak sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. 


Sejak pagi, personel Polres Lumajang Polda Jatim bersama instansi lintas sektor dan masyarakat setempat tampak bahu-membahu membersihkan sampah di sepanjang pesisir pantai.


Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan.


“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata seperti Pantai Bambang,” ungkap AKBP Alex yang turut hadir pada kegiatan tersebut.


Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dengan Instansi lintas sektor termasuk pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.


“Dengan kebersamaan dan gotong royong seperti ini, kita harapkan lingkungan tetap terjaga dan dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah,” tambahnya.


Sementara itu Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menegaskan bahwa kerja bakti ini menjadi contoh nyata kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan wisata.


“Ini adalah bentuk nyata kita memberikan contoh kepada masyarakat bahwa lingkungan yang bersih, tempat wisata yang bersih, akan menghadirkan kenyamanan dan semangat bagi semua,” ujarnya di lokasi.


Ia menambahkan, pasca libur Lebaran dan tingginya curah hujan menyebabkan banyak sampah terbawa ke area pantai. 


Oleh karena itu, sinergi semua pihak dinilai penting untuk mengembalikan kebersihan kawasan tersebut.


“Pantai kita harus bersih agar masyarakat merasa nyaman saat berkunjung. Wisata pantai di Lumajang ini sangat diminati, sehingga kebersihan menjadi faktor utama dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata,” jelasnya.


Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik wisata serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi budaya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan, khususnya di kawasan wisata unggulan Kabupaten Lumajang. (*(

Polres Jember Amankan 18 Tersangka Narkoba Sepanjang Bulan Maret 2026

  

JEMBER, – Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan capaian kinerja Satres Narkoba Polres Jember dalam press release pengungkapan peredaran gelap narkoba selama periode Maret 2026. 


Dalam keterangannya, pihak Polres Jember Polda Jatim berhasil mengungkap puluhan kasus Narkoba dan para tersangka, Selasa, (31/3/2026).


“Selama bulan Maret ini, Alhamdulillah kami berhasil mengungkap 15 kasus dengan total 18 tersangka, terdiri dari 17 laki-laki dan 1 perempuan,” ungkap AKBP Bobby.


Dari total kasus tersebut, sebanyak 14 merupakan kasus narkotika dengan 17 tersangka dan Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu-sabu dengan total berat 35,99 gram. 


Para pelaku diketahui menjalankan aksinya dengan motif ekonomi, yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dengan peredaran sistem ranjau.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk kepemilikan sabu di atas 5 gram dikenakan Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar. 


Sementara untuk berat di bawah 5 gram dikenakan Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman serupa dan denda minimal Rp1 miliar.


Selain itu, Polres Jember Polda Jatim juga mengungkap satu kasus peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dengan satu tersangka. 


Barang bukti yang diamankan berupa 81 butir pil berjenis trihexyphenidyl. Pelaku diketahui menjual obat keras tanpa izin edar dan tanpa resep dokter.


Dalam kasus ini, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.


Kapolres Jember juga menyoroti sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap, salah satunya penggerebekan pada 27 Maret 2026 oleh tim Satres Narkoba yang dibackup tim Alap-Alap dan Samapta. 


Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 9 orang di sebuah rumah kosong yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penggunaan sabu.


AKBP Bobby menambahkan bahwa selama Maret terdapat tiga kasus menonjol. 


Di antaranya pengungkapan di wilayah Sumbersari dengan barang bukti 11,63 gram sabu, di Kencong sebesar 7,31 gram, serta penggerebekan di Karangbayat yang mengamankan sembilan orang, dua di antaranya ditetapkan sebagai pengedar.


Menurutnya, para pelaku memanfaatkan momentum operasi besar kepolisian seperti Operasi Pekat dan Operasi Ketupat, di mana fokus petugas terbagi untuk pengamanan arus mudik dan balik.


“Para pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk meningkatkan aktivitas peredaran narkotika,” jelasnya.


Sebagai langkah lanjutan, terhadap tujuh orang yang diamankan dalam penggerebekan terakhir, saat ini masih menjalani proses asesmen terpadu.


Kapolres Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam pencegahan.


“Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor, berani me

Rabu, 01 April 2026

Polres Malang Ungkap Volume Kendaraan Masuk Malang Tembus 200 Ribu Lebih Saat Lebaran

  


MALANG – Polres Malang Polda Jatim mencatat peningkatan signifikan jumlah kendaraan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. 


Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya, khususnya melalui exit tol Singosari, mengalami kenaikan cukup tinggi dari 155.786 di tahun 2025 menjadi 207.915 kendaraan atau naik 33,46 persen.


Hal itu disampaikan oleh Kapolres Malang Muhammad Taat Resdi di Mapolres Malang, Rabu (1/4/2026).


“Berdasarkan data pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2026, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya melalui exit tol Singosari dibandingkan tahun 2025 ada peningkatan kurang lebih 33,46 persen,” ujar AKBP Taat.


Ia menjelaskan, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen mudik dan libur Idul Fitri tahun ini, baik yang menuju Kabupaten Malang maupun wilayah Malang Raya secara umum.


Meski terjadi lonjakan volume kendaraan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) secara umum tetap terjaga dengan baik.


“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan pengamanan telah kita laksanakan dengan baik. Secara umum situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 ini dapat terpelihara dengan baik, tidak terdapat gangguan yang menonjol,” tegasnya.


AKBP Taat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 dan seluruh masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.


Ke depan, pihaknya menegaskan akan terus menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai agenda masyarakat lainnya, guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Malang tetap kondusif.


“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat serta seluruh personel sehingga pengamanan rangkaian Ramadan dan Idul Fitri dapat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (*)

Polda Jatim Satukan Persebaya dan Arema, Perkuat Komitmen Laga Damai di Kanjuruhan

  


SURABAYA – Polda Jawa Timur mempertemukan manajemen Persebaya Surabaya dan Arema Malang dalam forum silaturahmi strategis di Ruang Selasar Polda Jatim, Rabu (1/4/2026), guna memperkuat komitmen menjaga kondusivitas jelang laga BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, 28 April mendatang.


Pertemuan yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto ini dihadiri pejabat utama Polda Jatim, jajaran Kapolres terkait, serta perwakilan kedua tim.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengapresiasi kehadiran kedua tim dan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan atmosfer sepak bola yang aman dan berkelas.


“Terima kasih kepada Persebaya dan Arema yang telah hadir. Harapan kita, pertandingan sepak bola di Jawa Timur menjadi tontonan yang menarik dan aman, bukan penuh ketegangan, serta mampu mendorong perekonomian daerah,” ujar Irjen Nanang.


Ia juga menekankan bahwa rivalitas harus tetap dijaga dalam koridor sportivitas.


“Mari kita jaga rivalitas tetap sehat, sehingga setiap pertandingan berlangsung aman dan kondusif,” tegasnya.


Kapolda Jatim turut mengingatkan pentingnya peran manajemen dan suporter dalam menjaga situasi tetap terkendali, termasuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial.


Dari pihak Persebaya, manajemen menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polda Jatim dalam menjaga keberlangsungan kompetisi yang aman dan tertib.


“Kami berterima kasih atas dukungan Polda Jatim. Kami juga terus mengingatkan suporter agar tidak terpengaruh provokasi, khususnya di media sosial,” ungkap perwakilan Persebaya.


Sementara itu, Presidium Aremania menegaskan komitmen untuk menjaga kondusivitas saat menjamu Persebaya di Stadion Kanjuruhan.


“Aremania siap menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak. Tidak ada toleransi bagi oknum yang melakukan tindakan melanggar hukum,” tegas perwakilan Aremania.


Pertemuan ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pengawasan terhadap potensi provokasi, serta mendorong terciptanya budaya sepak bola yang aman, damai, dan berintegritas di Jawa Timur. (*)

Sat Reskrim Polres Ponorogo Patroli Intensif, Cegah Penimbunan Pangan dan BBM di Tengah Dampak Perang Global

  


Ponorogo – Di tengah dinamika situasi global yang berdampak pada kestabilan ekonomi nasional, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ponorogo bergerak cepat. 


Melalui patroli intensif, aparat melakukan pengecekan langsung terhadap potensi penimbunan bahan pangan, BBM, dan kebutuhan pokok lainnya di sejumlah titik strategis.


Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.


Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali menegaskan bahwa patroli dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar gudang distribusi, pasar tradisional, hingga agen-agen penyalur.


“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi adanya praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. Kami pastikan distribusi bahan pokok dan BBM berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).


Menurutnya, situasi global yang tidak menentu berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan secara ilegal. 


"Oleh karena itu, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran,"tandasnya.


Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok. Polres Ponorogo bersama jajaran akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau termakan isu yang menyesatkan. "Serta segera melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau praktik curang di lapangan,"pungkasnya.

Polres Probolinggo Hadirkan SPPG Banyuanyar Dukung Pemenuhan Gizi Nasional

  


PROBOLINGGO— Polres Probolinggo Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program peningkatan gizi nasional melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Banyuanyar, Selasa (31/3/2026).


Peresmian dilaksanakan oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bhayangkari Cabang Probolinggo serta Pejabat Utama Polres Probolinggo Polda Jatim.


Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.


Kapolres Probolinggo AKBP M.Wahyudin Latif menyampaikan harapan besar atas beroperasinya SPPG tersebut. 


Ia menegaskan bahwa fasilitas ini bukan sekadar program, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.


“Mudah-mudahan dengan adanya peresmian SPPG Banyuanyar ini tentunya kami berharap akan memberikan manfaat yang besar, khususnya di wilayah Kecamatan Banyuanyar,” ujar AKBP Latif.


Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menjelaskan bahwa SPPG yang diinisiasi oleh Polri memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam aspek keamanan dan kualitas pangan.


Setiap proses pengolahan makanan telah melalui standar ketat, mulai dari uji fisik bahan, rapid test, hingga penerapan standar pelayanan kesehatan yang terukur.


“Kami memastikan adanya food security yang harus dipenuhi, antara lain terkait uji fisik, rapid test, dan juga standar pelayanan kesehatan,” tambah AKBP Latif.


Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul. 


Dengan pemenuhan gizi yang baik, diharapkan akan lahir kader-kader bangsa yang sehat, cerdas, serta terbebas dari stunting.


Saat ini, SPPG Banyuanyar telah menjangkau sebanyak 1.133 penerima manfaat. 


Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah seiring dengan optimalisasi program dan sinergi lintas sektor.


Kehadiran SPPG ini menjadi bukti bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga turut berkontribusi aktif dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di tingkat daerah. (*)

Polresta Sidoarjo Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying Soal BBM

  


SIDOARJO - Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, Polresta Sidoarjo Polda Jatim dan jajaran meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah lokasi SPBU, pada Selasa (31/3/2026).


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian tidak hanya melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM, namun juga aktif mengatur arus kendaraan yang mengantre guna menghindari kemacetan dan potensi gesekan antar masyarakat. 


Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono mengatakan, kehadiran Polisi di lokasi diharapkan mampu menciptakan situasi yang tertib, aman, dan kondusif.


Selain itu, patroli ini juga bertujuan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di sekitar area SPBU.


"Anggota Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang, serta tidak melakukan panic buying apalagi sampai saat ini tidak terjadi penyesuaian harga BBM oleh pemerintah," ujar AKP Tri Novi Handono, Rabu (1/4/2026).


Ia mengatakan Polresta Sidoarjo akan mengoptimalkan patroli di sejumlah SPBU dan titik keramaian masyarakat. 


"Kehadiran anggota Polisi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah situasi yang berkembang sekarang," lanjutnya.


Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, serta terhindar dari potensi gangguan keamanan akibat meningkatnya kebutuhan BBM. (*)

Rekrutmen Anggota Polri 2026 di Polda Jatim Dimulai, Peserta Dimbau Tak Percaya Calo

  


SURABAYA - Polda Jawa Timur mulai menjalankan tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. 


Proses seleksi yang kini berjalan meliputi jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama.


Sesuai data dari Biro SDM Polda Jatim, jumlah peserta keseluruhan baik yang mendaftar Taruna AKPOL maupun Bintara dan Tamtama sebayak 6.464 terdiri dari 5.091 peserta laki - laki dan 1.373 peserta Wanita.


Dari jumlah tersebut peserta yang terverifikasi sebanyak 5.126 terdiri dari 4.214 peserta laki - laki dan  912 peserta wanita.


Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H mengatakan dalam proses rekrutmen ini, panitia menegaskan seluruh tahapan dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis ( BETAH).


"Seluruh tahapan tahapan kami laksanakan dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis," tegas Kombes Pol Sih Harno, Rabu (1/4/26).


Kombes Harno menjelaskan, untuk jalur Taruna/Taruni Akpol, peserta berasal dari lulusan SMA/MA sederajat dan akan menjalani pendidikan selama 4 tahun di Akademi Kepolisian Semarang.


Sementara untuk jalur Bintara Polri, peserta berasal dari lulusan SMA/MA sederajat, D3, hingga S-1. 


Mereka nantinya akan menjalani pendidikan selama 5 bulan di Sepolwan Lemdiklat Polri, Pusdik Intel, dan SPN Polda Jatim.


Adapun untuk jalur Tamtama Polri, peserta berasal dari lulusan SMA/SMK sederajat dan akan mengikuti pendidikan selama 5 bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Kalimantan Selatan dan Polda DIY.


“Penerimaan Taruna/i Akpol hanya melalui satu jalur, yaitu jalur reguler. Sedangkan Bintara dibuka melalui beberapa jalur sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dibutuhkan Polri,” kata Kombes Harno.


Karo SDM Polda Jatim menyebut jalur Bintara Polri tahun ini dibuka melalui sejumlah formasi, seperti Bintara PTU, Intelijen, Polair, hingga Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus).


Untuk Bakomsus, formasi yang dibuka antara lain di bidang Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, Tenaga Kesehatan, hingga Musik.


Selain itu, Polri juga membuka jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) yang meliputi kategori prestasi, penghargaan, disabilitas, dan atlet SEA Games.


Sedangkan untuk jalur Tamtama, formasi yang dibuka terdiri dari Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.


Kombes Harno meminta seluruh peserta seleksi mengikuti setiap tahapan dengan serius dan percaya pada kemampuan diri sendiri.


“Saya berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk mengikuti seluruh tahapan dengan penuh semangat. Tunjukkan kualitas terbaik agar nantinya dapat lulus terpilih sesuai yang dicita-citakan,” tutur Kombes Harno.


Ia menambahkan, keberhasilan dalam seleksi tidak ditentukan oleh jalur belakang, melainkan dari kesiapan dan usaha masing-masing peserta.


“Kunci kesuksesan adalah persiapan yang serius dan matang. Percayalah pada kemampuan diri sendiri,” imbuh Kombes Harno.


Tak hanya kepada peserta, imbauan juga disampaikan kepada para orang tua dan wali agar memberikan dukungan moril serta tidak mudah tergiur janji kelulusan dari pihak tertentu.


Kombes Pol Sih Harno mengingatkan peserta maupun orang tua peserta agar tidak percaya kepada calo.


“Kami ingatkan kepada orang tua maupun wali peserta agar tidak percaya kepada calo atau siapapun yang menjanjikan masuk Polri dengan imbalan uang. Apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai aturan, silakan laporkan,” tandasnya.


Polda Jatim menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kemampuan peserta. 


Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan praktik percaloan atau penyimpangan dalam tahapan rekrutmen. (*)